<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855</id><updated>2012-02-16T05:57:18.809-08:00</updated><category term='general management'/><category term='HR'/><category term='Published - Jurnal Elsevier'/><category term='Renungan'/><category term='Cerita..'/><category term='Jurnal - Published'/><title type='text'>...</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>44</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-2633567281887386202</id><published>2012-01-06T20:03:00.000-08:00</published><updated>2012-01-06T20:09:46.789-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Keluargaku Sayang.. Karierku Sayang ...</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;strong&gt;Teguh Yoga Raksa (2012)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Imagine life as a game in which you are juggling some five balls in the air. You name them – work, family, health, friends and spirit … and you’re keeping all of these in the air.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;You will soon understand that work is a rubber ball. If you drop it, it will bounce back. But the other four balls – family, health, friends and spirit – are made of glass. If you drop one of these, they will be irrevocably scuffed, marked, nicked, damaged or evenshattered. They will never be the same. You must understand that and strive for Balance in your life.&lt;/em&gt; &lt;br /&gt;(Brian Dyson, CEO Coca Cola)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal tukar kado yang dilakukan temen- temen di kantor, kebetulan kado saya dapat 2 buku yang luar biasa menurut saya, kado spesial di awal tahun yang luar biasa. Karena hal inilah saya mau share inti cerita dari buku berjudul “ Karier ditanganku dan keluarga di hatiku “ karya Uken Junaedi yang menurut saya lumayan dapat memberikan inspirasi tentang memaknai pekerjaan melengkapi apa yang dikatakan CEO cocacola dalam pidatonya pada tahun 1996&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 3 kisah perjalanan seorang karyawan/pekerja yang mungkin bisa menjadikan kita lebih mengevaluasi apa yang kita kerjakan saat ini , kisah pertama mengisahkan seorang pekerja keras bernama Ramli yang meniti karir dari bawah sampai mencapai karir tertinggi menjadi seorang direksi, yang pada akhirnya dia melupakan keluarganya sehingga semua keluarganya hancur akibat kurang diperhatikan dan hanya fokus pada pekerjaannya saja. Dengan jargon demi keluarha Ramli menghalalkan caranya bahwa dengan uang dan kemewahan dapat membahagian keluarganya, Anak pertama dipenjara karena memalsukan ijazahnya , anak kedua menjadi korban peluru panas polisi ketika pengejaran gerombolan penguna dan pengedar narkotika, yang tidak kalah menyedihkan adalah kisah sang istri yang bunuh diri akibat menanggung malu setelah tertangkap basah selingkuh dengan pemuda setengah baya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah kedua , tentang Krisna yang melupakan profesinya di rumah sebagai AYAH. Krisna menganggap dengan menyekolahkan kedua anaknya Lia dan Nisa ke sekolah yang mumpuni dapat mencukupi kebutuhan pembelajaran anaknya. Lia dan Nisa membutuhkan waktu bersama ayahnya untuk bermain. Sehingga dengan kepolosannya dia berusaha menabung Rp 100.000,- untuk mendapatkan waktu ayahnya barang 30 menit sampai 1 jam hany untuk bermain , bergelantungan di tangan ayahnya dan membantu mengerjakan PR sekolah, sungguh ironis bukan ? hal ini membuat saya merinding ketika membacanya, hal tragis akhirnya menimpa salah satu anaknya harus meninggal dunia karena menderita kanker otak dan tentunya memberikan kesedihan bagi Krisna sebagai sang AYAH, yang telah melupakan salah satu profesi penting sebagai AYAH.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ketiga mengenai kesalahan seorang Ramlan yang selalu ijin demi kepentingan keluarganya, saudara atau mertua sakit di kampung halaman, walaupun bisa ditunda barang sehari atau beberapa jam sehingga bisa menyelesaikan pekerjaan yang urgent terlebih dahulu. Banyak kepentingan keluarga yang mungkin dapat di atur sesuai dengan prioritas akan tetapi menghambat pekerjaan yang seharusnya dikerjakan. Pada akhirnya Ramlan harus menerima pil pahit dengan dikeluarkan dari pekerjaan setelah melalui rentetan surat peringatan dari perusahaan. Kejadian selanjutnya dia menyesali apa yang diperbuat karena harus banting tulang menjadi penjual bubur, sehingga pada akhirnya tidak sempat untuk membantu urusan keluarga atau bahkan sampai tidak sempat untuk menengok keluarga yang sakit. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga kisah ini mudah – mudahan menginspirasi kita untuk tetap menempatkan pekerjaan dan keluarga pada tempatnya sesuai dengan takarannya tentunya dengan cara dan style masing – masing tentunya ... saya tutup dengan kata – kata penutup bryan dalam pidatonya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Don’t use time or words carelessly. Neither can be retrieved. Life is not a race, but a journey to be savoured each step of the way…&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam pembelajar Learn – Action and Success ( TY)...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-2633567281887386202?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/2633567281887386202/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=2633567281887386202' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2633567281887386202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2633567281887386202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2012/01/keluargaku-sayang-karierku-sayang.html' title='Keluargaku Sayang.. Karierku Sayang ...'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-4911548793455628570</id><published>2011-12-17T04:53:00.000-08:00</published><updated>2011-12-17T04:53:44.781-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Berpikir Lebih Cepat , Berpikir Lebih Baik dengan Biaya Murah</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa ( 2011)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Perbedaan Orang Sukses  dengan orang biasa hanya sedikit saja , karena mereka lebih banyak belajar, lebih banyak mencoba , lebih banyak beraksi  dari apa yang kita lakukan ..(TY)&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkan anda membayangkan bagaimana orang sukses bekerja ?,  orang sekelas Albert Einstein, Bill Gates , Oprah , Habibie  atau bahkan Tukul Arwana, tentunya memiliki area sukses masing- masing  dengan strategi  dan aksi masing untuk mencapainya. &lt;br /&gt;Pendapat para ahli pada umumnya mengatakan kurang dari 10 % kapasitas otak digunakan  secara optimal , atau mungkin rata – rata bahkan kurang dari 5%,  Otak Albert Einstein yang dipelajari kira – kira hanya 9.8 % otaknya yang digunakan untuk menghasilkan maha karya Efek Foto listrik dan Teori Relatifitas Umum yang dibuatnya.&lt;br /&gt;Untuk meyamai kualitas berpikir dan memaksimalkan otak yang kita miliki berikut adalah tips praktis untuk meningkatkan agak otak kita bisa berpikir baik dan lebih cepat,  hal ini tentunya dapat dicoba oleh siapapun tanpa dibatasi umur, jenis kelamin maupun perbedaan budaya. Dari berbagai sumber saya menemukan inti sari beberapa tips menjadi pintar, sepintar dan seukses einstein , Bill Gates ,Oprah , Habibie bahkan Tukul Arwana .&lt;br /&gt;Dari Online Education Database dan sumber lain  beberapa hal yang mungkin bisa kita ambil untuk dijadikan kegiatan rutin dalam meningkatkan kecerdasan kita sehingga kita tetap fokus dan produktif berkarya dalam berbagai bidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sehat Otak&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Gerakan tangan dan kaki&lt;/b&gt;, tiap beberapa jam anda bekerja sehingga dapat mengalirkan aliran darah di seluruh tubuh sehingga bisa meningkatakan konsentrasi otak anda.&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Makan pagi kaya protein&lt;/b&gt; , kekurangan protein tubuh dapat menyebabkan sakit kepala , sehingga makan pagi dengan kaya protein lebih baik dalam meningkatkan kinerja otak anda&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Makan siang sedikit&lt;/b&gt;,  terlalu banyak makan siang akan menyebabkan kurang konsentrasi dan cenderung mengantuk.&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Kurangi Stress&lt;/b&gt;,  dengan melakukan relaksasi ketika libur dan bersosialisasi dalam komunitas atau teman sekantor biasanya dapat mengurangi stress di tempat kerja , begitupun dengan mangambil cuti untuk coba berkontemplasi dan sementara melupakan hal – hal yang terjadi ditempat kerja ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Fokus pada apa yang dikerjakan &lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Meditasi/Kontemplasi&lt;/b&gt;,  hal ini bisa dilakukan dengan menyendiri, bisa dikombinasikan dengan ibadah dan ritual keagaman , misalnya shalat dalam agama islam, atau bermeditasi untuk agama budha , menyepi untuk agama hindu dll.&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Fokus pada satu pekerjaan&lt;/b&gt;, jangan pernah mengerjakan 2 secara bersamaan karena akan menyebabkan hasil yang kurang maksimal..&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Kurangi duduk berjam – jam untuk Nonton TV&lt;/b&gt;,  kegiatan ini dapat mengurangi kemampuan otak dalam fokus dan menyita waktu tanpa melakukan apapun, hal ini juga dapat menyebabkan orang malas dan tidak produktif &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Hidup Seimbang&lt;/b&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Tidur Cukup&lt;/b&gt;,  Sebaiknya dapat beristirahat cukup untuk menjaga kebugaran tubuh anda&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Istirahat Sejenak&lt;/b&gt;, Disela – sela kesibukan di kantor maupun di kegiatan lainnya , sebaiknya selalu istirahat sejenak untuk menjadi fokus dan konsentrasi , maksimum seseorang untuk konsentrasi dalam melakukan pekerjaannya sekitar 60 – 90 menit, sehingga diperlukakan istirahat di sela waktu itu. &lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Makan cukup sesuai kebutuhan tubuh&lt;/b&gt;, Jargon 4 sehat 5 Sempurna tentunya dapat digunakan untuk menjaga kebutuhan tubuh dari kebutuhan nutrisi tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Teknik Belajar Efektif&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Membaca sebanyak mungkin&lt;/b&gt; , hal ini dapat melatih kecerdasan otak untuk tetap fokus dan konsentrasi dalam memahami sesuatu&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Belajar Hal yang baru&lt;/b&gt; , Melatih aktifitas otak dengan hal yang baru , hal ini melatih bagian otak untuk  belajar perspektif lain dimana neuron – neuron otak dapat membuat jembatan – jembatan baru menghubungkan satu bagian dengan bagian lain.&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Belajar bahasa lain&lt;/b&gt; , orang yang memiliki kemamuan multi bahasa cenderung lebih mudah untuk belajar dan beradaptasi dengan hal – hal yang baru &lt;br /&gt;•Belajar , belajar dan belajar bagaimana untuk belajar, belajar yang tahu dan belakar yang tidak tahu , hal ini terus mengasah otak untuk berpikir kreatif menemukan cara cepat dalam memahami sesuatu&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Lakukan berulang – ulang&lt;/b&gt;,  metode paling efektif dalam belajar sehingga karena  sesuatu yang dilakukan berulang – ulang nantinya sudah terbiasa dilakukan dan menjadi hal yang biasa walaupun pada awalnya sangat sulit sekali&lt;br /&gt;•&lt;b&gt;Gunakan Alat Bantu /Metode Belajar&lt;/b&gt;, hal ini banyak dilakukan orang untuk lebih cepat dalam belajar , misalnya mind mapping ala buzan dimana mengotimalkan segala stimulus dari otak untuk bisa memahami sesuatu , baik itu visual , audio maupun kinestetis &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah- mudahan kita bisa belajar dan mempraktikan salah satu dari tips di atas, salam pembelajar , Learn Action and Success ..(TY)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-4911548793455628570?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/4911548793455628570/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=4911548793455628570' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/4911548793455628570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/4911548793455628570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2011/12/berpikir-lebih-cepat-berpikir-lebih.html' title='Berpikir Lebih Cepat , Berpikir Lebih Baik dengan Biaya Murah'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-1315790327033218594</id><published>2010-09-16T09:34:00.000-07:00</published><updated>2010-09-16T09:34:06.703-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='general management'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Seberapa Besar Potensi Kita..</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTeguh%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTeguh%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTeguh%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;}@font-face	{font-family:"Trebuchet MS";	panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;}@page WordSection1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.WordSection1	{page:WordSection1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.do" name="OLE_LINK2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Teguh Yoga Raksa (2010)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.blogger.com/post-create.do" name="OLE_LINK1"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Fulfillment doesn’t come from clearing hurdles others set for you, it comes from clearing those you set for yourself&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;( Robert s Kaplan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Pencapaian &lt;i&gt;versus&lt;/i&gt; potensi memang sangat menarik untuk di diskusikan, orang yang memiliki potensi besar menjadi seorang CEO, apakah pada akhirnya akan menjamin menjadi CEO, jawabannya : “ belum tentu”. Mendiskusikan potensi yang kita punya memang agak sulit, jika kita tidak mencoba meminta pendapat orang lain tentang kita, hal ini menjadi sangat sulit, ketika kita hanya melihat diri kita dari cermin yang kita punya, tidak melihat diri kita dari cermin orang lain. Pada tulisan ini saya akan membagi cerita bagaimana kita melihat potensi yang kita miliki dengan melibatkan orang lain, baik itu sahabat, rekan kerja,atasan atau bawahan kita. Potensi yang kita punyai saat ini apakah sudah optimal diterapkan dalam keseharian pekerjaan, atau mungkin harus mencari kegiatan lain di luar pekerjaan untuk menyalurkan potensi anda. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Beberapa waktu yang lalu , saya meninterview seorang kandidat calon pegawai untuk posisi staff personalia dan general affair (PGA), dilihat dari pengalamannya dia banyak berkecimpung di bidang keuangan dan akutansi. Saya mencoba menggali bukti – bukti yang menguatkan ketertarikan dia pada dunia PGA, dia selalu mencoba menjelaskan bahwa pekerjaan apapun yang dia jalani akan dia sukai dan nikmati, saya maklumi itu, karena dari percakapan selanjutnya terungkap bahwa saat ini muncul ketidakcocokan di tempat kerja yang sedang ia jalani. Hal inilah yang menjebak potensi seseorang dalam organisasi, dari hasratnya, saya melihat kandidat ini sangat tertarik pada dunia keuangan dan akutansi, akan tetapi karena kesempatan yang dibuka bukan pada bidang yang dia sukai, sementara ingin sekali cepat keluar dari pekerjaan saat ini, dia mencoba menyesuaikan dengan posisi yang ditawarkan, sementara potensi dan keinginan sebenarnya dia sembunyikan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Terjebak&amp;nbsp; Pada Pekerjaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Pada suatu diskusi karir, seorang direktur sales dan marketing&amp;nbsp; terkenal dari&amp;nbsp; salah satu perusahaan terkemuka, diwawancarai untuk menjelaskan perjalanan karirnya dari bawah sampai saat ini, menjadi direktur sales dan marketing terkemuka dengan pencapaian yang sangat luar biasa. Dia menjelaskan bahwa sebelum dia terjun pada dunia sales dan marketing, dia sebelumnya seorang business analyst, setiap hari berkutat pada data, analisa dan laporan. Pada awalnya dia terpaksa menjalani pekerjaannya, karena memperoleh apa yang dia dapatkan, gaji yang besar, fasilitas yang menarik dan tentunya kebanggaan pada perusahaan yang dia tempati sekarang. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Setelah sekian tahun dia jalani, dia merasa terjebak dalam pekerjaannya, dia tidak menggunakan seluruh potensi dan hasrat untuk bekerja pada bidang yang dia sukai, dia merasa tidak memiliki masa depan lagi. Pada akhirnya dia berani mengambil resiko untuk berpindah ke bidang lain yaitu sales dan marketing. Memulai dari nol untuk belajar menyesuaikan diri dengan dunia barunya, namun karena sesuai dengan potensi dan hasratnya, dalam kurun waktu 10 tahun, dia sudah menjadi GM Sales dan Marketing. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Karena prestasinya setahun kemudian dia menjadi direktur, menggantikan direktur sebelumnya yang memasuki masa pensiun. Dia merasa pekerjaan saat ini dia nikmati dibanding pekerjaan sebelumnya yang dia jalani dengan penuh keterpaksaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Kenali Diri Anda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Menggali potensi diri memang agak sulit, hal yang sangat mudah untuk dilakukan adalah dengan mengukur apakah kelebihan kita dan apa kekurangan kita. Untuk mengukur ini bisa dilakukan dengan meminta umpan balik dari rekan kerja, atasan atau mungkin bawahan. Hal ini akan dengan mudah melihat diri kita di kaca mata dan cermin orang lain. Mencoba memberikan perbaikan atas masukan dan saran orang lain juga merupakan bagian dari menggali potensi yang kita miliki. Ada kalanya kita dikejutkan dengan ajakan untuk melakukan suatu proyek besar, karena rekan kerja kita melihat potensi kita di suatu bidang. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengenai diri kita, dengan cara kita sendiri ataupun cara lain yang banyak dilakukan orang, pada intinya kita dapat mengidentikasi siapa kita ?, apa yang disenangi? mau kemana kita? dan pencapaian apa yang kita inginkan ?.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Pada akhirnya tentunya seperti diungkapkan Robert S Kaplan, dalam artikel di Havard Business Review July – Agustus 2008, berjudul ”Reaching Your Potential” , bahwa &lt;b&gt;pencapaian – pencapaian yang kita raih&amp;nbsp; bukan terkait dengan bagaimana kita dengan jelas menyelesaikan semua halangan atau masalah, akan tetapi bagaimana dengan jelas kita menetapkan pencapaian buat diri kita sendiri&lt;/b&gt;, selamat mencoba salam pembelajar , learn – action and success...(TY)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-1315790327033218594?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/1315790327033218594/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=1315790327033218594' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/1315790327033218594'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/1315790327033218594'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2010/09/seberapa-besar-potensi-kita.html' title='Seberapa Besar Potensi Kita..'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-3582007771040416175</id><published>2010-09-16T09:30:00.000-07:00</published><updated>2010-09-16T09:30:27.304-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Kemana Kita Akan Pergi ?</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa (2010)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kebahagian dan Keberhasilan seseorang dimulai dari langkah perencanaan dan aksi,sehingga kita tahu kemana kita akan  pergi dan apa yang mau dicapai&lt;/i&gt;. (TY)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu saya mengikuti sebuah seminar terkait dengan bagaimana merumuskan masa depan. Pada kesempatan ini saya akan membagikan sedikit “oleh- oleh” apa yang saya dapat reflesikan dalam kehidupan sehari - hari. Ada 4 peristiwa penting dalam perjalanan hidup kita, peristiwa – peristiwa itu adalah “ Kelahiran” ,    “ masa hidup” ,“ Menjelang Kematian” dan “ Setelah Kematian”. Tentunya perjalanan ini menjadi garis umum setiap kita untuk kita jalani. Episode yang sedang kita jalanani saat ini adalah “ masa hidup”. Untuk itu mari kita evaluasi ulang apa yang mau kita isi untuk episode ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mau Menjadi Apa Kita ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyederhanakan bagaimana menjalani ”masa hidup” mari kita jawab pertanyaan – pertanyaan berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tuliskan 10 keinginan “untuk menjadi apa”, dengan membagi 2 bagian besar, 5 keinginan pada saat ” masa hidup” dan 5 keinginan “setelah kematian”&lt;br /&gt;2. Prioritaskan 2 keinginan ”masa hidup” dan 1 keinginan ”setelah kematian”&lt;br /&gt;3. Jadikanlah menjadi satu pernyataan yang saling terkait atau menjadi satu pernyataan yang dapat memaknai 3 keinginan tersebut.&lt;br /&gt;4. Apakah anda perjalanan anda sekarang ini, baik karir, keluarga dsb merupakan keinginanan anda sejak kecil?&lt;br /&gt;5. Apakah anda meyakini apa yang anda capai saat ini sudah pada jalur ”masa hidup ” yang anda inginkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawablah pertanyaan – pertanyaan ini pada saat anda fokus dan konsentrasi, karena ini akan menjadi ”visi dan misi ” Ke depan dalam manjalani ”masa hidup” kita.&lt;br /&gt;Sebagai contoh visi kedepan saya adalah “Improving life quality of Indonesian people”, dalam hal ini merefleksikan  keinginan saya untuk menjadikan bermanfaat bagi semua orang dan menjadikan anak kita sebagai calon pemimpin indonesia di masa depan, hal ini dapat dilakukan  dengan cara memberikan fasilitas yang cukup dari berbagai hal, materi , pendidikan kesehatan dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini akan menjadikan gambaran besar, mau menjadi apa kita dalam episode ”masa hidup”, hal inilah yang kemudian dikenal dengan pernyataan visi atau vision statement&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apa yang akan kita lakukan ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah merumuskan mau manjadi apa kita , maka pertanyaan selanjutnya ”apa yang akan kita lakukan ?”. Hal yang harus dilakukan harus sejalan dengan apa yang kita nyatakan dalam visi kita. Urutan apa yang akan kita lakukan tersebut dapat kita bagi – manjadi beberapa tahap. Misalnya tahap I : 0 – 5 tahun, tahap II : 5 – 10 tahun dst.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini tentunya disesuaikan dengan jawaban pertanyaan 4 &amp;amp; 5 yang sebelumnya saya tanyakan, apakah yang kita lakukan saat ini sudah sejalan dengan visi kita atau belum. Rumusan ini selanjutnya dikenal dengan pernyataan misi atau mission statement&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apa yang harus dikembangkan ?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagian ini adalah bagian terpenting, kita harus melakukan evaluasi pada diri kita, keahlian dan pengetahuan apa yang harus kita punya dalam rangka menjawab visi dan misi yang akan kita lakukan. Evaluasi dapat dilakukan dengan melihat tantangan dunia saat ini dan merefleksikan pada kita. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai metode baik dilakukan sendiri atau melibatkan pihak ketiga. Hal yang paling mudah yang dapat dilakukan adalah meminta masukan dari berbagai pihak, misalnya rekan kerja, atasan atau bahkan bawahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai bagian akhir dari tulisan ini, saya mengajak rekan – rekan untuk mencoba membuat pernyataan visi dan misi, hal ini adalah bagian penting  yang dapat  kita lakukan dalam mengisi episode kedua dalam hidup kita, Karena kabahagian dan kesuksesan dimulai dari langkah  perencanaan dan aksi, sehingga kita tahu kemana kita akan pergi dan apa yang akan kita capai. Selamat mencoba ..salam pembelajar , learn action and success (TY)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-3582007771040416175?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/3582007771040416175/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=3582007771040416175' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3582007771040416175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3582007771040416175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2010/09/kemana-kita-akan-pergi.html' title='Kemana Kita Akan Pergi ?'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-2750166649863646386</id><published>2010-09-16T09:20:00.003-07:00</published><updated>2010-09-16T09:21:56.581-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='general management'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita..'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Ketika Menyerah Bukan Lagi Pilihan..</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTeguh%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTeguh%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_editdata.mso" rel="Edit-Time-Data"&gt;&lt;/link&gt;&lt;o:smarttagtype name="place" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="City" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype name="State" namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTeguh%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CTeguh%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Tahoma;	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:1627400839 -2147483648 8 0 66047 0;}@font-face	{font-family:"Trebuchet MS";	panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin:0cm;	margin-bottom:.0001pt;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:12.0pt;	font-family:"Times New Roman","serif";	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";}span.google-src-text1	{mso-style-name:google-src-text1;	mso-style-unhide:no;	display:none;	mso-hide:all;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	font-size:10.0pt;	mso-ansi-font-size:10.0pt;	mso-bidi-font-size:10.0pt;}@page WordSection1	{size:612.0pt 792.0pt;	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt;	mso-header-margin:36.0pt;	mso-footer-margin:36.0pt;	mso-paper-source:0;}div.WordSection1	{page:WordSection1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:1783039086;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:1023679050 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;}@list l0:level1	{mso-level-tab-stop:36.0pt;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Teguh Yoga Raksa (2010) &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;"&lt;i&gt;&lt;span style="color: #003366; font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;Many of life's failures are experienced by people who did not realize how close they were to success when they gave up&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;.”(Thomas Alfa Edison)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Kali ini saya akan melanjutkan artikel sebelumnya terkait dengan orang – orang sukses yang dapat kita teladani. Kisah tentang Thomas Alfa Edison di Masa Muda, siapa yang tidak kenal Thomas Alfa &lt;st1:place w:st="on"&gt;Edison&lt;/st1:place&gt;, Dia adalah penemu bola lampu yang terkenal itu, &amp;nbsp;Yang sampai saat ini kita merasakan penemuannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Edison dilahirkan pada 11 Februari 1847, pada saat itu orangtuanya termasuk menengah di pelabuhan yang ramai Milan, Ohio, sebuah komunitas di samping Odessa, Rusia merupakan pusat pengiriman gandum terbesar di dunia. &lt;span class="google-src-text1"&gt;In 1854, his family moved to the vibrant city of Port Huron, Michigan, which ultimately surpassed the commercial preeminence of both Milan and Odessa....&lt;/span&gt; Pada tahun 1854, keluarganya pindah ke &lt;st1:city w:st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:city w:st="on"&gt;Port Huron&lt;/st1:city&gt;,&lt;st1:state w:st="on"&gt;Michigan&lt;/st1:state&gt;, yang pada perkembangan selanjutnya mengalahkan keunggulan komersial &lt;st1:city w:st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt; &lt;st1:city w:st="on"&gt;Milan&lt;/st1:city&gt; dan &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Odessa&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;.&lt;br /&gt;&lt;span style="color: #003366;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;Edison&lt;/st1:place&gt; agak kesulitan berbicara sampai dia hampir empat tahun, namun setelah pandai berbicara, ia selalu bertanya pada setiap orang dewasa yang ia temui untuk menjelaskan bagaimana “ sesuatu/ apapun “ bisa bekerja .&lt;span style="color: #003366;"&gt; &lt;/span&gt;Jika mereka mengatakan tidak tahu, ia akan menatap lawan bicaranya dengan tajam dan bertanya lagi &amp;nbsp;"Kenapa?". Hal ini yang menjadikan &lt;st1:place w:st="on"&gt;Edison&lt;/st1:place&gt; lain daripada yang lain. Pada umur 7 tahun dia menghabiskan hampir separuh waktunya di ruangan, dia terlalu banyak bertanya dan lebih fokus pada dirinya sehingga membuat para guru putus asa. Jika pada saat itu sudah dikenal ilmu psikologi seperti sekarang ini &lt;st1:place w:st="on"&gt;Edison&lt;/st1:place&gt; termasuk anak yang hiperaktif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Pada usia 11 tahun, orang tuanya memfasilitasi Edison untuk memanfaatkan perpustakaan, keterampilan ini mempengaruhi &lt;st1:place w:st="on"&gt;Edison&lt;/st1:place&gt; untuk lebih suka belajar secara mandiri. Orang tuanya membimbingnya untuk membaca buku – buku tertentu dan menyeleksi buku oyang dibacaranya. Pada usia 12 tahun Edison telah membaca beberapa buku terkenal seperti Gibbon's Rise And Fall Of The Roman Empire, Sears "History Of The World”, dan Burton's Anatomy Of Melancholy selain itu juga telah menyelesaikan buku – buku terkait ilmu pengetahuan alam seperti The World Dictionary of Science dan sejumlah karya terkait kimia praktis. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Pada usia 12 tahun inilah Tom begitu &lt;st1:place w:st="on"&gt;Edison&lt;/st1:place&gt; biasa dipanggil &amp;nbsp;sudah menjadi seorang "dewasa." &lt;span style="display: none;"&gt;He had&amp;nbsp; not only talked his parents into letting him go to work selling newspapers, snacks, and candy on the local railroad, he had started an entirely separate business selling fruits and vegetables.....&lt;/span&gt; Dia tidak hanya bicara ke orang tuanya untuk membiarkanya pergi bekerja menjual koran, camilan, dan permen di kereta api setempat, ia telah memulai sebuah bisnis yang terpisah sama sekali, menjual buah-buahan dan sayuran. Dari mulai kecil terlihatlah&amp;nbsp; jika &lt;i&gt;entrepreneurship&lt;/i&gt; Tom, untuk menghasilkan uang dan peluang sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Beberapa peristiwa penting telah terjadi pada dirinya termasuk beberapa ide kreatif yang diawali dari kejadian – kejadian yang terjadi saat itu, sebelum perang sipil terjadi pada usianya ke 14,&amp;nbsp; Tom melihat peluang perdebatan Linclon dan Douglas dapat dijadikan semacam surat kabar kecil, maka kemudian munculah surat kabar “weekly Herald” yang memiliki 300 pelanggan tetap penumpang di stasiun kereta saat itu. Publikasi ini &amp;nbsp;adalah cikal bakal &lt;st1:place w:st="on"&gt;&lt;st1:city w:st="on"&gt;surat&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; kabar yang umumnya di cetak secara masal dan dijual di stasiun – stasiun atau bahkan di area publik lainnya. Pada masa ini juga dia hampir kehilangan pendengarannya karena kejadian pemukulan yang dilakukan oleh kondektur&amp;nbsp; karena terjadi ledakan akibat beberapa bahan kimia Tom yang simpan di tasnya. Tom menolak untuk mengobati ganguan pendengarannya karena ia merasa bahwa kebisingan menggangu proses belajar yang dia lalui.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Pada perkembangan selanjutnya dia menjadi terkenal karena penemuannya dalam bidang telegraph, pada umur 16 tahun setelah perang saudara usai dan Tom bekerja sebagai operator telegraph, di sela – sela istirahat malam dia melakukan beberapa percobaan terkait pengembangan mesin telegraph, pada akhirnya dia dapat menemukan “ pengulang otomatis” yang merupakan penemuan yang otentik, hal ini membantu memudahkan setiap orang untuk menerjemahkan kode morse pada kecepatan mereka sendiri, hal yang aneh yang dilakukan Tom, dia tidak mematenkan ide awal ini. Dia menjadi “ Bintang “ baru pada perkembangan dunia telegraph saat itu. Dari situlah dia menjadi sosok yang tidak terlupakan sampai sekarang ini , sosok penemu dengan segala karya besar, begitu banyak paten dan sampai saat ini karyanya masih dapat dirasakan semua orang. Perusahaan yang dia bangun, General Electric&amp;nbsp; menjadi percontohan perusahaan – perusahaan lain, menjadi pemimpin pasar dibidangnya, …semoga kita bisa mencontoh beliau …peneliti, pengusaha dan pekerja keras yang pantang menyerah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;;"&gt;From Idea to Action &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="1" style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Kerja keras&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt; adalah      kunci kesuksesan seseorang , &lt;st1:place w:st="on"&gt;Edison&lt;/st1:place&gt;      adalah sosok yang patut dicontoh terkait kerja keras, tak pernah menyerah      sebelum menghasilkan sesuatu yang dia targetkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="2" style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Bertanya, &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Jika ada      hal yang kurang jelas atau kurang mengerti, &lt;st1:place w:st="on"&gt;Edison&lt;/st1:place&gt;      selalu bertanya dan mencari tahu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="3" style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Mengasah Jiwa Wirausaha, &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;sejak      kecil &lt;st1:place w:st="on"&gt;Edison&lt;/st1:place&gt; mencoba jiwa wirausahanya      dengan melakukan beberapa aktifitas bisnis kecil – kecilan, seperti      menjual camilan dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="4" style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Melihat Peluang dan kreatif&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt; , banyak      kejadian yang dijadikan &lt;b&gt;ide kreatif&lt;/b&gt;      untuk menghasilkan sesuatu, sebagai contoh ketika ada perdebatan publik      pada saat itu muncul ide untuk membuat &lt;st1:city w:st="on"&gt;&lt;st1:place w:st="on"&gt;surat&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kabar untuk para penumpang kereta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="5" style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Sempurnakan, &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;&amp;nbsp;banyak penemuannya adalah menyempurnakan      apa yang sudah ada, dengan membuat lebih mudah dan lebih murah. Hal ini      seperti prinsip &lt;b&gt;Kaizen&lt;/b&gt;, ambil      yang “baik”, buang yang “buruk” selanjutnya buat produk baru.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="6" style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Tidak pernah berhenti untuk      belajar, &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;berapa      banyak buku yang dia baca, berapa orang yang dia ajak diskusi, hanya untuk      menambah wawasan dan pengetahuannya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol start="7" style="margin-top: 0cm;" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Jadikan “Hobby” sebagai dasar      penemuan, &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;&amp;nbsp;hobbynya dalam bahan kimia dll, membuat      dia tetap berkarya dibidang ini, walaupun bidang pekerjaan kita saat ini      tidak berhubungan dengan apa yang kita senangi, coba buat karya dibidang      yang kita sukai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;Semoga kita dapat merefleksikan kisah hidup &lt;st1:place w:st="on"&gt;Edison&lt;/st1:place&gt; dalam kehidupan kita sehari – hari , selamat mencoba…&lt;b&gt;salam pembelajar, Learn – Action and Success &lt;/b&gt;(TY)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; font-size: 11pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-2750166649863646386?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/2750166649863646386/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=2750166649863646386' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2750166649863646386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2750166649863646386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2010/09/ketika-menyerah-bukan-lagi-pilihan.html' title='Ketika Menyerah Bukan Lagi Pilihan..'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-4746280077342517714</id><published>2009-12-30T21:27:00.000-08:00</published><updated>2009-12-30T21:36:14.238-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='general management'/><title type='text'>Welcome 2010 : Year of Quality and Excellent ...</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa (2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Quality is Excellent , Excellent is Quality (Tom Peters)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terinspirasi dari tulisan tom peters terkait kualitas dan Keunggulan membuat saya untuk merefleksikan tahun 2010 adalah tahun menuju kualitas kerja dan kualitas hidup yang unggul. Saya akan mengutip 30 definisi Tom yang menarik dari 136 yang dia jelaskan terkait apa itu kualitas. Mari kita refleksikan dalam keseharian untuk menyongsong dan mengisi tahun 2010 dengan keunggulan kualitas yang kita miliki, menuju hasil yang optimum…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kualitas adalah latihan dalam bertahan hidup dan meningkatkan ketahanan kita&lt;br /&gt;2. Kualitas adalah mengucapkan terima kasih&lt;br /&gt;3. Kualitas adalah menguasai permintaan maaf&lt;br /&gt;4. Kualitas adalah mendengarkan secara profesional&lt;br /&gt;5. Kualitas adalah antusiasme sambutan resepsionis&lt;br /&gt;6. Kualitas adalah perhatian. 100% dari waktu&lt;br /&gt;7. Kualitas adalah Kebaikan. 100% dari waktu. Kebaikan membayar! Kebaikan menghemat uang! dll&lt;br /&gt;8. Kualitas adalah toilet terbersih di kota&lt;br /&gt;9. Kualitas adalah CEO yang mendapatkan tugas di toilet sekali sebulan atau mungkin seminggu sekali&lt;br /&gt;10. Kualitas adalah datang ke meeting dan selalu datang ke setiap meeting lebih awal&lt;br /&gt;11. Kualitas adalah mengetahui ”waktu ulang tahun” anak dari pelanggan&lt;br /&gt;12. Kualitas adalah pencitraan, untuk kebaikan ataupun keburukan.&lt;br /&gt;13. Kualitas adalah aktifitas dengan penuh ”cinta”&lt;br /&gt;14. Kualitas adalah keahlian dalam memahami keadaan tertentu ketika ”hal buruk terjadi ”&lt;br /&gt;15. Kualitas adalah 25 program kecil untuk mengurangi limbah&lt;br /&gt;16. Kualitas adalah menyesuaikan kalender dengan prioritas (Kalender pernah berbohong! Waktu adalah satu-satunya sumber daya! Anda dapat mengambil kendali atas hidup ) &lt;br /&gt;17. Kualitas adalah tugas kepemimpinan dalam beberapa hari mendatang&lt;br /&gt;18. Kualitas adalah memahami bahwa antusiasme adalah ciri untuk setiap pekerjaan&lt;br /&gt;19. Kualitas adalah strategi&lt;br /&gt;20. Strategi adalah kualitas&lt;br /&gt;21. Kualitas adalah rasa hormat&lt;br /&gt;22. Kualitas adalah menyelesaikan pekerjaan tepat waktu&lt;br /&gt;23. Kualitas adalah kemudahan penggunaan&lt;br /&gt;24. Kualitas adalah ” Tidak terkendali”, ” Investasi Berlebih” dalam Training &lt;br /&gt;25. Kualitas adalah memahami bahwa 100% dari pendapatan kita berasal dari 100% kami Pelanggan&lt;br /&gt;26. Kualitas adalah menghargai bila Anda meminta karyawan untuk melakukan hal-hal baru.&lt;br /&gt;27. Kualitas adalah membuat komit terhadap ” Kualitas”&lt;br /&gt;28. Kualitas adalah tujuan pembelajaran individual&lt;br /&gt;29. Kualitas adalah keunggulan &lt;br /&gt;30. keunggulan adalah kualitas &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga banyak pelajaran yang dapat kita ambil di tahun 2009, mari kita sambut tahun 2010 dengan optimisme untuk terus dapat berkarya secara maksimal dan menjadikan tahun 2010 adalah tahun menuju kehidupan yang lebih berkualitas ...salam pembelajar , Learn – Action and Success ..(TY)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-4746280077342517714?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/4746280077342517714/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=4746280077342517714' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/4746280077342517714'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/4746280077342517714'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2009/12/welcome-2010-year-of-quality-and.html' title='Welcome 2010 : Year of Quality and Excellent ...'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-2039797561786818416</id><published>2009-11-30T02:10:00.000-08:00</published><updated>2009-11-30T22:35:26.274-08:00</updated><title type='text'>Jesica Cox, Pribadi Tangguh Pemenang Sejati ...</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa (2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada artikel kedua ini, saya akan bercerita tentang Jesica Cox. Jesica Cox adalah sisi lain dari cerita seorang wanita tangguh, dilahirkan tanpa lengan dia mampu menyaingi orang normal pada umumnya. Dia mampu melakukan berbagai kegiatan bahkan mampu menerbangkan pesawat terbang. Siapa sosok Jesica ? mari kita simak sekilas ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jesica terlahir dengan cacat, semangatnya membawa dia untuk terus bekerja keras dan bersemangat menjadi seperti manusia pada umumnya , dorongan orang tua yang tulus membuat dia berprestasi melebihi wanita seusianya. Pada oktober tahun 2008 dia memperoleh izin menerbangkan pesawat, dan hal ini merupakan rekor pertama, pada saat itu dia berumur 25 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu lulusan fakultas psikologi ini juga memiliki keahlian Tae kwon do (saat ini sudah menyandang sabuk hitam – red), sejak kanak- kanak kedua kakinya memiliki fungsi seperti tangannya, Ia dapat mengemudikan mobil, mengetik dan mengerjakan hal lainnya seperti orang normal pada umumya, Ia memberikan inspirasi kepada semua rekannya yang memiliki kekurangan untuk terus yakin dapat berkarya seperti orang normal pada umumnya. Sampai saat ini dia bekerja sebagai pembicara motivasi untuk mendorong orang – orang cacat untuk bisa terus maju dan berkarya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From Idea To Action &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Semua dapat dicapai jika kita mau, maka rencanakan tujuan anda&lt;br /&gt;2. Keterbatasa fisik bukan alasan kendala untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan, identifikasi kelemahan kemudian mencoba untuk mengembangkan&lt;br /&gt;3. Jesica mengembangkan kekurangannya menjadi kelebihan sehingga menjadi ciri khasnya, cari keunikan diri untuk dikembangkan..&lt;br /&gt;4. Disiplin dalam dalam beraksi dengan bekerja keras dan latihan berulang – ulang &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita bisa belajar jadi Jesica untuk terus semangat dalam berkarya dan berprestasi, menjadi pribadi tangguh dan pantang menyerah, salam pembelajar , Learn - Action and success..(TY)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-2039797561786818416?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/2039797561786818416/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=2039797561786818416' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2039797561786818416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2039797561786818416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2009/11/jesica-cox-pribadi-tangguh-pemenang.html' title='Jesica Cox, Pribadi Tangguh Pemenang Sejati ...'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-2685043328153804505</id><published>2009-10-15T00:29:00.000-07:00</published><updated>2009-10-15T00:32:52.114-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Ketika Menyerah Bukan Lagi Pilihan..</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa (2009)&lt;br /&gt; "Looser always says, “It’s possible, but it’s difficult.” Winner always says, “It’s difficult, but it’s possible.”&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Pada beberapa tulisan kedepan saya akan membagikan cerita mengenai  orang – orang sukses dengan segala kelebihan yang dimilikinya untuk kita teladani, mereka adalah Bob Willen, Jesicca Cox,Oprah , Edison , Warent Buffet, Jordan dan Nehru. Banyak inspirasi dan nilai – nilai yang dapat kita pelajari dari mereka, dengan segala rintangan dan tantangan dalam menghadapi hidup dan kehidupan, mereka tetap tegar dan yang paling penting adalah mereka memilih untuk tetap dan selalu jadi pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah pertama adalah mengenai Bob Willen, dia adalah seorang veteran perang vietnam yang kehilangan kedua kaki akibat ranjau darat pada suatu peperangan di vietman. Dia adalah salah satu peserta lari maraton internasional pada tahun 1986. keinginan yang kuat dari Bob untuk membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin, memaksa dia untuk  mengikuti lomba ini. Sebelum mengikuti lomba ini, Bob berlatih keras mencari cara yang paling efektif untuk berlari tanpa kedua kakinya. Cara yang ditempuhnya dengan membantingkan badannya kedepan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertandinganpun dimulai, Bob memulai start dengan membantingkan badannya ke depan , dan terus ia lakukan , satu  meter , dua meter , tiga meter dan seterusnya sampai 1km. Pada saat dia mencapai 1 km, para peserta lain sudah mencapai 5 – 10 km. Tiap beberapa kilometer yang dilaluinya dia mengganti sarung tangannya yang sudah terkoyak, demikian seterusnya. Pada hari pertama lomba walaupun yang lain sudah mencapai garis finish, Bob baru menyelesaikan 10 km meter pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cambukan semangat dari ayahnya , yang selalu mendukungnya membuat ia terus dan terus melemparkan badannya dengan kedua tangannya ke depan.. ..”Ayo Bob bangkit , satu langkah lagi… ayo ..ayo kamu bisa “ teriak ayahnya. Bob istrahat malam harinya sedemikian sehingga besoknya dia dapat meneruskan lomba, peralatan tidur sudah disediakan panitia begitupun dokter yang memantau kondisi Bob.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari keempat telah dilaluinya , jarak yang sudah dilalui sekitar 40 Km, kelelahan dan luka ditangannya   membuatnya hampir putus asa, 2 Km menuju finísh. Menyerah bukan pilihannya,  dia melanjutkan perlombaan, lompatan terakhir Bob Willen di garis finish disambut tepuk tangan penonton. Dia tercatat sebagai atlit marathon satu – satunya yang tidak memiliki kedua kakinya,  yang dapat menyelesaikan marathon dan tercatat di Guiness Book of Record. Kemauannya untuk terus menyelesaikan lomba merupakan pilihannya untuk menjadi pemenang. Bukan hanya sekedar menang perlombaan tapi menang atas ketidakyakinan orang atas persepsi dan opini Publik saat itu, yang tidak mungkin menjadi mungkin, itulah yang ia buktikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu komentar pada saat dia diwawancarai oleh wartawan dan pernyataan ini banyak dikutip di beberapa blog inspirasi di Indonesia  sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Saya bukan orang hebat. Anda tahu saya tidak punya kaki lagi. Saya hanya menyelesaikan apa yang telah saya mulai. Saya hanya mencapai apa yang telah saya inginkan. Dan kebahagiaan saya dapatkan bukan dari apa yang saya dapatkan, tapi dari proses untuk mendapatkannya. Selama lomba, fisik saya menurun drastis. Tangan saya sudah hancur berdarah-darah. Tapi rasa sakit di hati saya terjadi bukan karena luka itu, tapi ketika saya memalingkan wajah saya dari garis finish. Jadi saya kembali fokus untuk menatap goal saya. Saya rasa tidak ada orang yang akan gagal dalam lari marathon ini. Tidak masalah anda akan mencapainya dalam berapa lama, asal anda terus berlari. Anda disebut gagal bila anda berhenti. Jadi, janganlah berhenti sebelum tujuan anda telah tercapai&lt;/em&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From Idea to Action&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari cerita Bob yang mengharukan, dapat kita ambil beberapa nilai yang mungkin dapat di terapkan dalam kehidupa sehari – hari,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mantapkan tekad meraih tujuan , bahkan tujuan yang paling besar yang pernah diimpikan&lt;br /&gt;2. Buat perencanaan yang matang , dan jadikan itu strategi untuk mencapainya&lt;br /&gt;3. Disiplin&lt;br /&gt;4. Selesaikan apa yang sudah di mulai&lt;br /&gt;5. Belajar dari setiap proses yang dilalui&lt;br /&gt;6. Janganlah berhenti sebelum tujuan tercapai&lt;br /&gt;7. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita selalu menjadikan jiwa kita untuk menjadi pemenang yang selalu akan mengatakan ”Memang sulit , tapi semua itu mungkin kita capai ” , salam pembelajar , Learn – Action and Success (TY)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-2685043328153804505?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/2685043328153804505/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=2685043328153804505' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2685043328153804505'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2685043328153804505'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2009/10/ketika-menyerah-bukan-lagi-pilihan.html' title='Ketika Menyerah Bukan Lagi Pilihan..'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-7490208726374420136</id><published>2009-10-15T00:20:00.000-07:00</published><updated>2009-10-15T00:22:57.765-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Dedikasi Belajar Sepanjang Masa …</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa (2009)&lt;br /&gt;”Belajar dan Beraksi adalah proses terbaik yang dapat dilakukan orang&lt;br /&gt;untuk mencapai kesuksesan (TY)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan seorang tukang topi sedang melakukan perjalanan untuk menjajakan topinya, ketika hari mulai mendekati siang, terik matahari menyengat tubuh bapak ini, sehingga dia memutuskan untuk istirahat sejenak sambil menunggu hari agak sore untuk meneruskan perjalanannya. Karena kelelahan, dia mencoba merebahkan tubuhnya di bawah pohon besar yang tumbuh di tepi jalan, karena kelelahan yang sangat, dia kemudian tertidur di bawah pohon itu. Ketika dia tertidur tanpa disadari sekelompok kera mendatanginya dan mengambil semua topi yang ada,kecuali topi yang dipakainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika terbangun, dia terhentak ketika sekelompok kera menertawainya sampai loncat – loncat di atas pohon sambil memakai topinya. Dia berpikir keras bagaimana mengambil kembali topinya yang dipakai oleh sekelompok kera tersebut. Dia teringat karakter kera yang latah dan ikut – ikutan, dia kemudian melakukan gerakan melompat, semua kera mengikutinya, dia menaikan tangannya semua kera mengikutinya. Selanjutnya dia melemparkan topi yang pakainya, semua kera mengikutinya, dia senang sekali akhirnya cara mengelabui kera berhasil,selanjutnya dia mengumpulkan kembali topinya dan meneruskan kembali perjalanannya. Cerita sebenarnya dimulai ketika generasi kedua tukang topi, dalam hal ini setelah beberapa puluh tahun kemudian, anak tukang topi tumbuh dewasa dan meneruskan usaha orangtuanya menjadi tukang topi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa tahun menjadi tukang topi yang sukses, Anak ini mengalami kejadian yang hampir sama dengan ayahnya, dia tertidur di bawah pohon yang sama, semua topinya diambil oleh sekelompok kera, ketika dia bangun semua kera mentertawainya, namun dia malah ikut tertawa, karena dia sudah tahu dari cerita ayahnya bagaimana mengambil kembali topinya yang direbut sekelompok kera. Kemudian dia mempraktikan apa yang dilakukan ayahnya, ketika dia melompat semua kera mengikutinya,ketika mengangkat tangan, semua kera mengikutinya, kemudian dia melemparkan topinya,tahukah anda apa yang terjadi selanjutnya? Kera – kera ini tidak mengikutinya, akan tetapi ada kera lain yang bersembunyi untuk selanjutnya mengambil topi yang dilemparkan oleh anak tukang topi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kera kemudian tertawa terbahak–bahak,sementara anak tukang topi terperangah dan tidak bisa berkata apa–apa, karena semua topinya di ambil sekelompok kera tanpa sisa. Diakhir cerita munculah bapak dari kera – kera ini, sambil mengajak anak – anaknya membawa topi, dia kemudian berkata, ” mereka belajar dari bapaknya yang pernah dikelabui bapak mu, makanya selalu belajar dari kesalahan, jangan anggap remeh kami yang pernah dikalahkan oleh cara dulu mu itu ..”., dengan kecewa dia kemudian kembali ke rumahnya dengan tangan hampa, dan siap menceritakan apa yang dia alami ke ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita di atas adalah gambaran sekelompok komunitas yang terus belajar dari masa ke masa dan tak pernah berhenti. Sekelompok komunitas yang sebelumnya dianggap remeh karena dianggap tidak bisa belajar, tidak bisa apa – apa, tapi karena semangat berlajar dan melakukan perbaikan terus menerus akhirnya bisa mengalahkan sekelompok komunitas yang menganggap dirinya hebat, dirinya pintar dan tak pernah belajar lagi. Semoga kita semua masuk pada kelompok yang pertama yang terus belajar, terus berusaha, selalu melakukan perbaikan dan terus berkarya untuk kebaikan banyak orang..mari belajar terus menerus sepanjang kita bisa bernapas, salam pembelajar learn – action and success..(TY)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-7490208726374420136?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/7490208726374420136/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=7490208726374420136' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/7490208726374420136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/7490208726374420136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2009/10/dedikasi-belajar-sepanjang-masa.html' title='Dedikasi Belajar Sepanjang Masa …'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-476436547281854535</id><published>2009-07-01T22:58:00.001-07:00</published><updated>2009-07-01T23:31:38.537-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Kekuatan Pikiran …</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa (2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Whatever the mind of man can conceive and believe, the mind can achieve.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;( Napoleon Hill)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Dikisahkan seorang anak sedang bercengkarama dengan kakeknya,&lt;span style=""&gt;                      &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;diawal perbincangan si anak bertanya pada kakeknya,&lt;b&gt;“Kek apa yang dirasakan saat ini ? “&lt;/b&gt;,kakeknya kemudian bercerita tentang apa yang dirasakannya. Disana sini sakit, dari mulai sakit kepala, pusing , tangan terasa dingin, rematik di kaki ,kalo kebanyakan makan nasi gulanya naik dll, sambil meringis kesakitan dan mengubah posisi duduknya, dia menceritakan jangan sampai masa tua kamu seperti kakek ini. Si Anak merasa kasihan melihat kakeknya penuh dengan penderitaan,diakhir masa tuanya. Sambil mencoba menghibur si kakek dia bertanya sesuatu yang lain ke kakeknya , &lt;b&gt;“kek.. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"   lang="FI"&gt;kalo dulu ketika remaja apa sih yang paling kakek sukai?”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Pertanyaan kedua ini membuat suasana berubah, wajah si kakek mendadak, menjadi ceria, dia menceritakan bagaimana senangnya di masa sekolah dulu, jadi ketua Geng sekolah , jadi incaran para gadis, jadi vokalis &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;band pujaan pada saat itu. Waktu masuk universitas dia menceritakan bagaimana asyiknya pergaulan kota dan dengan bangga menjelaskan kalo kakeknya bisa kuliah sambil mencari penghasilan. Begitu terkejutnya si cucu karena melihat kakeknya bahagia setelah menjawab pertanyaan darinya. Sekelumit cerita di atas memberikan gambaran bagaimana kita bisa berubah karena pikiran kita. Kita dapat bahagia karena pikiran kita, kita bisa sedih karena pikiran kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"   lang="FI"&gt;The future is yours.., &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"   lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;“Masa depan adalah milik anda” , itulah kira – kira gambaran orang yang memiliki kekuatan pikiran yang selalu positif. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Memandang segala hal dengan baik dan akan selalu baik. Hal ini dapat kita lihat bagaimana di tengah krisis orang selalu memiliki harapan untuk maju dan percaya bahwa diantara itu pasti ada peluang. Dengan kekuatan pikiran kita bisa mengubah hal – hal yang negatif menjadi positif, sedih menjadi bahagia, marah menjadi tersenyum dan tentunya susah menjadi mudah. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Saya ambil contoh sederhana terkait dengan kekuatan pikiran, ketika kita dikritisi atau dimarahi atasan,ada 2 pilihan yang bisa kita ambil, kita langsung melakukan pembelaan habis – habisan dan pada akhirnya kita keluar dari perusahaan tersebut, atau pilihan kedua dimana kita anggap sebagai pemacu semangat untuk memperbaiki dan meningkatkan prestasi kerja kita. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"   lang="FI"&gt;Pilihannya tentunya ters&lt;st1:personname st="on"&gt;erah&lt;/st1:personname&gt; kita …, karena kita penguasa penuh pikiran dan tubuh kita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"   lang="FI"&gt;Diakhir tulisan ini saya kutip, pernyataan Napoleon Hill tentang bagaimana kita pikiran memiliki kekuatan yang dasyat untuk sukses dan bahagia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;"Whatever the mind of man can conceive and believe, the mind can achieve.”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;Apapun yang kita pikirkan untuk kita bisa raih dan kita mempercayainya , pasti bisa kita capai, tentunya hal ini bukan hanya sebatas angan – angan, akan tetap disertai dengan aksi dan perencanaan yang matang. Untuk itu selamat mencoba untuk selalu berpikir sukses, sehingga mendorong kita untuk terus berkarya dan selalu produktif, salam pembelajar – learn – action and success ( TY)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-476436547281854535?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/476436547281854535/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=476436547281854535' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/476436547281854535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/476436547281854535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2009/07/kekuatan-pikiran.html' title='Kekuatan Pikiran …'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-7326735939788708015</id><published>2009-07-01T22:29:00.000-07:00</published><updated>2009-07-01T22:56:36.091-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Your Job isn’t your career ....</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face  {font-family:"Cambria Math";  panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:roman;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face  {font-family:"Trebuchet MS";  panose-1:2 11 6 3 2 2 2 2 2 4;  mso-font-charset:0;  mso-generic-font-family:swiss;  mso-font-pitch:variable;  mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal  {mso-style-unhide:no;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  margin:0cm;  margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:12.0pt;  font-family:"Times New Roman","serif";  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault  {mso-style-type:export-only;  mso-default-props:yes;  font-size:10.0pt;  mso-ansi-font-size:10.0pt;  mso-bidi-font-size:10.0pt;} @page Section1  {size:612.0pt 792.0pt;  margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt;  mso-header-margin:35.4pt;  mso-footer-margin:35.4pt;  mso-paper-source:0;} div.Section1  {page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable  {mso-style-name:"Table Normal";  mso-tstyle-rowband-size:0;  mso-tstyle-colband-size:0;  mso-style-noshow:yes;  mso-style-priority:99;  mso-style-qformat:yes;  mso-style-parent:"";  mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;  mso-para-margin:0cm;  mso-para-margin-bottom:.0001pt;  mso-pagination:widow-orphan;  font-size:11.0pt;  font-family:"Calibri","sans-serif";  mso-ascii-font-family:Calibri;  mso-ascii-theme-font:minor-latin;  mso-fareast-font-family:"Times New Roman";  mso-fareast-theme-font:minor-fareast;  mso-hansi-font-family:Calibri;  mso-hansi-theme-font:minor-latin;  mso-bidi-font-family:"Times New Roman";  mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Teguh Yoga Raksa (2009)&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;“Your job isn’t your career” itulah seuntai kalimat yang menggugah saya untuk mereflesikan apa yang dikerjakan dan dijalani saat ini . &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"   lang="FI"&gt;Seuntai kalimat itu keluar dari seorang konsultan karir di acara sebuah radio ternama di Jakarta. Kata – kata ini terus menggangu saya sepanjang perjalanan, sambil memikirkan hal ini saya mencoba merefleksikan apa yang terjadi di sekeliling saya, pedagang di pinggir jalan dengan asyiknya menjajakan barang dagangannya tanpa bosan, apakah dia menyenangi pekerjaannya ?, pengamen mengais rejeki dengan menjual suaranya , apakah dia menyukai pekerjaannya?, pegawai sebuah perusahaan ternama bercengkrama sampai larut malam dengan rekan bisnisnya di sebuah cafe di jakarta sambil menawarkan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;produk barunya, apakah dia menyukai pekerjaannya ?. Mungkin suka - tidak suka, mau - tidak mau , apapun alasannya pastinya setiap orang memiliki alasan mengapa mereka melakukannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"   lang="FI"&gt;Pekerjaan anda sekarang bukanlah karir anda, Betulkah demikian ? Apakah ada perasaan terpaksa untuk bekerja atau menikmati pekerjaan? Mari kita sama – sama evaluasi apakah pekerjaan selama ini yang anda jalani adalah pekerjaan yang diidamkan sejak kecil, apakah pekerjaan yang kita jalani kita nikmati atau hanya dengan keterpaksaan kita jalani. Berikut beberapa tips meningkatkan ” keasyikan” dalam bekerja dalam rangka mencapai kinerja yang optimal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;My Job is my Career...&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Percaya atau tidak, jika kita sudah pastikan bahwa karir kita saat ini adalah masa depan kita, kita akan bersungguh – sungguh untuk mengembangkan diri kita sendiri. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"   lang="FI"&gt;Ingatkan diri kita selalu dan selalu , kita bekerja untuk “ belajar” dan bukan hanya untuk mengejar ”uang”. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Hanya tergantung pada kita ,&lt;i&gt;We work to ” earn”&lt;/i&gt; or &lt;i&gt;we work to&lt;span style=""&gt;   &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;“ learn”.&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Jika sudah dipastikan bahwa pekerjaan anda saat ini tidak sesuai dengan “jiwa” anda, cepat- cepatlah berpikir untuk mencari pekerjaan yang mungkin sesuai, atau cobalah untuk mencintai pekerjaan anda sekarang , sehingga pada akhirnya menjadi karir anda di masa datang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Gratitude..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Bersyukur dan selalu bersyukur , karena Tuhan akan selalu menambah kenikmatan pada kita jika kita bersyukur. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"   lang="FI"&gt;Pada prinsipnya perasaan bersyukurlah yang bisa menghilangkan kelelahan dalam menjalani aktifitas keseharian kita. &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Bersyukur untuk selalu mencintai pekerjaan, bersyukur untuk kelebihan yang diberikan Tuhan dibandingkan kekurangan dan selalu bersyukur untuk segalanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Happiness..&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Saya teringat definisi “Arfan “ pengarang buku tentang kebahagian, bahwa bahagia itu adalah tercapainya segala apa yang dibutuhkan, fokus pada saat bekerja dan menikmati apa yang diberikan pada saat ini . sehingga salah satu slogannya yang selalu saya ingat adalah &lt;b&gt;“&lt;i&gt;Jika ingin bahagia, maka bahagialah sekarang&lt;/i&gt; “.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"   lang="FI"&gt;jika kita mengerjakan sesuatu dengan bahagia maka hasilnya akan maksimal, maka nikmatilah pekerjaan kita saat ini dan bahagialah saat ini juga. Ada kisah menarik mengenai kebahagian, dikisahkan seorang pengusaha kaya sedang menikmati konser musik , begitu bahagianya dia karena musik yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;di suguhan musik yang dipentaskan, akan tetapi beberapa menit kemudian dia murung tidak bisa menikmati konser musik tersebut karena dia ragu apakah sudah mengunci pintu mobilnya, itulah inti kebahagian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"   lang="FI"&gt;Dari sekelumit paparan tadi mudah-mudahan dapat menggugah kita menjadi karyawan yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lebih menikmati pekerjaannya &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dan selalu lebih bahagia tentunya ...salam pembelajar, learn- action and success (TY)&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"   lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-7326735939788708015?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/7326735939788708015/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=7326735939788708015' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/7326735939788708015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/7326735939788708015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2009/07/your-job-isnt-your-career.html' title='Your Job isn’t your career ....'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-3762597198049252646</id><published>2009-07-01T22:09:00.000-07:00</published><updated>2009-07-01T22:27:45.952-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita..'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Arti Sebuah kejujuran….</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa (2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikisahkan seorang anak dan ibu yang tinggal di sebuah pedalaman desa, suatu hari mereka pergi ke kota untuk membeli persediaan selama sebulan ke depan. Anak sebatang kara ini memboceng ibunya dengan sebuah sepeda peninggalan ayahnya. Karena sepadanya agak rusak sehingga diperlukan perbaikan untuk sepedanya, mereka membagi tugas. Si Ibu pergi ke pasar untuk berbelanja sementara si anak ditugaskan si ibu untuk memperbaiki sepedanya. Atas komitmen bersama mereka berjanji akan ketemu lagi di persimpangan jalan antara ke pasar dan bengkel sepeda pada pukul 16.00. Sementara di ibu belanja, si anak menunggu sepeda diperbaiki, karena tergoda dengan permainan topeng monyet di sebelah bengkel si anak kemudian sampai lupa setelah sepeda selesai diperbaiki melanjutkan menonton topeng monyet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu menunjukan 16.30, begitu kagetnya dia ketika melihat sudah hampir 30 menit membuat ibunya menunggu, kemudian dia beranjak untuk pergi menjemput ibunya di pesimpangan jalan. Sampai sana dia melihat ibunya duduk sedang menunggu. Sampai Disana dia menjelaskan kalau dia terlambat karena perbaikan sepeda yang memerlukan waktu yang lama sehingga dia terlambat ketemu kembali ibunya. Ibunya sangat kecewa dengan pengakuan anaknya , karena beberapa menit yang lalu di bertemu pemilik bengkel mengatakan bahwa sepedanya sudah selesai dari jam 15.00. Ibunya bertanya sekali lagi , “Kenapa nak kok terlambat ?”, “itu bu, perbaikannya memang lama”, jawabnya. Akhirnya si ibu menjelaskan baru aja ketemu dengan pemilik bengkel dan sudah selesai dari jam 15.00. Alangkah terkejutnya si anak, dan kemudian berlutut di depan ibu yang dicintainya untuk meminta maaf. Ibunya kecewa atas sikap anaknya, kemudian dia menjelaskan sesuatu pada anaknya , “wahai anakku,  apa yang salah dariku saat mendidikmu nak , sampai – sampai kamu tak berani jujur sama ibu , untuk memberikan pelajaran pada ibu atas cara mendidikmu , ibu mau berjalan sampai rumah , sambil memikirkan apa yang salah yang ibu ajarkan kepadamu nak”. Walaupun mengiba- iba untuk membatalkan niatnya si Ibu tetap pada pendiriannya, akhirnya si Anak mengikuti ibunya dari belakang dengan mengendarai sepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mengikuti ibunya berjalan dari belakang dia tak kuat mencucurkan air mata sepanjang perjalana,melihat ibunya bejalan berkilo – kilo meter hanya karena kesalahan yang dia lakukan. Pelajaran berharga bagi si anak ini tak dapat dilupakan dan sangat membekas sehingga dia berjanji tidak akan melakukan kebohongan – kebohongan lagi sepanjang hidupnya.  Kejadian ini memberikan pelajaran pada kita semua bagaimana kejujuran merupakan pegangan hidup seseorang, dan bagaimana arti penting kejujuran bagi seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam manajemen kejujuran sangat berharga sekali, Nilai ini dianggap sangat penting dalam berbagai hal dan segala segmen dalam kehidupan. Nilai ini juga dijadikan salah satu hal kunci sukses seseorang, bahkan selevel CEO sekalipun nilai ini dianggap yang paling penting. Jika kita melihat formulasi  stephen covey dalam buku Speed of Trust tentang Hasil kerja , dia merumuskan bahwa Result (R1) adalah Initiave (I) dikalikan Execution (E) (R1 = I x E), jika komponen ini kemudian ditambahkan nilai kejujuran maka proses eksekusi atau pelaksanaan semakin cepat dalam hal ini formula menjadi (R1 = I x E x T ( Trust)). Nilai kejujuran merupakan nilai fundamental yang diakui oleh semua orang sebagai tolak ukur kebaikan seseorang dalam kehidupan sehari – harinya , bagaimanapun pintarnya , bagaimanapun berwibawa dan bijaksanannya seseorang jika dia tidak jujur pada akhirnya tidak akan diakui orang sebagai pemimpin yang baik atau bahkan di cap menjadi manusia yang tidak baik. Untuk itu marilah kita menjadikan nilai kejujuran menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan kita , selamat mencoba ..salam pembelajar, Learn – Action and Success (TY)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-3762597198049252646?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/3762597198049252646/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=3762597198049252646' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3762597198049252646'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3762597198049252646'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2009/07/arti-sebuah-kejujuran.html' title='Arti Sebuah kejujuran….'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-642782994249432374</id><published>2009-03-23T20:12:00.001-07:00</published><updated>2009-03-23T20:18:23.187-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='general management'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Passion for Growth</title><content type='html'>( Hasrat untuk berkembang )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;“&lt;span style="font-size:85%;"&gt;A strong passion for any object will ensure success, for the desire of the end will point out the means” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;( Wiliam Hazlitt- English Writer  1178 - 1830)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasrat untuk berkembang adalah hal yang sangat menentukan seseorang sukses atau tidak, hal ini tentunya sangat mempengaruhi seseorang untuk terus menerus memperbaiki diri.  Keinginan besar seseorang  untuk berkembang menyebabkan seseorang terus menerus up to date terhadap perubahan – perubahan yang terjadi, terutama yang sangat berkaitan erat dengan bisnis yang dijalani.  Hasrat ini menjadi dasar pada perilaku seseorang, cobalah kita lihat bagaimana seorang office boy yang ingin terus maju dalam karirnya , meluangkan waktunya untuk sekolah lagi  di sore hari, walaupun jarak sekolahnya itu dari kantornya memakan waktu yang lama, dan kuliah sampai jam 10 malam. Bisa anda bayangkan bagaimana dia bekerja keras untuk mencapai apa yang dia inginkan, hasrat untuk berkembanglah yang mendorong dia melakukan itu .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain hal dengan Pak Karso, pedagang Bakso yang memiliki keinginan besar untuk menjadi pengusaha sukses, dia sudah bangun jam 2 pagi, untuk membuat bahan untuk dijual paginya, sampai sore dia mengunjungi beberapa daerah, untuk dijadikan cabang tempat penjualan baksonya. Hasrat untuk berkembanglah yang mendorong kerja keras Pak Karso untuk melakukan itu. Sehingga nilai yang satu ini sangat penting dimiliki oleh seorang pengusaha atau karyawan untuk mencapai apa yang diinginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita lain yang sangat menyentuh saya sadur dari tulisannya Goenawan muhamad mengenai perjuangan kisah seorang ibu, bernama Nur Hidayah umur 35 tahun kelahiran Tulungagung , Jawa Timur, seorang istri yang ditinggalkan suami  walaupun belum bercerai , Nur adalah ibu dari lima anak yang tentunya yatim karena bapaknya meninggalkan mereka.  Pagi hari setelah mengantar anaknya sekolah , dia berangkat ke tempat kerjanya , dimana dia mengangkut dan memecah batu , sementara anaknya yang 4 tahun di bawa ke tempat kerjanya  sampai tengah hari. Di sore hari setelah anaknya pulang sekolah mereka kembali ke tempat kontrakannya dan  bermain sampai sore hari. Menjelang malam setelah anak – anaknya tidur ,  dia kemudian menjajakan tubuhnya di tempat lokalisasi  di sekitar kuburan cina bergabung dengan 80 wanita lain, dengan pendapatan yang pas – pasan dia berjuang untuk terus memperbaiki  kehidupan, dia mengatakan demi menyekolahkan anak – anaknya dia mau menjalani hidup seperti sekarang ini.  Nur berharap anaknya tidak menjadi seperti dia sekarang ini. Coba anda bayangkan bagaimana Nur bekerja keras tanpa mengabaikan norma  - norma , atau bahkan melanggar aturan,tentunya hasrat memperbaiki dirilah yang menyebabkan dia melakukan itu.  Cerita nyata ini kemudian di dokumentasi dalam bentuk film , entah kapan munculnya untuk dipublikasikan untuk umum, yang pasti film ini diikutsertakan dalam internasional film festival .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasrat untuk berkembang tentunya secara alami dimiliki oleh semua orang, namun bagaimana mengeluaran potensi yang ada disesuaikan dengan bakat dan minat seseorang itulah yang  penting. Sesorang yang berhasrat untuk menjadi atlit tentunya akan meluangkan waktu lebih lama dari yang lain untuk berlatih. Dia menikmati berlama – lama dalam latihannya karena dia berlatih dengan hasrat yang menggebu bukan dengan paksaan, begitu juga yang lain yang mengerjakan dengan hasratnya tidak pernah bosan dan lelah untuk terus menerus bekerja dalam memperbaiki diri dan pengembangan dirinya . Hal terkait ini diungkapan William Hazlitt penulis berkebangsaan inggris , &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;bahwa kekuatan hasrat dalam segala hal akan mejamin kesaksuksesan dan keinginan yang diharapkan akan memberikan makna yang berharga&lt;/span&gt;. Semoga kita semua menjadi karyawan ataupun pengusaha yang memiliki hasrat untuk maju dan berkembang …salam pembelajar, Learn – Action and Success (TY).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-642782994249432374?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/642782994249432374/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=642782994249432374' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/642782994249432374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/642782994249432374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2009/03/passion-for-growth.html' title='Passion for Growth'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-1899890225830151929</id><published>2009-01-31T21:11:00.001-08:00</published><updated>2009-02-07T02:12:49.431-08:00</updated><title type='text'>Be A motivator ...</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa ( 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A man who has a high motivation will be shown from his attitude.&lt;br /&gt;They will share "fire" to others by showing his knowledge and wisdom .&lt;br /&gt;Almost motivated person will motivate others. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;if the choices come to you , what are you going to do with your life? be  a motivator then ..&lt;br /&gt;sure ..i suggest you to become motivator..off courses for your family , your  colleague, your peer, or may be for your community,   at the end you can be inspiring others to do what you did...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;the choices.., the decisions,... depend on you.. keep on learning and be a motivator ..learn - action and success..(TY)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-1899890225830151929?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/1899890225830151929/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=1899890225830151929' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/1899890225830151929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/1899890225830151929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2009/01/be-motiator.html' title='Be A motivator ...'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-8646146507674009391</id><published>2009-01-31T18:19:00.000-08:00</published><updated>2009-01-31T21:07:38.476-08:00</updated><title type='text'>Lesson Learn ..</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa ( 2009)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stephen Harvard Davis in his book told  that "Why Do 40% of Executives Fail?", sure ...in my opinion they will learn from their mistake. its not simple that we though about how executive from their mistakes. as davis said about this, &lt;i&gt;"if you don’t make mistakes, you don’t learn". &lt;/i&gt;I think all aspect in our life shoud be learn from all mistakes that we did.&lt;br /&gt;if we compare to business reality on competitiveness :&lt;br /&gt;Why our competitor try  to catch up our product quality ,  they will learn from our product weakness ?&lt;br /&gt;why we have to listen what competitor said about our product ?&lt;br /&gt;because they will give honest opinion..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;if you did mistake in your office&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;I would like to share of my experience about this story, once time i did mistakes and its huge mistake as per my perception, but i don't know what other think about my mistake. here is the tips that you can do if you did like what i did.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tell the truth what going on with your superior&lt;br /&gt;Don't let your mistakes go from your superior, in my understanding you are a part of the team so you should update your boss, what ever happen in your project or your daily activities its mandatory for you to let your boss know about all activities that we did. tell the truth what going on and problems that you have to figure it out, off course you should come with alternative solution , not just tell the problems.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Confess your mistakes and told your boss you will not do it again&lt;br /&gt;most of people hard to confess and apologize mistakes, so try you as different person to confess and apologize your mistakes and off course you have to learn from this mistake and never do it twice&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Give your energy and spirit to overcome bad perception from your peer or colleague&lt;br /&gt;you can over time or use extra time to give excellent result to replace your mistake with your performance, so your image then cover up with your excellent result.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Don't blame others&lt;br /&gt;you have to responsible your mistake by yourself, don't ever try to blame other as driver of your mistakes&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Don't blame your self more than others, just put it properly&lt;br /&gt;you can blame your self but don't to hyperbolic, just put it as it is , no one escape from the mistakes, as human being is natural to got mistakes. take mistakes as discovery to find something and invent the new think to become better and better.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"mistakes are the portals of discovery” ( James Joyc&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;e)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Remember how many times thomas alfa edison did the mistakes when he try to invent, and finally he discover something useful for human being and until now his master piece was used to  lightening all over the world.  ..so be a good learner , learn - action and success...(TY)&lt;i&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-8646146507674009391?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/8646146507674009391/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=8646146507674009391' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/8646146507674009391'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/8646146507674009391'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2009/01/lesson-learn.html' title='Lesson Learn ..'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-8694427786086889609</id><published>2008-12-29T18:40:00.000-08:00</published><updated>2008-12-29T20:44:27.804-08:00</updated><title type='text'>Be A Problem Solver …</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;( Mari berkontribusi bag 5)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;Teguh Yoga Raksa (2008)&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Kebiasaan unggul karyawan yang ke-4 untuk meningkatkan kontribusi kita pada perusahaan atau organisasi yang kita tempati adalah menjadi &lt;i style=""&gt;problem solver&lt;/i&gt; , hal ini tentunya sangat diperlukan oleh semua orang dalam menjalani kehidupannya baik dalam dunia kerja maupun dalam kehidupan sehari – hari. Bagaimana menyelesaikan permasalah secara tepat sasaran tentunya diperlukan beberapa alat Bantu dan pengalaman yang banyak. Semakin lama kita bergelut dalam sebuah bidang pekerjaan tentunya akan semakin cepat kita mengidentifikasi akar penyebab dari permasalahan yang timbul.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Secara sekilas saya akan mencuplik bagaimana konsultan besar sekelas Mckinsey menyelesaikan permasalahan, sebagai gambaran Mckinsey sampai saat ini adalah konsultan management terkemuka dan nomor wahid di dunia.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Salah satu metode yang digunakan oleh mereka dalam menyelesaikan permasalahan yang menimpa sebuah organisasi adalah MECE, MECE ( diucapkan “mee – see”) – “ mutually exclusive , collectively exhausted” ( saling eksklusif , lengkap secara kolektif), hal ini merupakan prasyarat mutlak dari proses pemecahan masalah di Mckinsey. Setiap dokumen, (termasuk intenal memo), setiap presentasi , &lt;i style=""&gt;e-mail&lt;/i&gt; , &lt;i style=""&gt;voice mail&lt;/i&gt; yang dihasilkan konsultan oleh seorang konsultan diharapkan menjadi MECE. Metode ini dimulai dari tingkat tertinggi solusi dari pokok – pokok persoalan, selanjutnya diselidiki apakah ada kaitannya antara persoalan yang berbeda, jika ada, maka hal ini termasuk saling eksklusif (&lt;i style=""&gt;mutually exclusive&lt;/i&gt;), jika semua hal yang terkait sudah dipikirkan diantara kelompok kerja maka persoalan sudah lengkap secara kolektif (&lt;i style=""&gt;collectively exhausted&lt;/i&gt;).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Para&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt; konsultan Mckinsey berusaha menyelesaikan permasalahan dengan melihat berbagai aspek dan sudut pandang, data yang lengkap yang terstruktur, hubungan satu dengan yang lain serta diikutsertakannya para ahli dalam bidangnya untuk berdiskusi tentunya akan menghasilkan solusi yang terbaik yang diberikan pada perusahaan atau organisasi yang meminta bantuan mereka untuk menyelesaikannya. Mereka memiliki standar tertentu untuk dijadikan solusi dari setiap permasalahan yang timbul, dengan metode ini Mckinsey sampai saat ini menjadi konsultan terkemuka dalam hal penyelesaian permasalahan – permasalahan terkait management di dunia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Untuk mengembangkan keahlian dalam penyelesaian masalah tentunya dapat dilakukan dengan berbagai cara, misalnya dengan membaca studi – studi kasus dalam penyelesaian permasalahan sehingga jika hal ini terjadi pada diri kita, perusahaan atau organisasi kita dapat dengan mudah mencontoh dan menyesuaikan solusi yang ada. Berikut adalah beberapa tips melatih menjadi problem solver yang handal dan kreatif :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Fokus pada pokok permasalahan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Harus jelas tujuan yang akan kita capai&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Mengembangkan pemahaman untuk mendefinisikan masalah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Berpikir dalam kerangka aktifitas / proses sehari – hari sebagai dasar pemecahan masalah&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Membuat diagram / gambar terkait stuktur permasalahan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Klarifikasi kembali permasalahan yang sudah didefiniskan, diusahakan untuk lebih membuat sederhana permasalahan dengan melihat lebih spesifik&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Membuat alternatif penyelesaian dengan melihat akar penyebab yang dominant (dapat menggunakan curah pendapat, fishbone dll)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Memberikan solusi pada akar penyebab yang dominan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Memonitor dan mengevaluasi &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;solusi pada saat diaplikasikan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Mengecek kembali apakah sesuai dengan tujuan atau tidak&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Webdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Diusahakan dibuatkan standarisasi baru untuk menghindari kejadian berulang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;                        &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Dengan menggunakan tips diatas diharapkan kita dapat menjadi problem solver yang handal dan kreatif, selamat mencoba , learn action and success ..(TY)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-8694427786086889609?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/8694427786086889609/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=8694427786086889609' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/8694427786086889609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/8694427786086889609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/12/be-problem-solver.html' title='Be A Problem Solver …'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-7002154186431927544</id><published>2008-11-26T00:05:00.000-08:00</published><updated>2008-11-26T00:06:39.867-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='general management'/><title type='text'>Menjaga “ Aset Motivasi” Untuk hidup lebih Indah…</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa (2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans Condensed&amp;quot;;"&gt;Motivation is a fire from within. If someone else tries to light that fire under you, chances are it will burn very briefly.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans Condensed&amp;quot;;"&gt;(Stephen Covey)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 16pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Manusia terlahir untuk menikmati hidupnya, betulkah demikian? apakah semua orang merasakan keindahan hidup. Pada tulisan ini saya akan menggambarkan bagaimana hidup seseorang ternyata tergantung mindset dan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;motivasi dalam diri orang tersebut. Bagi kabanyakan orang yang dapat &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;mengubah mindset / cara berpikirnya&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; selalu positif dan &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;motivasi dirinya selalu membara&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;i style=""&gt;,&lt;/i&gt; mereka selalu dan selalu merasakan bahwa hidupnya indah ..dan akan selalu indah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Jika anda membayangkan bahwa anda menikmati perjalanan berdesakan di kereta yang penuh sekali (seperti terlihat pada gambar) ? mungkinkah itu terjadi ? tentunya tergantung pada mindset dan motivasi anda? Mari kita simak cerita mengharukan berikut ini .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Dikisahkan keluarga kecil Guido , Dora dan Anak semata wayangnya&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Joshua yang masih berumur &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; tahun.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Pada saat ulang tahun Joshua ke &lt;st1:city st="on"&gt;lima&lt;/st1:City&gt; , ayahnya , paman Joshua dan Joshua &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ditangkap oleh pasukan NAZI dan masuk ke &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placetype st="on"&gt;&lt;i style=""&gt;camp&lt;/i&gt;&lt;/st1:PlaceType&gt;  &lt;st1:placename st="on"&gt;penampungan&lt;/st1:PlaceName&gt;&lt;/st1:place&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="ES"&gt;Demikian dengan ibunya Dora, dia meminta untuk diikut serta dengan keluarganya dan disetujui oleh tentara NAZI. Ayah Joshua , Guido menyembunyikan anaknya dari para penjaga. Guido mencoba untuk&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;tetap membuat Joshua bersemangat dengan meyakinkan Joshua bahwa di &lt;i style=""&gt;camp&lt;/i&gt; ini hanyalah sebuah permainan, permainan untuk memenangkan sebuah tank, dimana jika point sudah 1000, maka berhak mendapat sebuah tank. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Guido menjelaskan pada Joshua jika dia mengeluh dan marah maka akan mengurangi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;point yang diperoleh, sementara jika dia bersembunyi dari penjaga maka dia akan dapat point, dia meyakinkan Joshua bahwa penjaga tersebut juga menginginkan tank. Untuk itu dia harus berusaha bersembunyi dari para penjaga untuk memenangkan permainan. Dia menyakinkan Joshua ketika mencoba keluar dari permainan bahwa dia sedang unggul dalam pengumpulan point. Walaupun ban&lt;/span&gt;&lt;span style="border: 1pt none black; padding: 0cm; background: black none repeat scroll 0% 50%; font-size: 0pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;; color: black; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;yak mayat, orang sakit , Joshua tidak menanyakan apapun karena dia yakin jika mengeluh akan mengurangi point yang diperolehnya. Pada akhir cerita dikisahkan tentara sekutu menyerang camp untuk mengusir pihak NAZI, dia menyuruh Joshua untuk bersembunyi di sebuah kotak sampai semua orang pergi,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dalam rangka babak akhir permainan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Setelah berusaha untuk menemukan istrinya Dora, Guido tertangkap penjaga, sebelum ditembak mati dia sempat membuat Joshua tertawa untuk terakhir kalinya , melihat ayahnya dari dalam kotak persembunyiannya, dia menirukan penjaga bersama dengan dia berbaris mengelilingi &lt;i style=""&gt;camp&lt;/i&gt; secara bersama sama . Joshua pada akhirnya selamat, dia berpikir dia memenangkan permainan ketika tentara sekutu dengan tank-nya tiba untuk membebaskan &lt;i style=""&gt;camp&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;pada akhir cerita dia&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;bergabung kembali dengan ibunya&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;( diambil dari film ” life is beatiful”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;karya &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Roberto_Benigni" title="Roberto Benigni"&gt;&lt;span style="color: windowtext; text-decoration: none;"&gt;Roberto Benigni&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Motivasi yang selalu membara pada Joshua membuat dia sangat menikmati hidupnya karena dia memiliki goal dan mindset yang ditanamkan oleh ayahnya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt; , walaupun pada kenyataannya dia berada di camp NAZI yang penuh dengan penderitaan dan siksaan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Cerita di atas memberikan banyak pembelajaran pada kita, yang pertama adalah bahwa setiap kondisi apapun yang kita hadapi, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; , sehingga kita harus tetap pada mindset yang selalu positif. Yang kedua menjaga motivasi kita selalu &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;berkobar dalam diri kita , seperti diungkapkan stephen covey, bahwa &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;motivasi tumbuh dari dalam diri kita, jika ada orang lain yang mencoba membakar motivasi kita, peluangnya hanya bekobar dalam waktu yang singkat&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;.... selamat memanfaatkan dan menikmati hidup ......salam pembelajar , learn – action and success (TY)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="NoSpacing" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-7002154186431927544?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/7002154186431927544/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=7002154186431927544' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/7002154186431927544'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/7002154186431927544'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/11/menjaga-aset-motivasi-untuk-hidup-lebih.html' title='Menjaga “ Aset Motivasi” Untuk hidup lebih Indah…'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-3009907694721393816</id><published>2008-11-25T23:33:00.000-08:00</published><updated>2008-11-25T23:38:40.770-08:00</updated><title type='text'>Belajar dari Mckinsey…</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Bagaimana Cara Menyelesaikan Permasalahan Secara Sistimatis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;(Bagian 1 – Disadur dari The Mckinsey Way by Ethan M. Rasiel )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Mungkin anda pernah mendengar konsultan manajemen yang terkenal dan teratas sampai saat ini, itulah Mckinsey, banyak sekali korporasi besar tertolong oleh bantuan para konsultan Mckinsey terutama bagaimana mereka menyelesaikan permasalahan atau bahkan meningkatkan kinerja perusahaan. Tulisan ini akan dibagi menjadi 4 bagian , bagian pertama menjelaskan &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;bagaimana para konsultan Mckinsey membangun solusi , bagian kedua menjelaskan bagaimana melakukan pendekatan pada solusi, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sementara dua bagian akhir &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;akan membahas bagaimana para konsultan memecahkan masalah bisnis dan menjual penyelesaian tersebut pada pelanggan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 18pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Membangun Solusi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Sebagai konsultan dengan kredibilitas tinggi , semua konsultan dibekali bagaimana cara menyelesaikan segala permasalahan secara sistimatis dan tepat guna. Hal ini dikarenakan para konsultan sangat yakin dan percaya bahwa kiprahnya dalam projek penyelesaian mewakili perusahaan, yang tentunya sampai saat ini adalah perusahaan konsultan terbaik yang ada di jagat ini. &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; 3 komponen yang selalu dilakukan oleh para pekerja di Mckinsey dalam membangun solusi :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;1.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Berdasarkan Fakta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Menelusuri fakta terkait permasalahan, semua hal yang terkait dengan analisa harus berdasarkan fakta yang ada, tidak berdasarkan insting atau perkiraan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;2.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Terstruktur secara ketat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Semua data yang diperoleh harus disusun dan dikelompokkan secara sistimatis, jika ada yang tidak terlalu relevan bisa dijadikan data sekunder&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 54pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;3.&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Didorong oleh hipotesis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Proses penelusuran data didorong oleh hipotesis yang sebelumnya sudah didiskusikan ole tim, hal lain yang tidak didorong oleh hipotesis awal bisa dijadikan alternatif pemikiran untuk menentukan faktor lain yang mungkin muncul pada proses pemecahan masalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Beberapa langkah sederhana dalam penentuan hipotesis awal yang dilakukan para konsultan adalah sebagai berikut &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Mencerna sebanyak mungkin dasar fakta yang sangat relevan dengan permasalahan atau rencana perbaikan yang dilakukan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Melakukan &lt;i style=""&gt;research&lt;/i&gt; dari hasil publikasi perdagangan atau industri sejenis, sehingga dapat mengidentifikasi ciri khas dari persoalan industri yang dihadapi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Webdings;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Berdiskusi dengan orang – orang yang ahli dalam bidang yang sesuai dengan permasalahan yang kita hadapi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Proses yang dilakukan ini dapat menghasilkan hipotesis awal untuk mengidentifikasi pemicu kunci (key drivers) dari permasalahan, yang selanjutnya dapat ditentukan rekomendasi penyelesaian masalah tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Metode&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt; &lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;MECE&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;MECE ( diucapkan “mee – see”) – “ mutually exclusive , collectively exhausted” ( saling eksklusif , lengkap secara kolektif), hal ini merupakan prasyarat mutlak dari proses pemecahan masalah di Mckinsey. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Setiap dokumen, (termasuk intenal memo), setiap presentasi , &lt;i style=""&gt;e-mail&lt;/i&gt; , &lt;i style=""&gt;voice mail&lt;/i&gt; yang dihasilkan konsultan oleh seorang konsultan diharapkan menjadi MECE. Metode ini dimulai dari tingkat tertinggi solusi dari pokok – pokok persoalan, selanjutnya diselidiki apakah ada kaitannya antara persoalan yang berbeda, jika ada, maka hal ini termasuk saling eksklusif (&lt;i style=""&gt;mutually exclusive&lt;/i&gt;), jika semua hal yang terkait sudah dipikirkan diantara kelompok kerja maka persoalan sudah lengkap secara kolektif (&lt;i style=""&gt;collectively exhausted&lt;/i&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Sebagai contoh untuk studi kasus sebagai berikut ada perusahaan perkakas yang berniat , meningkatkan kinerja penjualan, dari hasil curah pendapat awal, mungkin muncul beberapa ide yang terkait penjualan : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Webdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Mengubah cara menjual perkakas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Webdings;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Memperbaiki cara kita memasarkan perkakas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Webdings;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Mengurangi biaya satuan per unit perkakas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Selanjutnya dilakukan proses curah pendapat untuk memikirkan secara lengkap dan kolektif dari semua anggota tim. Sekarang kita akan memperoleh hasil sebagai berikut : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Webdings;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Mengubah cara menjual perkakas kepada outlet eceran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Webdings;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Memperbaiki cara memasarkan perkakas pada konsumen&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Merekayasa kembali proses produksi untuk meningkatkan kualitas perkakas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Webdings;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Mengurangi biaya satuan dari perkakas &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 72pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Merekayasa proses produksi untuk mengurangi biaya satuan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Untuk lebih jelasnya bagiamana para konsultan Mckinsey membangun solusi seperti terlihat pada gambar 1.&lt;/span&gt;&lt;span style="position: relative; z-index: 1; left: -42px; top: 15px; width: 683px; height: 234px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Gambar 1 – Proses pengujian hipotesis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dari proses ini akan diperoleh pemicu kunci dari masing – masing permasalahan yang selanjutnya dapat diformulasikan menjadi rekomendasi ..., selamat mencoba salam pembelajar , Learn Action and Success ( TY- Bagian&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;1 dari 4 tulisan) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-3009907694721393816?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/3009907694721393816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=3009907694721393816' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3009907694721393816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3009907694721393816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/11/belajar-dari-mckinsey.html' title='Belajar dari Mckinsey…'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-4642395424312566207</id><published>2008-11-25T23:22:00.000-08:00</published><updated>2008-11-25T23:33:19.711-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='general management'/><title type='text'>Be a Good finder …</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa (2008)&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;“&lt;a href="http://www.quotationspage.com/quote/39864.html" title="Click for further information about this quotation"&gt;&lt;span style="color: black;"&gt;Seek first to understand, and then to be understood”.&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;(Stephen Covey )&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Begitu pentingnya bagaimana kita mencari fakta dan data sebelum menyelesaikan permasalahan sehingga salah satu pakar leadership, Stephen Covey menempatkan menjadi kebiasaan manusia yang efektif , “Seek First to Understand and then to be understood” secara sederhana mungkin dapat ditafsirkan bahwa kita harus mencari dulu apa saja yang membuat orang mengerti, mungkin itu data, kebiasaan, dll, selanjutnya baru kita dapat dimengerti orang lain. Hal ini sejalan dengan kisah Martti Ahtisaari, negarawan Finlandia yang memperoleh nobel perdamaian tahun 2008 , tokoh yang berperan untuk membuat pihak gerakan aceh merdeka (GAM) mengerti apa yang diinginkan pemerintah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;, yang pada akhirnya menelorkan damai di Aceh, yang sudah terjadi hampir selama 30 tahun. Tidak bisa disangkal bahwa Martti mempunyai peranan yang sangat besar dalam proses penyesuaian dua kepentingan berbeda antara pemerintah &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; dengan GAM. Tokoh ini memberikan pelajaran kepada kita bagaimana dia seorang “&lt;i style=""&gt;good finder”&lt;/i&gt;, melihat celah diantara dua kepentingan yang susah dipertemukan. Berikut adalah sekelumit sepak terjang Martti bagaimana dia menemukan titik temu dari permasalahan pemerintah &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; dan Pihak GAM.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Sebelum melakukan perundingan Martti selalu mempersiapkan agenda perundingan, jika ada hal yang melenceng dari agenda, Dia dengan segera kembali ke pokok permasalahan sehingga perundingan tetap berjalan. Seperti cerita Hamid Awaludin wakil perundingan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; untuk Aceh, dia menceritakan bahkan Martti sempat membanting pensil dan mempersilahkan perunding dari GAM untuk meninggalkan ruangan hanya karena berbicara dan terus saja berbicara diluar konteks yang diagendakan sebelumnya. Sosok Martti sangat piawai dalam menemukan hal – hal yang disenangi oleh kedua belah pihak, kemudian berusaha memperdalam masalah tersebut untuk mencari titik temu. Dia mengumpulkan informasi yang detail dari kedua pihak, disela perundingan dia juga membuat suasana lain dimana mengajak para perunding untuk berdiskusi sambil berjalan – jalan di tepian kali dekat tempat perundingan, dan berbicara dari hati ke hati dalam rangka menemukan titik temu. Akhirnya dari perbedaan yang “menganga” ,dicapai kata sepakat ,menuju penyelesaian Aceh. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Sekelumit cerita di atas memperlihatkan bagaimana sosok Martti adalah contoh seseorang yang memiliki keahlian dalam hal menemukan akar permasalahan yang kompleks dan solusi yang ditawarkan menyenangkan semua pihak. Dia berusaha mempertemukan dua kepentingan menuju solusi yang terbaik untuk kedua belah pihak, itu sebabnya Martti dapat menyelesaiakan beberapa masalah yang terjadi di dunia ini, jejaknya dalam menyelesaikan permasalahan bertahun – tahun dimulai dari Afrika, Namibia, Aceh, Balkan dan Kosovo, Sehingga sangat wajar jika dia dianugerahi nobel perdamaian 2008.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Jika diformulasikan secara sederhana bagaimana cara Martti dalam menemukan akar permasalahan dan mengembangkan solusi, salah satu langkah yang paling penting adalah cara pengumpulan data secara komprehensif, selanjutnya dilakukan identifikasi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pemicu kunci (key driver) untuk dibuat beberapa &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;kemungkinan solusi yang tidak merugikan pihak manapun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Fact base &lt;st1:personname st="on"&gt;Ana&lt;/st1:PersonName&gt;lysis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;untuk menemukan hal – hal yang penting dalam proses pemecahan masalah, hal yang utama dilakukan adalah bagaimana memperoleh data secara lengkap dari berbagai sumber. Data ini tentunya bisa berupa informasi lisan maupun tulisan, jika informasi tulisan tidak dapat kita peroleh, kita juga dapat mencari informasi dengan mewawancara berbagai pihak dan tentunya dari berbagai sudut pandang. &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Beberapa langkah praktis untuk metode ini sebagai berikut : &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 53.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Mengumpulkan fakta secara lengkap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 53.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Buat struktur fakta atau buat pengelompokan secara jelas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 53.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;Data yang tidak relevan dapat diabaikan, semua informasi didorong hipotesis yang sudah dilakukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Key Driver &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size: 14pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Setelah dengan jelas memperoleh data – data yang sudah terstruktur, maka kita dapat melakukan proses hipotesis awal atau dugaan sementara mengenai permasalah yang timbul. Hal ini selanjutnya dapat mengindentifikasi &lt;i style=""&gt;Key Driver&lt;/i&gt; / Pemicu Kunci dari permasalahan tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 53.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Mencerna sebanyak mungkin data yang diperoleh &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 53.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Melakukan research dari berbagai sumber, baik itu hasil penelitian , hasil studi atau beberapa praktik terbaik yang sudah dilakukan orang lain, organisasi atau perusahaan lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt 53.85pt; text-align: justify; text-indent: -17.85pt; line-height: normal;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;-&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Mencari orang – orang yang ahli dalam bidang tersebut &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: &amp;quot;Gill Sans&amp;quot;;"&gt;Dari dua metode sederhana tersebut kita dapat belajar menjadi seorang Martti, langkah awal dari solusi terbaik adalah pengelolaan informasi yang diperoleh secara tepat….so let’s become a good finder then…. Selamat mencoba, salam pembelajar Learn , Action and Success ( TY)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-4642395424312566207?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/4642395424312566207/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=4642395424312566207' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/4642395424312566207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/4642395424312566207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/11/be-good-finder.html' title='Be a Good finder …'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-3292682170519409342</id><published>2008-10-13T01:00:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T01:02:44.170-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HR'/><title type='text'>Human Capital Strategy in Indonesia : Framework Approach</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa (2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;In the term of people management , human capital department has huge responsibility to maintain people work and contribute to the company or organization. Talent is “ Key Word” related with organization sustainability. Most of organization need people to operate business instead of the company itself operated automatically by machines without people involvement.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If we take a look Indonesia as benchmark for workforce model , we will find that Indonesia as a good model for implementing best practice human capital which is done by multinational company in USA or Europe. Indonesia is potential market for HR consultant , IT Consultant or Technology consultant to develop our emerging  market.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Survey conducted by Hay Group, showed that human capital strategy  in Indonesia consist of 4 critical issues that most of company Indonesia can be implemented :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Retention&lt;/strong&gt; – The tight market for experienced technical and professional workers will require companies to focus in retention&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Succession Plan&lt;/strong&gt; – Companies need to prepare plans for inevitable loss of some key talent&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Training&lt;/strong&gt; – Although university graduated increasing , the demand for skilled workers will require companies to provide training for new hires to meet demand&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Rewards&lt;/strong&gt; – companies must broaden their reward strategy to include non- financial elements&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4 element of human capital strategy correlated with how to retain and motivate employees, in the other word we could call “ employee engagement program “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;If we concern about engagement employee, its difficult to describe which parameter that employee feel happy to keep working and staying at the company , from Hay Survey in 2007, showed that employees will feel engage because of job satisfaction , talent management , innovation , direction and supervision.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Conclusion&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;By managing employees expectation and maintaining employees to contribute to the company. We could design human capital strategy as integrated and comprehensive program which is aligned with organization wide strategy.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-3292682170519409342?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/3292682170519409342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=3292682170519409342' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3292682170519409342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3292682170519409342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/10/human-capital-strategy-in-indonesia.html' title='Human Capital Strategy in Indonesia : Framework Approach'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-4957625507004454370</id><published>2008-10-13T00:50:00.000-07:00</published><updated>2008-10-13T00:59:12.159-07:00</updated><title type='text'>Membangun budaya keluarga berbasis nilai – nilai universal</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Teguh Yoga Raksa (2008)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Aneka kejadian akhir – akhir ini, dari mulai pencurian jemuran,pemerkosaan ayah – anak atau bahkan kasus besar sekelas pembunuh berantai dan Bom Bali I dan II, berawal dari nilai – nilai yang dianut, diyakini , dipercaya atau bahkan di jadikan sumber yang prinsipil dalam memberikan reaksi atau respon pada tingkah lakunya. Nilai – nilai inilah yang kemudian jadi pendorong orang untuk melakukan tindakan diluar koridor hukum.&lt;br /&gt;Nilai – nilai universal adalah nilai – nilai yang diterima oleh semua golongan , tidak dibatasi oleh suku , agama ras ataupun kepercayaan kelompok lainnya. Sebagai contoh kita dapat melihat nilai – nilai dasar Negara kita , dalam hal ini sesuatu yang sudah dirumuskan puluhan tahun yaitu nilai – nilai pancasila.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai pancasila bisa dijadikan contoh nilai – nilai universal yang sesuai dengan akar kebudayaan bangsa ini , sayangnya nilai – nilai ini kemudian mulai luntur diiringi oleh keraguan pada nilai – nilai tersebut. Keraguan ini tentunya bukan tanpa alasan. Kegagalan orde baru dijadikan patokan kegagalan pemerintahan berbasis pancasila. Saya tidak akan membahas lebih jauh apa yang sebetulnya terjadi , namun lebih karena ingin memberikan gambaran yang jelas tentang pentingnya nilai – nilai universal itu ,sehingga pada akhirnya negara ini akan seirama menuju kemajuan bersama karena memiliki visi dan misi yang jelas dengan kejelasan nilai – nilai yang di anut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemupukan kesadaran akan nilai – nilai ini tentunya akan sangat baik dimulai dari sejak dini, terutama dimulai dari keluarga. Keluarga merupakan tempat yang paling menentukan dalam hal pembentukan dan nilai – nilai yang selanjutnya akan menjadi kebiasaan. Menyadur apa disampaikan stephen covey dalam ceramah seven habits sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ sow a thought reap an action “&lt;br /&gt;“sow an action reap a habit”&lt;br /&gt;“ Sow habit reap a character”&lt;br /&gt;“ Sow a character , reap a destiny”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tanamlah watak maka raihlan aksi "&lt;br /&gt;"Tanamlah aksi raihlah kebiasaan"&lt;br /&gt;"Tanamkan kebiasaan raihlah karakter"&lt;br /&gt;"Tanamlah karakter maka raihlah nasib"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini menunjukan bahwa cara berpikir seseornag yang kemudian menjadi aksi pada akhirnya membentuk karakter seseorang , hal ini menjadi jelas bahwa faktor yang mempengaruhi pemikiran adalah nilai – nilai yang diyakini dan ditanamkan oleh orang terdekat dalam hal ini tentunya keluarga,sehingga sangatlah bijak jika para keluarga meyakini bahwa masa depan anak – anak mereka ditentukan oleh bagaimana cara para orang tua mendidik dengan nilai – nilai yang baik dan secara umum diterima oleh semua kalangan, bahkan lebih jauh nilai – nilai tentunya dikombinasikan dengan nilai – nilai agama yang dianut, yang tentunya secara prinsipil menuju hal yang sama yaitu kebenaran yang hakiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai – nilai universal ini tentunya bisa didefinikan oleh masing – masing keluarga tergantung pada latar belakang dan asal usul keluarganya itu sendiri, namun secara umum nilai – nilai luhur bangsa Indonesia bisa dijadikan acuan untuk membentuk anak yang baik dan tentunya diharapkan dapat memberikan kontribusi pada keluarga bahkan negaranya sekalipun, saya tidak akan menentukan apa itu namun saya akan ambil beberapa nilai- nilai yang dipercaya oleh bangsa ini selama puluhan tahun. Ada 5 nilai yang saya pikir cocok untuk semua dan dari suku maupun agama manapun yang ada di Indonesia :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai Ketuhanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengakui adanya kekuatan yang maha dan segala yang maha, dan tempat manusia meminta dan memohon pertolongan merupakan landasan dasar dari perilaku seseorang. Nilai inilah biasanya kental sekali dengan pola prilaku atau watak bahkan nasib seseorang seperti disebutkan stephen covey sebelumnya. Nilai ketuhanan erat kaitannya dengan prinsip hidup sesorang, sehingga sangat mempengaruhi pada respon seseorang atau bahkan rencana hidup di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai kemanusian dan keadilan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap orang yang hidup dimuka bumi ini tentunya sangat mengerti nilai – nilai kemanusian , dimana semua orang memiliki hak yang tentunya dibatasi oleh hak – hak orang lain. Semua orang berhak mendapatkan perlakuan yang sama, saling menghormati dan menghargai antar sesama tanpa melihat strata sosial , pangkat atau jabatan atau pun kekayaan seseorang. Semua harus dipandang adil tanpa membedakan satu sama lain sesuai dengan hak dan kewajibannya sebagai mahluk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai Kekeluargaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai ini tentunya , diejawantahkan dengan kebersamaan antar anggota keluarga , masyarakat ataupun negara. Semua orang merasa bagian dari keluarga besar yang barang tentu semuanya harus berdasarkan musyawarah dan mufakat tanpa harus mengorbankan beberapa pihak saja, atau secara pribadi kita harus berpikir ”win – win solution”, mencoba untuk mengerti terlabih dahulu , selanjutnya orang lain akan mengerti kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nilai Kejujuran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejujuran merupakan salah satu nilai yang sangat dijunjung tinggi dimanapun. Nilai ini dianggap sangat penting dalam berbagai hal dan segala segmen dalam kehidupan. Nilai ini juga dijadikan salah satu hal kunci sukses seseorang, bahkan selevel CEO sekalipun nilai ini dianggap yang paling penting. Jika kita melihat formulasi stephen covey dalam buku Speed of Trust tentang Hasil kerja , dia merumuskan bahwa Result (R1) adalah Initiave (I) dikalikan Execution (E) (R1 = I x E), jika komponen ini kemudian ditambahkan nilai kejujuran maka proses eksekusi atau pelaksanaan semakin cepat dalam hal ini formula menjadi (R1 = I x E x T ( Trust)). Nilai kejujuran merupakan nilai fundamental yang diakui oleh semua orang sebagai tolak ukur kebaikan seseorang dalam kehidupan sehari – harinya , bagaimanapun pintarnya , bagaimanapun berwibawa dan bijaksanannya seseorang jika dia tidak jujur pada akhirnya tidak akan diakui orang sebagai pemimpin yang baik atau bahkan di cap menjadi manusia yang tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir tulisan saya ingin mengajak , semua pembaca untuk mencoba memformulasikan nilai – nilai universal ini kedalam keluarga, masyarakat bahkan akhirnya akan berimbas pada negara, saya percaya dan yakin jika semua nilai – nilai universal ini diinternalisasikan di semua warga negara indonesia melalui organisasi terkecil yaitu keluarga, maka negara ini akan maju dan berkembang tanpa ada korupsi , kolusi maupun nepotisme yang membawa pada kehancuran bangsa ini. Selamat mencoba , salam pembelajar , learn – action and success ( TY)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-4957625507004454370?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/4957625507004454370/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=4957625507004454370' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/4957625507004454370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/4957625507004454370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/10/membangun-budaya-keluarga-berbasis.html' title='Membangun budaya keluarga berbasis nilai – nilai universal'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-3543289573278075193</id><published>2008-09-14T22:42:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T22:49:43.843-07:00</updated><title type='text'>Be A Strategic ...</title><content type='html'>(mari berkontribusi bagian 3)&lt;br /&gt;by Teguh Yoga Raksa (2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Meneruskan tulisan sebelumnya, bertajuk mari berkontribusi, dengan memformulasikan 5 kebiasaan unggul untuk menjadi karyawan unggul yaitu : &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Be a positive ,Be a Strategic , Be a Good finder, Be a Problem Solver  and Be a motivator.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; Pada tulisan ketiga ini akan kita diksusikan bagaimana menjadi karyawan yang berfikir strategis.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Alkisah seorang karyawan namanya Jaka. Jaka adalah orang yang berbeda dengan karyawan lainnya, walaupun agak pendiam dia selalu memandang positif keadaan (baca :  be a positif).  Setiap pekerjaan yang ditugaskan kepadanya dia lakukan dengan sepenuh hati dan sungguh – sungguh, walaupun pekerjaan yang dia kerjakan sangat tidak masuk hitungan orang – orang sekelas lulusan amerika seperti dia. Suatu ketika terjadi pergantian kepemimpinan di kantor Jaka, selang beberapa bulan dari proses itu orang mulai resah, pemimpin yang satu ini sangat tidak mengerti bawahannya. Tipe kepemimpinannya berbeda dengan pemimpin sebelumnya, tidak mau tahu keadaan yang terjadi dan memerintahkan sesuatu dengan seenaknya dan setiap kali meeting tidak pernah meminta pendapat dari yang lain, dia memang tipe orang yang percaya pada diri sendiri dan memandang dunia dengan kaca matanya sendiri. Semua orang merasa Demotivasi melihat keadaan ini, mereka hanya senang membicarakan kejelekan – kejelekan dari pimpinan baru ini. Setiap makan siang semua orang beramai – beramai membicarakan kelemahan demi kelemahan dari pimpinan kita ini. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jaka tidak ikut arus tersebut, setiap tugas ini dan itu yang diberikan, dia mengerjakan dengan sepenuh hati dan dia mencoba membuat lebih dari apa yang diharapkan si bos yang satu ini. Dia membuat prediksi kebutuhan bos, dengan membuat laporan disertai masukan – masukan untuk kepentingan dan kelangsungan perusahaan. Sehingga pemimpin yang baru ini tidak perlu repot –repot menganalisa dan membuat kesimpulan dari permasalahan yang terjadi, dia hanya melanjutkan temuan yang diperoleh Jaka sebelumnya. Jaka mencoba menutupi kelemahan – kelamahan bos barunya dengan membuat pekerjaannya lebih dari orang lain , dia lebih berpikir kedepan , memandang permasalahan diluar kebiasaan dan selalu melihat  sisi yang lain yang sangat penting yang dia kerjakan, tentunya dia sangat bangga dengan kontribusinya pada perusahaan. Dia menganalisa dengan tepat, memberikan masukan dan menyajikan secara profesional dalam  file presentasi sehingga bosnya mudah membaca dan memahami apa yang sedang terjadi. Berbeda dengan teman – teman yang lain yang hanya mengeluh dan membesarkan kelemahan – kelemahan bosnya tanpa mencoba membantu untuk menyelesaikan permasalahan dan lebih cenderung untuk menyalahkan orang dan keadaan. Sehingga pada akhirnya Jaka menjadi orang nomor dua di perusahaan tersebut, bos yang satu ini tidak akan memutuskan sesuatu sebelum meminta pendapat Jaka , sungguh mengesankan ?.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sekelumit cerita tadi mungkin bisa memperlihatkan contoh sederhana bagaimana perbedaan cara berpikir seseorang. Jaka memperlihatkan bagaimana cara berpikir yang lebih strategis dibanding teman – teman sekerjanya. Memandang sesuatu dari berbagai sudut dengan mencoba menyelesaikan permasalah tanpa harus menyalahkan orang , kondisi lingkungan atau apapun itu. Dia tidak sekedar menyelesaikan pekerjaannya akan tetapi dia lebih melihat kedepan apa yang diperlukan dan permasalah yang mungkin timbul. Kalo kita  ambil definisi dari salah satu sumber (&lt;a href="http://www.cfar.com/Documents/strathink.pdf"&gt;http://www.cfar.com/Documents/strathink.pdf&lt;/a&gt;.) apa itu berpikir strategis kira – kira definisi secara sederhana sebagai berikut : &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;“&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Strategic thinking is a way of understanding the fundamental drivers of a business and rigorously (and playfully) challenging conventional thinking about them, in conversation with others. Strategic thinking focuses on finding and developing unique opportunities to create value by enabling a provocative and creative dialogue among people who can affect a company’s direction&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; “&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Secara sederhana mungkin kita bisa dapat gambaran bahwa orang yang berpikir strategis  kurang lebih adalah seperti sosok Jaka yang fokus pada bagaimana melihat sisi lain dari tugas yang dilakukannya untuk  membuat nilai tambah (value added) untuk kepentingan perusahaan/Customer dengan melihat permasalahan yang mendasar dengan mencoba cara berpikir yang lain dari pada yang lain dengan mengakomodasi semua resources yang ada.&lt;br /&gt;Semoga kita dapat menjadi sosok – sosok Jaka yang dapat memberikan yang terbaik untuk kemajuan perusahaan dengan melakukan yang terbaik …selamat mencoba, salam pembelajar , learn , action and success (TY) &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-3543289573278075193?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/3543289573278075193/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=3543289573278075193' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3543289573278075193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3543289573278075193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/09/be-strategic.html' title='Be A Strategic ...'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-7056289536629540464</id><published>2008-09-14T22:31:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T22:41:53.825-07:00</updated><title type='text'>Mari berkontribusi….</title><content type='html'>(bagian 2)&lt;br /&gt;by Teguh Yoga Raksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Setelah mencoba menjadi apa yang diharapkan perusahaan, dengan 7 tips yang sebelumnya saya sebutkan (baca kontribusi bagian I), dengan memulai dari diri sendiri dan dengan sepenuh hati berkontribusi . Saya mencoba mencuplik beberapa formulasi orang – orang sukses terdahulu untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari – hari, diantaranya : &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Be a positive ,Be a Strategic , Be a Good finder, Be a Problem Solver and Be a motivator&lt;/em&gt;.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;Be a positive&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Salah satu tingkah laku orang sukses yang sering digunakan banyak orang adalah selalu berpikir positif. Berfikir positif ini tentunya bukan hanya sekedar selalu berpikir positif tanpa adanya landasan yang jelas atau pertimbangan yang tepat. Dasar kebiasaan ini tentunya dimulai semua hal yang terkait pada kegiatan sehari – hari yang selalu kita lakukan, menjadikan semua peristiwa menjadi peluang dengan tetap berkeyakinan positif di masa yang akan datang. Berpikiran positif bisa diinterpretasikan pada beberapa tingkah laku kita sehari –hari , seperti : selalu melihat sisi baik, tidak pernah berprasangka buruk pada keadaan,orang maupun pekerjaan, selalu berkeyakinan bahwa ada sisi baik dibalik kejadian dan lain – lain , Mungkin anda tahu bagaimana kisah sukses seorang Gardner yang dengan tegar dan selalu positif, berjualan mesin sinar x, sambil melakukan usaha lain untuk bekerja di pasar saham (Lihat film : Pursuit of Happiness). Seorang Bill Gates yang dengan berani mendekati seseorang di kedai kopi untuk menyanggupi membuatkan perangkat lunak beberapa minggu lebih cepat dibanding dengan perusahaan lain yang saat itu sudah melakukan penawarannya pada perusahaan besar sekelas IBM, dari peristiwa itulah awal mula munculnya Microsoft DOS atau Lebih dikenal dengan MS DOS. Atau bahkan bapak proklamator kita Ir. Soekarno yang selalu berpikir positif walaupun ditentang habis – habisan oleh pejajah dengan segala perlakuan yang diterima beliau, dia percaya dan yakin bahwa kemerdekaan Negara ini akan tercapai dengan cara apapun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Semua kisah sukses tersebut tentunya diawali dari cara berpikir yang selalu positif, Ir. Soekarno, Gardner maupun Gates selalu yakin bahwa apapun yang terjadi pada akhirnya akan ada pelajaran yang dapat dipetik, tapi barang tentu semua pekerjaan yang dilakukan oleh ketiga orang tersebut disertai dengan kerja keras dan sepenuh hati. Jika digambarkan bagaimana respon seseorang terhadap situasi serta hal – hal yang mempengaruhi keputusan untuk bertindak dapat digambarkan seperti telihat pada gambar (LAS®model). (bersambung…)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-7056289536629540464?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/7056289536629540464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=7056289536629540464' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/7056289536629540464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/7056289536629540464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/09/mari-berkontribusi_14.html' title='Mari berkontribusi….'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-5511540870433195770</id><published>2008-09-14T22:25:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T22:29:06.712-07:00</updated><title type='text'>Mari Berkontribusi .....</title><content type='html'>by Teguh Yoga Raksa (2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Pernahkan terpikir, menjawab beberapa pertanyaan yang mungkin terlintas dalam pikiran anda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bagaimana kontribusi kita pada kesukesan perusahaan ?&lt;br /&gt;Bagaimana kalo kita tidak ada ?&lt;br /&gt;Bagaimana kalo kita tidak bekerja secara optimal ?&lt;br /&gt;Bagaimana jika keberadaan kita sebetulnya tidak berpengaruh pada kinerja perusahaan ?&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, mari kita telusuri sebetulnya seberapa penting kontribusi kita pada perusahaan. Saya ingin mencoba mengajak para pembaca termasuk saya, untuk merenungi apa sih yang kita berikan pada perusahaan. Saya ingat sekali orang besar No.1 USA, pernah berkata : ” Jangan tanya, apa yang pernah negara berikan kepada anda, tapi tanyakanlah apa yang sudah anda berikan pada Negara ?”. Saya akan menganalogikan ”Negara” dengan ”Perusahaan”. Sehingga jelas sekali bahwa sebetulnya apa yang diharapkan oleh orang besar seperti J.F.Kennedy, adalah bagaimana kita memiliki semangat untuk berkontribusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadikan kita selalu bersemangat untuk berkontribusi dalam bekerja, kita lebih produktif dan selalu tertantang, mari kita bersama – sama bertanya pada diri kita ,”Apa yang telah kita berikan pada perusahaan ?”. Pertanyaan inilah yang selanjutnya kita akan diskusikan terkait dengan bagaimana seharusnya kita harus menyikapi apa yang kita kerjakan, yang selanjutnya berhubungan dengan perilaku dan kinerja kita. Untuk menelusuri apakah yang kita kerjakan terkait dengan kesuksesan perusahaan tentunya kita bisa menentukan ukuran kinerja yang sesuai dengan kontribusi kita. Beberapa kerangka kerja yang banyak dipergunakan kebanyakan perusahaan adalah bahwa ukuran kinerja seseorang dalam kesehariannya ada hubungan dengan visi dan misi perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari visi dan misi perusahaan selanjutnya diturunkan pada peta strategi, dan pada akhirnya dijadikan ukuran kinerja individu tiap karyawan. Diharapkan dari sini kita dapat melihat sejauh mana kita berkontribusi pada perusahaan yang kita tempati. Adanya kaitan apa yang kita kerjakan dengan tujuan perusahaan tentunya akan mendorong kita untuk terus berkarya dan tetap merasa bahwa kita sangat diperlukan oleh perusahaan. Hal ini kemudian diharapkan dapat membuat motivasi karyawan selalu tinggi dan terjaga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggapan bahwa departemen tertentu saja yang memegang peranan penting dalam kelangsungan perusahaan, tentunya akan membuat beberapa persepsi negatif dari karyawan di luar departemen itu, padahal tentunya semua pihak yang terkait dengan jalannya perusahaan memegang peranan penting sesuai dengan takaran kontribusinya masing – masing. Nah untuk itu mari kita mengubah pola pikir kita menjadi lebih positif dimana semua pihak berperan dan berkontribusi untuk kemajuan perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengaplikasikan dalam kegiatan sehari – hari berikut adalah 7 tip yang mungkin dapat dilakukan (diambil dari berbagai sumber –red) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengubah cara pikir selalu positif, dimana selalu bertanya apa yang sudah kita berikan pada perusahaan ?&lt;br /&gt;Prinsip 1% improvement, setiap hari selalu meningkatkan kinerja/perilaku sebanyak 1 %.&lt;br /&gt;Kualitas merupakan tanggung jawab kita bersama.&lt;br /&gt;Kualitas merupakan hasil dari kerjasama.&lt;br /&gt;Kerja adalah ibadah.&lt;br /&gt;Mulai dengan benar dari sejak awal.&lt;br /&gt;Mulai dari diri sendiri dan mulai dari hal yang kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya kita semua tahu bahwa karyawan memegang peranan penting bagi perusahaan. Untuk itu mari “dari diri sendiri” dan “mulai dari hal yang kecil” serta “mulai dari sekarang”, kita bersama – sama berkontribusi demi kemajuan perusahaan. Selamat mencoba, salam pembelajar ...Learn, Action and Success (TY)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-5511540870433195770?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/5511540870433195770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=5511540870433195770' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/5511540870433195770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/5511540870433195770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/09/mari-berkontribusi.html' title='Mari Berkontribusi .....'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-3417759112372086911</id><published>2008-09-14T22:19:00.000-07:00</published><updated>2008-09-14T22:24:29.609-07:00</updated><title type='text'>Peran Manajer Lini dalam Pengembangan SDM</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa (2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil survey yang dilakukan oleh personnel Today’s menunjukan bahwa 80.2% dari 121 organisasi yang yang berpartisipasi dalam survey menyatakan bahwa organisasi saat ini mulai mendelegasikan tanggung jawab di bidang HR, diantaranya menangani keluhan karyawan, masalah pengelolaan disiplin karyawan kapada para manajer lini. Hal ini dimungkinkan pada perkembangan selanjutnya peran menajer lini akan lebih banyak lagi terkait dengan tanggung jawabnya di bidang HR, lantas apakah peranan departemen HR ? Apakah divisi HR kemudian tidak diperlukan lagi ? tentu saja tidak demikian Karena pada kenyataannya masalah HR bukan semata – mata hanya masalah terkait HR saja, akan tetap tetapi terkait  masalah hidup matinya suatu organisasi. Peranan manajer lini sesungguhnya lebih efektif dalam menjalankan manajemen HR sehari – hari, hal ini dilandasi oleh peran manajer lini yang lebih dominan dalam hal interaksi dengan karyawan. Selanjutnya hal ini kemudian menjadi dasar mengapa beberapa organisasi menganggap bahwa pengalihan peran manajer lini sangat penting dalam hal pengelolaan dan pengembangan SDM. Divisi HR sendiri lebih berperan dalam membuat kebijakan – kebijakan SDM yang harus dijalankan di sebuah Organisasi.&lt;br /&gt;Efektifitas peran manajer lini dalam hal pengelolaan SDM tentunya tergantung pada kemampuan para manajer tersebut terkait dengan tugas dan tanggung jawabnya di bidang HR. Untuk menambah pemahaman dalam hal peranan barunya tentunya diperlukan pembekalan terkait dengan skill dan pengetahuan para manajer, beberapa metode yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan pelatihan terkait dengan pemahaman kebijakan dan regulasi perusahaan terkait dengan masalah – masalah HR. Selain itu juga dapat dilakukan dengan pemberian tugas dan tanggung jawab dari manajemen terkait dengan program pengembangan SDM di area kerja terkait. Sebagai contoh, berikut beberapa kompetensi umum yang diperlukan oleh manajer lini dalam hal pengelolaan SDM, HR Development Competencies ( Organizing HR, Training Needs, Building Effective Teamwork, Labor Law and Personnel Management, Ethical Management Behaviour dan lain – lain ), General Management Competencies (Negotiation Skill, Client Relations dan lain – lain) dan Advanced management competencies ( HR planning and management, leadership dan lain  - lain ).&lt;br /&gt;Penambahan peran manajer lini terkait dengan pengelolaan SDM memegang peranan penting dalam sebuah organisasi terutama terkait efektifitasi dari penerapan inisiatif dan program HR yang sedang dan akan dijalankan. Perlu disadari bahwa proses – proses perubahan terkait dengan pencapaian target dan tujuan organisasi tergantung pada manajer lini dan SDM yang menjalankannya, sehingga diperlukan strategi dalam pengelolaan yang tepat. Penambahan fungsi manajer lini dalam pengelolaan SDM diharapkan dapat memberikan sinergi dan kontribusi lebih, demi kelangsungan sebuah organisasi. Sebagai bagian dari divisi HR mari kita mencoba memberikan pemahaman pentingnya peranan manajer lini di perusahaan kita dalam hal pengelolaan SDM..dimulai dari hal yang kecil dan diri kita sendiri..selamat mencoba ..salam pembelajar Learn, Action and Success ( TY)&lt;br /&gt;Reference : Majalah HC Edisi Mei 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-3417759112372086911?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/3417759112372086911/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=3417759112372086911' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3417759112372086911'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3417759112372086911'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/09/peran-manajer-lini-dalam-pengembangan.html' title='Peran Manajer Lini dalam Pengembangan SDM'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-2805802896894778015</id><published>2008-07-24T08:23:00.000-07:00</published><updated>2008-07-24T08:25:18.413-07:00</updated><title type='text'>Apakah itu Loyalitas dalam Bekerja?</title><content type='html'>By Teguh Yoga Raksa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, adalah hari terakhir Anto bekerja di sebuah perusahaan besar dan paling ngetop di Jakarta. Teman-temannya menyayangkan kepindahan Anto karena dia sangat potensial untuk menjadi pemimpin di masa depan. Dengan pencapaiannya tahun lalu, selain itu dia juga menjadi “ employee of the year” dua tahun berturut – turut, dia berpeluang untuk menjadi pimpinan cabang tahun depan, sayang dia memilih untuk pindah ke perusahaan lain di kota Bandung karena atasannya dia pindah 2 bulan sebelumnya, kebetulan dia di ajak pindah ke tempat baru bekas atasannya itu. Lain halnya dengan Siti dia memilih pindah ke perusahaan lain karena merasa pekerjaan saat ini di perusahaanya sekarang kurang menantang, sementara Nova karena perusahaan yang baru lebih bergengsi dan terkenal walaupun gaji yang ditawarkan ditempat baru lebih buruk dari perusahaannya saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ini sering dan mungkin pernah anda alami, apakah kita orang yang pindah pekerjaan dari satu perusahaan ke perusahaan lain adalah orang loyal? atau orang yang selamanya bekerja di satu perusahaan sampai pensiun adalah seorang yang loyal?&lt;br /&gt;Ataukah kita harus loyal pada bidang kerja yang kita geluti ..selamat mencoba mendefinisakan apakah itu loyalitas?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-2805802896894778015?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/2805802896894778015/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=2805802896894778015' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2805802896894778015'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2805802896894778015'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/07/apakah-itu-loyalitas-dalam-bekerja.html' title='Apakah itu Loyalitas dalam Bekerja?'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-1135160524008401903</id><published>2008-06-08T06:53:00.013-07:00</published><updated>2008-06-08T07:10:58.285-07:00</updated><title type='text'>Menjadi Manusia dan Memanusiakan Pikiran</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span class=" to_transl_class" id="0" title="Click to correct"&gt;by&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="1" title="Click to correct"&gt;Teguh&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="2" title="Click to correct"&gt;Yoga&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="3" title="Click to correct"&gt;Raksa&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=" to_transl_class" id="5" title="Click to correct"&gt;Sulit&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="6" title="Click to correct"&gt;bagaimana&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="7" title="Click to correct"&gt;memposisikan&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="10" title="Click to correct"&gt;sebagai&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="11" title="Click to correct"&gt;manusia&lt;/span&gt; ? &lt;span class=" to_transl_class" id="12" title="Click to correct"&gt;coba&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="13" title="Click to correct"&gt;bayangkan&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="18" title="Click to correct"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="19" title="Click to correct"&gt;berada&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="21" title="Click to correct"&gt;dunia&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="22" title="Click to correct"&gt;binatang&lt;/span&gt; ?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;span class=" to_transl_class" id="23" title="Click to correct"&gt;apakah&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="25" title="Click to correct"&gt;anda&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="26" title="Click to correct"&gt;akan&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="27" title="Click to correct"&gt;mencoba&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="28" title="Click to correct"&gt;menjadi&lt;/span&gt; &lt;span class=" to_transl_class" id="29" title="Click to correct"&gt;binatang&lt;/span&gt; ? &lt;span class=" to_transl_class" id="37" title="Click to correct"&gt;sulit&lt;/span&gt; bukan menjawabnya ..&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;apakah anda akan mencoba memanusiakan semua binatang ?  itulah mungkin yang anda alami sekarang ..di tempat kerja anda , atau di keluarga anda mungkin ..mencoba untuk menjadi manusia yang baik, tetapi lingkungan anda , teman anda bahkan saudara anda memaksa untuk berbuat tidak baik.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;pengaruh lingkungan memang sangat besar mempengaruhi tingkah laku kita , bahkan reaksi terhadap apa yang menimpa kita. perbedaan orang besar dengan manusia pada umumnya adalah bagaimana dia memberikan reaksi terhadap masalah , pendapat, kejadian atau apapun yang menimpa dirinya ..dan reaksi itu kemudian menjadikan dirinya besar..dan dikagumi so..marilah kita menjadi manusia , bereaksi seperti manusia besar , dan selalu memanusiakan pikiran kita walaupun kita hidup dilingkungan yang serba hewani ini ...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-1135160524008401903?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/1135160524008401903/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=1135160524008401903' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/1135160524008401903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/1135160524008401903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/06/menjadi-manusia-dan-memanusiakan_08.html' title='Menjadi Manusia dan Memanusiakan Pikiran'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-4396637055711253196</id><published>2008-05-17T02:00:00.000-07:00</published><updated>2008-05-17T02:34:59.850-07:00</updated><title type='text'>Mengelola SDM secara tepat ( Bagian I)</title><content type='html'>by Teguh Yoga Raksa &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara pengelolaan sumber daya manusia (SDM) memang agak rumit, walaupun formulanya akan sederhana jika kita sudah memahami hakikat dari peran dan tanggung jawab dari manusia itu sendiri. Mari kita lebih persempit pembahasan kita mengenai pengelolaan SDM di sebuah korporasi atau organisasi. Sebut saja kisah sukses GE dengan " Welch Way " - nya, dapat menciptakan organisasi yang efektif dan efesien melalui re-engineeringnya yang merupakan bagian dari implementasi total quality management, walaupun tidak tersirat menggunakan konsep pemikiran ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengelolaan SDM tentunya hal yang sangat penting dari sebuah organisasi, walaupun peran ini kemudian bisa dilakukan bukan hanya oleh departement SDM sendiri , akan tetapi merupakan tanggung jawab dari semua line manager untuk mengelola pengembangan orang/karyawan  di organisasi. Ada kata kunci yang penting yang biasanya hanya digunakan organisasi sebagai jargon " awereness" akan pengelolaan karyawan, yaitu bahwa karyawan adalah " aset". Akan tetapi biasanya hal ini hanyalah jargon yang digunakan , pada pelaksanaannya organisasi masih menganggap karyawan hanyalah sebagai biaya/cost. Jika ada masalah dengan perusahaan /organisasi masalah yang kemudian bisa disalahkan adalah salah dalam perencanaan sumber daya atau lebih dikenal dengan istilah manpower planning, dan solusinya biasanya adalah bagaimana caranya menguranngi karyawan supaya biaya operasional menjadi berkurang, nah ..bukannya hal ini adalah anggapan bahwa karyawan hanyalah bagian dari biaya perusahaan yang sewaktu - waktu dengan mudahnya kita ..hilangkan  (yupp bravo karyawan ..). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi perusahaan tentunya saya harus juga bersikap adil akan hal ini ( yupp bravo perusahaan..) , karyawan yang seperti apa yang harus dianggap " aset"? perusahaan sebesar GE misalnya tertunya sudah mengidentifikasi karyawan - karyawan mana yang merupakan karyawan kunci calon pimpinan di masa depan , sehingga diperlukan penanganaan yang khusus dalam hal ini . Program pengembangan dan pengeloaan SDM yang dilakukan perusahaan tentunya juga disesuaikan dengan visi , misi dan budaya perusahaan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan sebesar GOOGLE misalnya menyediakan infrastuktur/ fasilitas yang menyenangkan di tempat kerjanya , selain itu menciptakan budaya kreatif dengan memberikan kebebasan 20% dari waktu kerjanya untuk menghasilkan sesuatu yang disenangi dan bisa memberikan kontribusi kepada perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kata kunci yang saya sebutkan sebelumnya, " aset " dan "Cost" tentunya dua pengelompokan ini ditentukan oleh " Kontribusi " karyawan pada perusahaan. nah tentunya pengelolaan atau pengukuran kontribusi karyawan juga harus tepat sasaran, sehingga diperlukan sistem pengukuran kinerja atau lebih dikenal dengan performance management system (PMS)...nah tentunya saya ingatkan pengelolaan sistem ini juga harus disesuaikan dengan budaya perusahaan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain proses pengukuran kinerja , hal lain yang sangat terkait ini adalah bagaimana hubungannya dengan renumerasi yang diperoleh, yang harus disesuaikan dengan sistem pengukuran kinerja yang sebelumnya tentunya diharapkan secara adil dapat mengukur kontribusi karyawan pada perusahaan .., sistem ini tentunya harus disesuaikan kembali buadaya dari organisasi itu sendiri..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sistem renumerasi perusahaan biasanya merupakan faktor penarik bagi orang untuk bergabung diperusahaan tersebut, namun tentunya bukan hal saja yang menjadi faktor penarik seseorang untuk melamar di sebuah perusahaan ..nah hal ini sangat menarik sekali untuk dibahas , tentunya dalam rangka menjaring calon pelamar yang memang merupakan calon - calon pimpimpinan dimasa depan demi kelangsungan organisasi. Dalam istilah yang lebih populer adalah " Cream of the milk " , atau "talented people", "Warrior" , "future leader" , dll..&lt;br /&gt; ....kata kunci dari sistem yang dibangun / dibuat tentunya ada penyesuaian dengan budaya perusahaan  dan "acceptence"/ " Buy in " dari seluruh anggota organisasi...(bersambung )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-4396637055711253196?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/4396637055711253196/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=4396637055711253196' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/4396637055711253196'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/4396637055711253196'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/05/mengelola-sdm-secara-tepat-bagian-i.html' title='Mengelola SDM secara tepat ( Bagian I)'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-1034264042724012133</id><published>2008-03-26T05:32:00.000-07:00</published><updated>2008-03-26T05:40:40.949-07:00</updated><title type='text'>Mengenal Material Ferrolektrik ..</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa (2008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;em&gt;Keingintahuan mendorong kita untuk mencoba menemukan sesuatu yang menjadi rahasia alam, rahasia yang berada diluar pengertian kita, yang tidak berguna untuk kita dan kita tidak seharusnya  berharap untuk belajar&lt;/em&gt;" (Agustine of Hippo, Orang kristen suci )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian feroelektrik telah dikembangkan sejak tahun 1960, karena bahan tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti sensor, mikroelektronika dan lain-lain, bahkan diprediksikan dapat melebihi keunggulan bahan ferromagnetik  dalam hal penyimpanan memori ( Umiati dkk.,2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu kelebihan bahan ferroelektrik adalah kemampuan mengubah polarisasi internal dengan menggunakan medan listrik yang sesuai dan polarisasi spontan dari material tersebut. Polarisasi spontan sangat menentukan kualitas bahan  tersebut. Berbagai macam bahan ferroelektrik telah ditemukan seperti BaTiO3, PbTiO3, NH4HSO4 dan lain sebagainya . Salah satu bahan ferroelektrik yang banyak mendapat perhatian akhir-akhir ini adalah jenis Lead Zirconate Titanate, PbZr1-xTixO3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahan ferroelektik terdiri dari senyawa kimia yang kompleks, sampai saat ini sudah hampir 100 senyawa inorganik ferroelektrik, senyawa yang sederhana misalnya NH4HSO4 (Monoklinik), KH2PO4 (Orthorombik) dan BaTiO3 (Tetragonal).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Material elektronik khususnya dielektrik yang mempunyai polarisasi spontan serta mempunyai kemampuan mengubah polarisasi internal dengan menggunakan medan listrik yang sesuai, dikenal dengan material  ferroelektrik. Pada tahun 60-an sampai 70-an bahan ferroelektrik lebih banyak dibuat dalam bentuk kristal tunggal maupun Bulk. Penggunaan  film tipis ferroelektrik sebagai memori banyak keuntungannya dibanding sistem magnetik. Sistem magnetik hanya mampu menyimpan  105 bit/cm2, sedangkan memori terbuat dari ferroelektrik menyimpan hingga 108 bit/cm2. Salah satu contoh ferroelektrik adalah Lead Zirconate Titanate, PbZr1-xTixO3, material ini sangat luas penggunaannya dalam bentuk keramik polikristalin dan banyak digunakan dalam berbagai bidang industri. Dalam divais piezoelektrik PZT digunakan sebagai filter, resonator, aktuator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika temperatur ferroelektrik lebih rendah dari fase material  paraelektrik ke ferrolektrik tanpa dikenai medan listrik luar , jumlah momen dipol mendekati nol meskipun setiap unit sel terpolarisasi secara spontan. Momen dipol dengan polarisasi P dan volume V adalah PV dan total momen dipol bahan dapat ditentukan jika volume domain diketahui yaitu , dengan jumlah untuk semua domain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuat tidaknya polarisasi ferroelektrik tidak hanya tergantung pada medan listrik luar tetapi tergantung pada kondisi polarisasi sebelumnya. Fenomena ini dikenal dengan histerisis listrik.&lt;br /&gt;Sifat domain ferrolektrik keramik lead zirconate titanate (PbZr1-x Tix O3 - PZT) telah diteliti dengan menggunakan mikroskop elektron transmisi (TEM) bahwa pada komposisi  x = 0.06 sampai x = 0.45 berada pada fase rombohedral     (Ricote, Whatmore and Barber ,1999).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode penumbuhan film tipis PZT diantaranya Chemical Vapor Depotition (CVD), Pulse Laser Ablation Depotition (PLAD), Solution Gelation (Sol-Gel) dan sputtering. Metode sputtering adalah metode yang memiliki keunggulan dibanding metode lainnya, yaitu laju deposisi yang besar, struktur stokiometri yang mudah dikendalikan serta dapat dilakukan dalam temperatur rendah atau tinggi, penggunaan DC unbalanced magneton sputtering berguna untuk menghindarkan resputtering oksigen yang dapat merusak kualitas film yang dihasilkan (Umiati dkk., 2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bersambung..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-1034264042724012133?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/1034264042724012133/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=1034264042724012133' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/1034264042724012133'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/1034264042724012133'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/03/mengenal-material-ferrolektrik.html' title='Mengenal Material Ferrolektrik ..'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-2939696285432979450</id><published>2008-02-23T22:41:00.000-08:00</published><updated>2008-02-23T22:45:50.937-08:00</updated><title type='text'>Pembangkit Listrik Tanpa Tenaga Apapun (PLTAA)</title><content type='html'>by Teguh Yoga Raksa (2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal ide ini dimulai ketika saya iseng-iseng belajar membuat tulisan, eh..ternyata aliran listrik seketika mati, dengan sangat menyesal saya tidak menyimpan file yang sudah saya tulis, oh..alangkah malangnya saya saat itu saya sudah membuat tulisan hampir dua  halaman penuh. Dari kejadian itu kemudian saya berfikir bagaimana caranya menghasilkan energi listrik secara spontan dan terus menerus, saya teringat bagaimana aliran listrik timbul. Adanya perubahan fluks magnet dalam sebuah kumparan, hal ini dapat dijadikan ide dasar dalam membangun pembangkit listrik sederhana bantuan air, uap bahkan nuklir sekalipun, saya hanya ingin membuat pembangkit listrik yang terus menerus menghasilkan energi listrik tanpa bantuan apapun kecuali peralatan yang saya rancang. Ok..langkah selanjutnya adalah memikirkan komponen yang mungkin kita dapat gunakan sebagai miniatur pembangkit listik ini. Tentunya saya harus menyediakan sebuah magnet permanen dan kumparan kawat untuk menghasilkan medan magnet induksi. Sampai tahap ini agak membingungkan bagaimana membuat sebuah magnet bergerak terus menerus agar menghasilkan perubahan fluks magnet dalam kumparan dan menyebabkan arus listrik induksi. Andaikan punya tiga magnet batang dan yang kedua magnet saya letakan di tengah dan yang lain saya letakan di kedua kutub dengan membuat kutub yang sejenis behadapan, dengan memberikan sedikit ayunan pada magnet yang berada di tengah-tengah akan menyebabkan magnet yang berada di pusat berosilasi, ketika salah satu ujung magnet menyentuh magnet yang lain dengan sedirinya dia akan terdorong kembali karena kedua kutub medan magnet yang bertemu berlawanan untuk lebih jelasnya  perhatikan rancang bangun pembangkit listrik spontan berikut (gambar1). Modifikasi dari alat ini dapat dengan memperbanyak lilitan koil sehingga dapat menghasilkan tegangan yang besar, selain itu kita dapat merancang bagaimananya caranya sehingga gerakan menjadi cepat, atau dapat pula hasil keluaran alat di buat transformator step up sehingga menghasilkan tegangan yang besar.&lt;br /&gt;Di akhir tulisan ini saya ingin menanyakan pada pembaca foton mungkin nggak peralatan ini dapat buat ?  apa kelemahan dari alat ini ? apakah mungkin magnet yang berada di pusat dapat terus-menerus bergerak ( he..he..mungkin nggak ya.)? Atau mungkin punya ide yang lebih masuk akal dibanding peralatan ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-2939696285432979450?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/2939696285432979450/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=2939696285432979450' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2939696285432979450'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2939696285432979450'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/02/pembangkit-listrik-tanpa-tenaga-apapun.html' title='Pembangkit Listrik Tanpa Tenaga Apapun (PLTAA)'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-7247546848760898421</id><published>2008-01-29T04:03:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T04:20:32.946-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita..'/><title type='text'>Dongeng Fisika</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:data context="By ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="1" language="0" st="on"&gt;&lt;b style=""&gt;By&lt;/b&gt;&lt;/st1:data&gt; Teguh &lt;st1:data context="By Teguh Yoga ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="10" language="0" st="on"&gt;Yoga&lt;/st1:data&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b style=""&gt; &lt;/b&gt;Raksa (2005)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Kolom ini &lt;st1:data context="Kolom ini akan ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="11" language="0" st="on"&gt;akan&lt;/st1:data&gt; bercerita tentang kisah-kisah &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="45" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; menarik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dongeng tokoh-tokoh fisika &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="93" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; terkenal serta sebagian saya &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="127" language="0" st="on"&gt;akan&lt;/st1:data&gt; sajikan artikel asli &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang ???????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="153" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; pernah &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di ?????????????????????????????????????????????????????" startpos="165" language="0" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi kali ini akan saya ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="208" language="0" st="on"&gt;kali&lt;/st1:data&gt; ini &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi kali ini akan saya ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="217" language="0" st="on"&gt;akan&lt;/st1:data&gt; saya sajikan sekilas tentang &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi kali ini akan saya sajikan sekilas tentang Einstein ??????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="251" language="0" st="on"&gt;Einstein&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi kali ini akan saya sajikan sekilas tentang Einstein dan ??????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="260" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; teorinya serta cuplikan &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi kali ini akan saya sajikan sekilas tentang Einstein dan teorinya serta cuplikan dari ?????????????????????????????????????" startpos="288" language="0" st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; beberapa artikelnya &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi kali ini akan saya sajikan sekilas tentang Einstein dan teorinya serta cuplikan dari beberapa artikelnya yang ????????????" startpos="313" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; terkenal &lt;st1:data context="Kolom ini akan bercerita tentang kisah-kisah yang menarik  dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi kali ini akan saya sajikan sekilas tentang Einstein dan teorinya serta cuplikan dari beberapa artikelnya yang terkenal dan ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????. Dongeng ini saya tulis dari beberapa sumber tapi yang paling dominan saya mengambil dari encylopedia." startpos="321" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; tulisan beberapa tokoh tentang &lt;st1:data context="Kolom ini akan bercerita tentang kisah-kisah yang menarik  dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi kali ini akan saya sajikan sekilas tentang Einstein dan teorinya serta cuplikan dari beberapa artikelnya yang terkenal dan tulisan beberapa tokoh tentang Einstein. Dongeng ini saya tulis dari beberapa sumber tapi yang paling dominan saya mengambil dari encylopedia." startpos="356" language="0" st="on"&gt;Einstein.&lt;/st1:data&gt; Dongeng ini saya tulis &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi kali ini akan saya sajikan sekilas tentang Einstein dan teorinya serta cuplikan dari beberapa artikelnya yang terkenal. Dongeng ini saya tulis dari beberapa ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="351" language="0" st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; beberapa sumber tapi &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi kali ini akan saya sajikan sekilas tentang Einstein dan teorinya serta cuplikan dari beberapa artikelnya yang terkenal. Dongeng ini saya tulis dari beberapa sumber tapi yang paling dominan saya ambil ????????????????????????????????????????????????" startpos="377" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi kali ini akan saya sajikan sekilas tentang Einstein dan teorinya serta cuplikan dari beberapa artikelnya yang terkenal. Dongeng ini saya tulis dari beberapa sumber tapi yang paling dominan saya ambil ????????????????????????????????????????????????" startpos="382" language="0" st="on"&gt;paling&lt;/st1:data&gt; dominan saya mengambil &lt;st1:data context="Kolom ini akan saya isi tentang kisah-kisah yang menarik tentang dongeng tokoh-tokoh fisika yang terkenal serta sebagian saya akan sajikan artikel asli yang pernah di tulis oleh ilmuwan tersebut. Pada edisi kali ini akan saya sajikan sekilas tentang Einstein dan teorinya serta cuplikan dari beberapa artikelnya yang terkenal. Dongeng ini saya tulis dari beberapa sumber tapi yang paling dominan saya mengambil dari ???????????????????????????????????????" startpos="412" language="0" st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; encylopedia.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shapetype id="_x0000_t75" coordsize="21600,21600" spt="75" preferrelative="t" path="m@4@5l@4@11@9@11@9@5xe" filled="f" stroked="f"&gt;  &lt;v:stroke joinstyle="miter"&gt;  &lt;v:formulas&gt;   &lt;v:f eqn="if lineDrawn pixelLineWidth 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 1 0"&gt;   &lt;v:f eqn="sum 0 0 @1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @2 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @3 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @0 0 1"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @6 1 2"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelWidth"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @8 21600 0"&gt;   &lt;v:f eqn="prod @7 21600 pixelHeight"&gt;   &lt;v:f eqn="sum @10 21600 0"&gt;  &lt;/v:formulas&gt;  &lt;v:path extrusionok="f" gradientshapeok="t" connecttype="rect"&gt;  &lt;o:lock ext="edit" aspectratio="t"&gt; &lt;/v:shapetype&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1026" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;" wrapcoords="-100 0 -100 21488 21600 21488 21600 0 -100 0"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Teguh\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image001.png" title=""&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;st1:data context="Si ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? Dalam Kenangan" startpos="1" language="0" st="on"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:18;"&gt;Si&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/st1:data&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:18;"&gt; &lt;st1:data context="Si Albert ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? Dalam Kenangan" startpos="4" language="0" st="on"&gt;Albert&lt;/st1:data&gt; &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Dalam Kenangan ( 1879 – 1955 )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;Sekilas Tentang &lt;st1:data context=" Sekilas Tentang Albert.." startpos="18" language="0" st="on"&gt;Albert..&lt;/st1:data&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:data language="0" startpos="1" context="Nama lengkapnya Albert Einstein,  lahir di jerman adalah fisikawan amerika dan peraih nobel ini lebih dikenal sebagai pencetus teori relatifitas khusus dan relatifitas umum serta hipotesisnya yang tekenal menyangkut partikel cahaya ( fotolistrik ). Dia adalah ilmuwan palin terkenal abad 20." st="on"&gt;Nama&lt;/st1:data&gt; lengkapnya &lt;st1:data language="0" startpos="17" context="Nama lengkapnya Albert ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;Albert&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data language="0" startpos="24" context="Nama lengkapnya Albert Einstein, ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;Einstein&lt;/st1:data&gt;,&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;lahir &lt;st1:data language="0" startpos="81" context="Nama lengkapnya Albert Einstein, Tapi lebih di kenal dengan nama Einstein lahir di ?????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; jerman adalah fisikawan amerika &lt;st1:data language="0" startpos="116" context="Nama lengkapnya Albert Einstein, Tapi lebih di kenal dengan nama Einstein lahir di jerman adalah fisikawan amerika dan ?????????" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; peraih &lt;st1:data language="0" startpos="127" context="Nama lengkapnya Albert Einstein, Tapi lebih di kenal dengan nama Einstein lahir di jerman adalah fisikawan amerika dan peraih nobel ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;nobel&lt;/st1:data&gt; ini lebih dikenal sebagai pencetus teori relatifitas khusus &lt;st1:data language="0" startpos="141" context="Nama lengkapnya Albert Einstein,  lahir di jerman adalah fisikawan amerika dan peraih nobel ini lebih dikenal sebagai pencetus teori khusus dan ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; relatifitas umum serta hipotesisnya &lt;st1:data language="0" startpos="193" context="Nama lengkapnya Albert Einstein,  lahir di jerman adalah fisikawan amerika dan peraih nobel ini lebih dikenal sebagai pencetus teori relatifitas khusus dan relatifitas umum serta hipotesisnya yang ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; tekenal menyangkut partikel cahaya ( fotolistrik ). &lt;st1:data language="0" startpos="234" context="Nama lengkapnya Albert Einstein,  lahir di jerman adalah fisikawan amerika dan peraih nobel ini lebih dikenal sebagai pencetus teori relatifitas khusus dan relatifitas umum serta hipotesisnya yang tekenal menyangkut partikel cahaya. Dia ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;Dia&lt;/st1:data&gt; adalah ilmuwan &lt;st1:data language="0" startpos="269" context="Nama lengkapnya Albert Einstein,  lahir di jerman adalah fisikawan amerika dan peraih nobel ini lebih dikenal sebagai pencetus teori relatifitas khusus dan relatifitas umum serta hipotesisnya yang tekenal menyangkut partikel cahaya ( fotolistrik ). Dia adalah ilmuwan paling terkenal abad 20." st="on"&gt;paling&lt;/st1:data&gt; terkenal abad 20.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:data context="Albert ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="1" language="0" st="on"&gt;Albert&lt;/st1:data&gt; lahir &lt;st1:data context="Albert lahir di ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="14" language="0" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="17" language="0" st="on"&gt;Ulm&lt;/st1:data&gt; pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="64" language="0" st="on"&gt;ada&lt;/st1:data&gt; berarti &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia ?????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="76" language="0" st="on"&gt;dia&lt;/st1:data&gt; sekarang berusia 125 tahun &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="107" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; baru berulang tahun ( &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????selamat ulang tahun kawan" startpos="133" language="0" st="on"&gt;mari&lt;/st1:data&gt; kita ucapkan selamat…&lt;b style=""&gt;selamat ulang tahun &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????)" startpos="179" language="0" st="on"&gt;Albert&lt;/st1:data&gt;&lt;/b&gt;, karena secara budaya &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????)" startpos="208" language="0" st="on"&gt;dia&lt;/st1:data&gt; masih &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????)" startpos="218" language="0" st="on"&gt;ada&lt;/st1:data&gt; bukan?? ). &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya " startpos="233" language="0" st="on"&gt;Masa&lt;/st1:data&gt; mudanya &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya di " startpos="246" language="0" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; habiskan &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya di habiskan di Munich " startpos="258" language="0" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; &lt;st2:place st="on"&gt;&lt;st2:city st="on"&gt;&lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya di habiskan di Munich " startpos="261" language="0" st="on"&gt;Munich&lt;/st1:data&gt;&lt;/st2:city&gt;&lt;/st2:place&gt; dimana keluarganya memiliki toko &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya di habiskan di Munich dimana keluarganya memiliki toko yang memproduksi barang-barang elektronik. " startpos="301" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; memproduksi barang-barang elektronik. &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya di habiskan di Munich dimana keluarganya memiliki toko yang memproduksi barang-barang elektronik. Dia tidak bisa bicara sampai umur tiga tahun akan tetapi " startpos="344" language="0" st="on"&gt;Dia&lt;/st1:data&gt; tidak bisa bicara sampai umur tiga tahun &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya di habiskan di Munich dimana keluarganya memiliki toko yang memproduksi barang-barang elektronik. Dia tidak bisa bicara sampai umur tiga tahun akan tetapi " startpos="389" language="0" st="on"&gt;akan&lt;/st1:data&gt; tetapi pada &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya di habiskan di Munich dimana keluarganya memiliki toko yang memproduksi barang-barang elektronik. Dia tidak bisa bicara sampai umur tiga tahun akan tetapi pada masa ini " startpos="406" language="0" st="on"&gt;masa&lt;/st1:data&gt; ini &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya di habiskan di Munich dimana keluarganya memiliki toko yang memproduksi barang-barang elektronik. Dia tidak bisa bicara sampai umur tiga tahun akan tetapi pada masa ini albert memperlihatkan " startpos="415" language="0" st="on"&gt;albert&lt;/st1:data&gt; memperlihatkan keingintahuannya tentang alam semesta &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya di habiskan di Munich dimana keluarganya memiliki toko yang memproduksi barang-barang elektronik. Dia tidak bisa bicara sampai umur tiga tahun akan tetapi pada masa ini albert memperlihatkan keingintahuannya tentan alam semesta dan kemampuan " startpos="474" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; kemampuan menganalisa kosep matematika &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya di habiskan di Munich dimana keluarganya memiliki toko yang memproduksi barang-barang elektronik. Dia tidak bisa bicara sampai umur tiga tahun akan tetapi pada masa ini albert memperlihatkan keingintahuannya tentan alam semesta dan kemampuan menganalisa kosep matematika yang sangat sulit. Pada umur 12 tahun " startpos="517" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; sangat sulit. Pada umur 12 tahun &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya di habiskan di Munich dimana keluarganya memiliki toko yang memproduksi barang-barang elektronik. Dia tidak bisa bicara sampai umur tiga tahun akan tetapi pada masa ini albert memperlihatkan keingintahuannya tentan alam semesta dan kemampuan menganalisa kosep matematika yang sangat sulit. Pada umur 12 tahun dia " startpos="555" language="0" st="on"&gt;dia&lt;/st1:data&gt; banyak berfikir &lt;st1:data context="Albert lahir di Ulm pada tanggal 14 maret 1879, andaikan masih ada berarti dia sekarang berusia 125 tahun dan baru berulang tahun ( mari kita ucapkan selamat…selamat ulang tahun Albert, karena secara budaya dia masih ada bukan?? ). Masa mudanya di habiskan di Munich dimana keluarganya memiliki toko yang memproduksi barang-barang elektronik. Dia tidak bisa bicara sampai umur tiga tahun akan tetapi pada masa ini albert memperlihatkan keingintahuannya tentan alam semesta dan kemampuan menganalisa kosep matematika yang sangat sulit. Pada umur 12 tahun dia banyak berfikir dan memahami tentag geometri " startpos="575" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; memahami geometri euclide.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:data context="Albert " startpos="1" language="0" st="on"&gt;Albert&lt;/st1:data&gt; sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah " startpos="61" language="0" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; sekolah &lt;st2:city st="on"&gt;&lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, " startpos="72" language="0" st="on"&gt;Munich&lt;/st1:data&gt;&lt;/st2:city&gt;, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert " startpos="125" language="0" st="on"&gt;albert&lt;/st1:data&gt; pindah &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, sast " startpos="139" language="0" st="on"&gt;ke&lt;/st1:data&gt; &lt;st2:place st="on"&gt;&lt;st2:city st="on"&gt;&lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, sast " startpos="142" language="0" st="on"&gt;milan&lt;/st1:data&gt;&lt;/st2:city&gt;&lt;/st2:place&gt;, Itali, saat &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert " startpos="161" language="0" st="on"&gt;itu&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert " startpos="165" language="0" st="on"&gt;albert&lt;/st1:data&gt; berusia 15 tahun &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghasikan " startpos="189" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; menggunakan kesempatan untuk keluar &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghasikan " startpos="229" language="0" st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; sekolah &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghasikan " startpos="242" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghasikan " startpos="247" language="0" st="on"&gt;ia&lt;/st1:data&gt; tidak sukai. &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghasikan " startpos="263" language="0" st="on"&gt;Dia&lt;/st1:data&gt; menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milam " startpos="321" language="0" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; &lt;st2:place st="on"&gt;&lt;st2:city st="on"&gt;&lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan " startpos="324" language="0" st="on"&gt;milan&lt;/st1:data&gt;&lt;/st2:city&gt;&lt;/st2:place&gt; &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan " startpos="330" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; ketika krisis &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga " startpos="348" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; menimpa keluarga membaik &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus " startpos="378" language="0" st="on"&gt;ia&lt;/st1:data&gt; harus memutuskan sesuatu untuk &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian " startpos="412" language="0" st="on"&gt;masa&lt;/st1:data&gt; depan hidupnya. &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian " startpos="433" language="0" st="on"&gt;Dia&lt;/st1:data&gt; kemudian menyelesaikan SMU-nya &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan " startpos="468" language="0" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; Aarau &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan " startpos="477" language="0" st="on"&gt;Swiss&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan " startpos="483" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; masuk &lt;st1:data context="Einstein hated the dull regimentation and unimaginative spirit of school in Munich. When repeated business failure led the family to leave Germany for Milan, Italy, Einstein, who was then 15 years old, used the opportunity to withdraw from the school. He spent a year with his parents in Milan, and when it became clear that he would have to make his own way in the world, he finished secondary school in Aarau, Switzerland, and entered the Swiss Federal Institute of Technology in Z￼rich. Einstein did not enjoy the methods of instruction there. He often cut classes and used the time to study physics on his own or to play his beloved violin. He passed his examinations and graduated in 1900 by studying the notes of a classmate. His professors did not think highly of him and would not recommend him for a university position." startpos="442" language="0" st="on"&gt;Swiss&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Einstein hated the dull regimentation and unimaginative spirit of school in Munich. When repeated business failure led the family to leave Germany for Milan, Italy, Einstein, who was then 15 years old, used the opportunity to withdraw from the school. He spent a year with his parents in Milan, and when it became clear that he would have to make his own way in the world, he finished secondary school in Aarau, Switzerland, and entered the Swiss Federal Institute of Technology in Z￼rich. Einstein did not enjoy the methods of instruction there. He often cut classes and used the time to study physics on his own or to play his beloved violin. He passed his examinations and graduated in 1900 by studying the notes of a classmate. His professors did not think highly of him and would not recommend him for a university position." startpos="448" language="0" st="on"&gt;Federal&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Einstein hated the dull regimentation and unimaginative spirit of school in Munich. When repeated business failure led the family to leave Germany for Milan, Italy, Einstein, who was then 15 years old, used the opportunity to withdraw from the school. He spent a year with his parents in Milan, and when it became clear that he would have to make his own way in the world, he finished secondary school in Aarau, Switzerland, and entered the Swiss Federal Institute of Technology in Z￼rich. Einstein did not enjoy the methods of instruction there. He often cut classes and used the time to study physics on his own or to play his beloved violin. He passed his examinations and graduated in 1900 by studying the notes of a classmate. His professors did not think highly of him and would not recommend him for a university position." startpos="456" language="0" st="on"&gt;Institute&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Einstein hated the dull regimentation and unimaginative spirit of school in Munich. When repeated business failure led the family to leave Germany for Milan, Italy, Einstein, who was then 15 years old, used the opportunity to withdraw from the school. He spent a year with his parents in Milan, and when it became clear that he would have to make his own way in the world, he finished secondary school in Aarau, Switzerland, and entered the Swiss Federal Institute of Technology in Z￼rich. Einstein did not enjoy the methods of instruction there. He often cut classes and used the time to study physics on his own or to play his beloved violin. He passed his examinations and graduated in 1900 by studying the notes of a classmate. His professors did not think highly of him and would not recommend him for a university position." startpos="466" language="0" st="on"&gt;of&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="520" language="0" st="on"&gt;Technology&lt;/st1:data&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="532" language="0" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; Zürich. &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode pengajaran di sekolah tersebut, dia sering meninggalkan kelas dan menggunakan waktunya untuk mempelajari fisika atau memainkan biola yang sangat disenanginya. Pada tahun 1900 dia lulus ujian dan menyelesaikan sekolahnya dengan mempelajari catatan dari teman sekelasnya. Professornya tidak menganggap albert pintar dan tidak akan memberi rekomendasi untuknya menempati suatu posisi di universitas." startpos="543" language="0" st="on"&gt;Albert&lt;/st1:data&gt; tidak menyenangi metode pengajaran &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode belajar metode pengajaran di ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="600" language="0" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; sekolah tersebut, &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode belajar metode pengajaran di sekolah tersebut, dia sering ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="621" language="0" st="on"&gt;dia&lt;/st1:data&gt; sering meninggalkan kelas &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode belajar metode pengajaran di sekolah tersebut, dia sering meninggalkan kelas dan menggunakan waktunya untuk ????????????????????????????" startpos="651" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; menggunakan waktunya untuk mempelajari fisika atau memainkan biola &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode belajar metode pengajaran di sekolah tersebut, dia sering meninggalkan kelas dan menggunakan waktunya untuk mempelajari fisika atau memainkan biola yang ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="722" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; sangat disenanginya. Pada tahun 1900 &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode belajar metode pengajaran di sekolah tersebut, dia sering meninggalkan kelas dan menggunakan waktunya untuk mempelajari fisika atau memainkan biola yang sangat disenanginya. Pada tahun 1900 dia ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="764" language="0" st="on"&gt;dia&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode belajar metode pengajaran di sekolah tersebut, dia sering meninggalkan kelas dan menggunakan waktunya untuk mempelajari fisika atau memainkan biola yang sangat disenanginya. Pada tahun 1900 dia lulus ujian dan ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="768" language="0" st="on"&gt;lulus&lt;/st1:data&gt; ujian &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode belajar metode pengajaran di sekolah tersebut, dia sering meninggalkan kelas dan menggunakan waktunya untuk mempelajari fisika atau memainkan biola yang sangat disenanginya. Pada tahun 1900 dia lulus ujian dan ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="780" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; menyelesaikan sekolahnya dengan mempelajari catatan &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode belajar metode pengajaran di sekolah tersebut, dia sering meninggalkan kelas dan menggunakan waktunya untuk mempelajari fisika atau memainkan biola yang sangat disenanginya. Pada tahun 1900 dia lulus ujian dan menyelesaikan sekolahnya dengan mempelajari catatan dari teman ??????????????????????????????????" startpos="836" language="0" st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; teman sekelasnya. Professornya tidak menganggap &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode belajar metode pengajaran di sekolah tersebut, dia sering meninggalkan kelas dan menggunakan waktunya untuk mempelajari fisika atau memainkan biola yang sangat disenanginya. Pada tahun 1900 dia lulus ujian dan menyelesaikan sekolahnya dengan mempelajari catatan dari teman sekelasnya. Professornya tidak menganggap albert ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="889" language="0" st="on"&gt;albert&lt;/st1:data&gt; pintar &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode belajar metode pengajaran di sekolah tersebut, dia sering meninggalkan kelas dan menggunakan waktunya untuk mempelajari fisika atau memainkan biola yang sangat disenanginya. Pada tahun 1900 dia lulus ujian dan menyelesaikan sekolahnya dengan mempelajari catatan dari teman sekelasnya. Professornya tidak menganggap albert pintar dan tidak akan memberi rekomendasi ??????????????????????????????????????????????????" startpos="903" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; tidak &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode belajar metode pengajaran di sekolah tersebut, dia sering meninggalkan kelas dan menggunakan waktunya untuk mempelajari fisika atau memainkan biola yang sangat disenanginya. Pada tahun 1900 dia lulus ujian dan menyelesaikan sekolahnya dengan mempelajari catatan dari teman sekelasnya. Professornya tidak menganggap albert pintar dan tidak akan memberi rekomendasi ??????????????????????????????????????????????????" startpos="913" language="0" st="on"&gt;akan&lt;/st1:data&gt; memberi rekomendasi untuknya menempati suatu posisi &lt;st1:data context="Albert sangat membenci kurangnya berfikir secara imaginatif di sekolah Munich, ketika kegagalan bisnis keluarganya akhirnya albert pindah ke milan, Itali, saat itu albert berusia 15 tahun dan menggunakan kesempatan untuk keluar dari sekolah yang ia tidak sukai. Dia menghabiskan waktu selama setahun bersama orangtuanya di milan dan ketika krisis yang menimpa keluarga membaik ia harus memutuskan sesuatu untuk masa depan hidupnya. Dia kemudian menyelesaikan SMU-nya di Aarau Swiss dan masuk Swiss Federal Institute of Technology  di Z￼rich. Albert tidak menyenangi metode belajar metode pengajaran di sekolah tersebut, dia sering meninggalkan kelas dan menggunakan waktunya untuk mempelajari fisika atau memainkan biola yang sangat disenanginya. Pada tahun 1900 dia lulus ujian dan menyelesaikan sekolahnya dengan mempelajari catatan dari teman sekelasnya. Professornya tidak menganggap albert pintar dan tidak akan memberi rekomendasi untuknya menempati suatu posisi di ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="970" language="0" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; universitas.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Selama dua tahun, &lt;st1:data language="0" startpos="19" context="Selama dua tahun, Albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota Bern. Pada tahun 1903 dia menikah dengan Mileva Maric yang pernah menjadi teman sekelasnya di politeknik. Buah perkawinannya memperoleh dua anak akan tetapi kemudian cerai (  wah albert ini kaya selebritis indonesia juga ya.. kawin cerai,  betul tidak ? ), selanjutnya albert menikah kembali." st="on"&gt;Albert&lt;/st1:data&gt; bekerja sebagai &lt;st1:data language="0" startpos="41" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;tutor&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data language="0" startpos="47" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data language="0" startpos="51" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;guru&lt;/st1:data&gt; pengganti. Pada tahun 1902 &lt;st1:data language="0" startpos="83" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji &lt;st1:data language="0" startpos="126" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; kantor &lt;st1:data language="0" startpos="136" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;paten&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data language="0" startpos="142" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;swiss&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data language="0" startpos="148" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; &lt;st2:city st="on"&gt;&lt;st1:data language="0" startpos="151" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;kota&lt;/st1:data&gt;&lt;/st2:city&gt; &lt;st1:data language="0" startpos="156" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota Bern. ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;&lt;st2:place st="on"&gt;&lt;st2:city st="on"&gt;Bern&lt;/st2:city&gt;&lt;/st2:place&gt;.&lt;/st1:data&gt; Pada tahun 1903 &lt;st1:data language="0" startpos="179" context="Selama dua tahun, Albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota Bern. Pada tahun 1903 dia menikah dengan Mileva Maric yang pernah menjadi teman sekelasnya di politeknik. Buah perkawinannya memperoleh dua anak akan tetapi kemudian cerai (  wah albert ini kaya selebritis indonesia juga ya.. kawin cerai,  betul tidak ? ), selanjutnya albert menikah kembali." st="on"&gt;Dia&lt;/st1:data&gt; menikah dengan Mileva Maric &lt;st1:data language="0" startpos="210" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota Bern. Pada tahun 1903 dia menikah dengan Mileva Maric yang ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; pernah menjadi teman sekelasnya &lt;st1:data language="0" startpos="247" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota Bern. Pada tahun 1903 dia menikah dengan Mileva Maric yang pernah menjadi teman sekelasnya di ?????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; politeknik. Buah perkawinannya memperoleh dua anak &lt;st1:data language="0" startpos="301" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota Bern. Pada tahun 1903 dia menikah dengan Mileva Maric yang pernah menjadi teman sekelasnya di politeknik. Buah perkawinannya memperoleh dua anak akan ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" st="on"&gt;akan&lt;/st1:data&gt; tetapi kemudian cerai (&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:data language="0" startpos="331" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota Bern. Pada tahun 1903 dia menikah dengan Mileva Maric yang pernah menjadi teman sekelasnya di politeknik. Buah perkawinannya memperoleh dua anak akan tetapi kemudian cerai (  wah ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????albert ini kaya selebritis indonesia juga ya.. kawin cerai ), selanjutnya albert menikah kembali." st="on"&gt;wah&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data language="0" startpos="335" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota Bern. Pada tahun 1903 dia menikah dengan Mileva Maric yang pernah menjadi teman sekelasnya di politeknik. Buah perkawinannya memperoleh dua anak akan tetapi kemudian cerai (  wah albert ini kaya selebritis indonesia juga ya.. kawin cerai ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? ), selanjutnya albert menikah kembali." st="on"&gt;albert&lt;/st1:data&gt; ini kaya selebritis &lt;st2:place st="on"&gt;&lt;st2:country-region st="on"&gt;&lt;st1:data language="0" startpos="357" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota Bern. Pada tahun 1903 dia menikah dengan Mileva Maric yang pernah menjadi teman sekelasnya di politeknik. Buah perkawinannya memperoleh dua anak akan tetapi kemudian cerai ( albert ini kaya selebritis indonesia juga ya.. kawin ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????, selanjutnya albert menikah kembali." st="on"&gt;indonesia&lt;/st1:data&gt;&lt;/st2:country-region&gt;&lt;/st2:place&gt; &lt;st1:data language="0" startpos="367" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota Bern. Pada tahun 1903 dia menikah dengan Mileva Maric yang pernah menjadi teman sekelasnya di politeknik. Buah perkawinannya memperoleh dua anak akan tetapi kemudian cerai ( albert ini kaya selebritis indonesia juga ya.. kawin ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????, selanjutnya albert menikah kembali." st="on"&gt;juga&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data language="0" startpos="372" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota Bern. Pada tahun 1903 dia menikah dengan Mileva Maric yang pernah menjadi teman sekelasnya di politeknik. Buah perkawinannya memperoleh dua anak akan tetapi kemudian cerai ( albert ini kaya selebritis indonesia juga ya.. kawin ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????, selanjutnya albert menikah kembali." st="on"&gt;ya..&lt;/st1:data&gt; kawin cerai, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;betul tidak ? ), selanjutnya &lt;st1:data language="0" startpos="341" context="Selama dua tahun albert bekerja sebagai tutor dan guru pengganti. Pada tahun 1902 di mengukuhkan pekerjaanya sebagai penguji di kantor paten swiss di kota Bern. Pada tahun 1903 dia menikah dengan Mileva Maric yang pernah menjadi teman sekelasnya di politeknik. Buah perkawinannya memperoleh dua anak akan tetapi kemudian cerai, selanjutnya albert ??????????????????????????????????????????" st="on"&gt;albert&lt;/st1:data&gt; menikah kembali.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;Tulisan-tulisan ilmiah &lt;st1:data context="Tulisan-tulisan ilmiah Albert" startpos="24" language="0" st="on"&gt;Albert&lt;/st1:data&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st2:city st="on"&gt;&lt;st1:data context="Lima ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="1" language="0" st="on"&gt;Lima&lt;/st1:data&gt;&lt;/st2:city&gt; tahun berselang setelah kelulusannya &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelan kelulusannya dari ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="43" language="0" st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; sekolahnya, &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelan kelulusannya dari sekolahnya, albert ???????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="60" language="0" st="on"&gt;albert&lt;/st1:data&gt; memperoleh gelar doktor &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="91" language="0" st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; universitas &lt;st2:place st="on"&gt;&lt;st2:city st="on"&gt;&lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="108" language="0" st="on"&gt;Zurich&lt;/st1:data&gt;&lt;/st2:city&gt;&lt;/st2:place&gt; untuk disertsinya &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="133" language="0" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; bidang fisika teori tentang dimensi molekul &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di bidang fisika teori tentang dimensi molekul dan ???????????????????????????" startpos="180" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di bidang fisika teori tentang dimensi molekul dan dia ???????????????????????" startpos="184" language="0" st="on"&gt;dia&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di bidang fisika teori tentang dimensi molekul dan dia juga ??????????????????" startpos="188" language="0" st="on"&gt;juga&lt;/st1:data&gt; menerbitkan 3 &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di bidang fisika teori tentang dimensi molekul dan dia juga menerbitkan 3 paper ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="207" language="0" st="on"&gt;paper&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di bidang fisika teori tentang dimensi molekul dan dia juga menerbitkan 3 paper yang ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="213" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; sangat penting bagi perkembangan fisika pada abad 20.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di bidang fisika teori tentang dimensi molekul dan dia juga menerbitkan 3 paper yang sangat penting bagi perkembangan fisika pada abad 20.  Paper ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="273" language="0" st="on"&gt;Paper&lt;/st1:data&gt; pertama mengenai gerak &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di bidang fisika teori tentang dimensi molekul dan dia juga menerbitkan 3 paper yang sangat penting bagi perkembangan fisika pada abad 20.  Paper pertama mengenai gerak brown, dia ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="302" language="0" st="on"&gt;brown&lt;/st1:data&gt;, &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di bidang fisika teori tentang dimensi molekul dan dia juga menerbitkan 3 paper yang sangat penting bagi perkembangan fisika pada abad 20.  Paper pertama mengenai gerak brown, dia ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="309" language="0" st="on"&gt;dia&lt;/st1:data&gt; membuat prediksi &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di bidang fisika teori tentang dimensi molekul dan dia juga menerbitkan 3 paper yang sangat penting bagi perkembangan fisika pada abad 20.  Paper pertama mengenai gerak brown, dia membuat prediksi yang ??????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="330" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; signifikan tentang partikel &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di bidang fisika teori tentang dimensi molekul dan dia juga menerbitkan 3 paper yang sangat penting bagi perkembangan fisika pada abad 20.  Paper pertama mengenai gerak brown, dia membuat prediksi yang signifikan tentang partikel yang ?????????????????????????????????" startpos="363" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; bergerak &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di bidang fisika teori tentang dimensi molekul dan dia juga menerbitkan 3 paper yang sangat penting bagi perkembangan fisika pada abad 20.  Paper pertama mengenai gerak brown, dia membuat prediksi yang signifikan tentang partikel yang bergerak dan ????????????????????" startpos="377" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; tersebar acak &lt;st1:data context="Lima tahun berselang setelah kelulusannya dari sekolahnya, albert memperoleh gelar doktor dari universitas Zurich untuk disertsinya di bidang fisika teori tentang dimensi molekul dan dia juga menerbitkan 3 paper yang sangat penting bagi perkembangan fisika pada abad 20.  Paper pertama mengenai gerak brown, dia membuat prediksi yang signifikan tentang partikel yang bergerak dan tersebar acak di ???" startpos="395" language="0" st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; fluida. Prediksi ini kemudian dibuktikan dengan eksperimen.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:data context="Paper " startpos="1" language="0" st="on"&gt;Paper&lt;/st1:data&gt; kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari ?????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="88" language="0" st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; cahaya. &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="101" language="0" st="on"&gt;Albert&lt;/st1:data&gt; tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="204" language="0" st="on"&gt;akan&lt;/st1:data&gt; tetapi &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon" startpos="216" language="0" st="on"&gt;dia&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi di juga menghipotesa ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????? " startpos="219" language="0" st="on"&gt;juga&lt;/st1:data&gt; menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi di juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="278" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; dikenal dengan &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="299" language="0" st="on"&gt;photon&lt;/st1:data&gt;, &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="307" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; energi ini sebanding dengan frekuensi &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="349" language="0" st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah &lt;st1:data context="The second paper, on the photoelectric effect, contained a revolutionary hypothesis concerning the nature of light. Einstein not only proposed that under certain circumstances light can be considered as consisting of particles, but he also hypothesized that the energy carried by any light particle, called a photon, is proportional to the frequency of the radiation. The formula for this is E = hu, where E is the energy of the radiation, h is a universal constant known as Planck’s constant, and u is the frequency of the radiation. This proposal—that the energy contained within a light beam is transferred in individual units, or quanta—contradicted a hundred-year-old tradition of considering light energy a manifestation of continuous processes. Virtually no one accepted Einstein’s proposal. In fact, when the American physicist Robert Andrews Millikan experimentally confirmed the theory almost a decade later, he was surprised and somewhat disquieted by the outcome" startpos="393" language="0" st="on"&gt;&lt;i style=""&gt;E&lt;/i&gt;&lt;/st1:data&gt;&lt;i style=""&gt; = hu&lt;/i&gt;, dimana &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="421" language="0" st="on"&gt;&lt;i style=""&gt;E&lt;/i&gt;&lt;/st1:data&gt; adalah energi, &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="438" language="0" st="on"&gt;&lt;i style=""&gt;h&lt;/i&gt;&lt;/st1:data&gt; adalah konstanta alam semesta&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang di kenal ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="471" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; dikelan dengan konstanta &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="501" language="0" st="on"&gt;plank&lt;/st1:data&gt;, &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="508" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="512" language="0" st="on"&gt;&lt;i style=""&gt;u&lt;/i&gt;&lt;/st1:data&gt; adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri dari ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="571" language="0" st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; pancaran cahaya &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri dari pancaran cahaya yang ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="592" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; dipindahkan dalam satuan / paket atau &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri dari pancaran cahaya yang dipindahkan dalam satuan / paket atau quanta ?????????????????????????????????" startpos="635" language="0" st="on"&gt;quanta&lt;/st1:data&gt; berlawanan dengan pendapat ratusan tahun silam bahwa energi cahaya bersifat kontinu &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri dari pancaran cahaya yang dipindahkan dalam satuan / paket atau quanta berlawanan dengan pendapat ratusan tahun silam bahwa energi cahaya bersifat kontinu dan ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="726" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; melalui &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri dari pancaran cahaya yang dipindahkan dalam satuan / paket atau quanta berlawanan dengan pendapat ratusan tahun silam bahwa energi cahaya bersifat kontinu dan melalui proses yang ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="738" language="0" st="on"&gt;proses&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri dari pancaran cahaya yang dipindahkan dalam satuan / paket atau quanta berlawanan dengan pendapat ratusan tahun silam bahwa energi cahaya bersifat kontinu dan melalui proses yang ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="745" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; kontinu. Tentu saja tidak seorangpun menerima usulan &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri dari pancaran cahaya yang dipindahkan dalam satuan / paket atau quanta berlawanan dengan pendapat ratusan tahun silam bahwa energi cahaya bersifat kontinu dan melalui proses yang kontinu. Tentu saja tidak seorangpun menerima usulan albert ini. ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="803" language="0" st="on"&gt;albert&lt;/st1:data&gt; ini. &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri dari pancaran cahaya yang dipindahkan dalam satuan / paket atau quanta berlawanan dengan pendapat ratusan tahun silam bahwa energi cahaya bersifat kontinu dan melalui proses yang kontinu. Tentu saja tidak seorangpun menerima usulan albert ini. Akan tetapi pada ?????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="815" language="0" st="on"&gt;Akan&lt;/st1:data&gt; tetapi Ketika percobaan &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri dari pancaran cahaya yang dipindahkan dalam satuan / paket atau quanta berlawanan dengan pendapat ratusan tahun silam bahwa energi cahaya bersifat kontinu dan melalui proses yang kontinu. Tentu saja tidak seorangpun menerima usulan albert ini. Akan tetapi Ketika percobaan Robert Andrews Millikan membuktikan ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="844" language="0" st="on"&gt;Robert&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="The second paper, on the photoelectric effect, contained a revolutionary hypothesis concerning the nature of light. Einstein not only proposed that under certain circumstances light can be considered as consisting of particles, but he also hypothesized that the energy carried by any light particle, called a photon, is proportional to the frequency of the radiation. The formula for this is E = hu, where E is the energy of the radiation, h is a universal constant known as Planck’s constant, and u is the frequency of the radiation. This proposal—that the energy contained within a light beam is transferred in individual units, or quanta—contradicted a hundred-year-old tradition of considering light energy a manifestation of continuous processes. Virtually no one accepted Einstein’s proposal. In fact, when the American physicist Robert Andrews Millikan experimentally confirmed the theory almost a decade later, he was surprised and somewhat disquieted by the outcome" startpos="844" language="0" st="on"&gt;Andrews&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="The second paper, on the photoelectric effect, contained a revolutionary hypothesis concerning the nature of light. Einstein not only proposed that under certain circumstances light can be considered as consisting of particles, but he also hypothesized that the energy carried by any light particle, called a photon, is proportional to the frequency of the radiation. The formula for this is E = hu, where E is the energy of the radiation, h is a universal constant known as Planck’s constant, and u is the frequency of the radiation. This proposal—that the energy contained within a light beam is transferred in individual units, or quanta—contradicted a hundred-year-old tradition of considering light energy a manifestation of continuous processes. Virtually no one accepted Einstein’s proposal. In fact, when the American physicist Robert Andrews Millikan experimentally confirmed the theory almost a decade later, he was surprised and somewhat disquieted by the outcome" startpos="852" language="0" st="on"&gt;Millikan&lt;/st1:data&gt; membuktikan teori &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri dari pancaran cahaya yang dipindahkan dalam satuan / paket atau quanta berlawanan dengan pendapat ratusan tahun silam bahwa energi cahaya bersifat kontinu dan melalui proses yang kontinu. Tentu saja tidak seorangpun menerima usulan albert ini. Akan tetapi Ketika percobaan Robert Andrews Millikan membuktikan teori itu ??????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="886" language="0" st="on"&gt;itu&lt;/st1:data&gt; sepuluh tahun kemudian &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri dari pancaran cahaya yang dipindahkan dalam satuan / paket atau quanta berlawanan dengan pendapat ratusan tahun silam bahwa energi cahaya bersifat kontinu dan melalui proses yang kontinu. Tentu saja tidak seorangpun menerima usulan albert ini. Akan tetapi Ketika percobaan Robert Andrews Millikan membuktikan teori itu sepuluh tahun kemudian dia ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="913" language="0" st="on"&gt;dia&lt;/st1:data&gt; tercengang &lt;st1:data context="Paper kedua tentang photoelektrik, menjelaskan tentang hipotesis tentang sifat alamiah dari cahaya. Albert tidak hanya mengusulkan pada keadaan tertentu cahaya dapat digambarkan sebagai susunan partikel akan tetapi dia juga menghipotesa bahwa energi dibawa oleh partikel cahaya yang dikenal dengan photon, dan energi ini sebanding dengan frekuensi dari radiasi cahaya. Perumusan untuk hipotesa ini adalah E = hu, dimana E adalah energi, h adalah konstanta alam semesta  yang dikelan dengan konstanta plank, dan u adalah frekuensi radiasi. Usulan mengenai energi terdiri dari pancaran cahaya yang dipindahkan dalam satuan / paket atau quanta berlawanan dengan pendapat ratusan tahun silam bahwa energi cahaya bersifat kontinu dan melalui proses yang kontinu. Tentu saja tidak seorangpun menerima usulan albert ini. Akan tetapi Ketika percobaan Robert Andrews Millikan membuktikan teori itu sepuluh tahun kemudian dia tercengang dan khawatir ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="928" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; khawatir oleh konsekwensinya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:data context="Albert ????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="1" language="0" st="on"&gt;Albert&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Albert yang ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="8" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; memiliki keinginan untuk memahami sifat alamiah radiasi elektromagnetik&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;selanjutnya mengungkapkan perkembangan teori bahwa &lt;st1:data context="Albert yang memiliki keinginan untuk memahami sifat alamiah radiasi elektromagnetik  selanjutnya mengungkapkan perkembangan teori bahwa akan ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="137" language="0" st="on"&gt;akan&lt;/st1:data&gt; adanya gabungan antara gelombang dengan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:data context="Albert yang memiliki keinginan untuk memahami sifat alamiah radiasi elektromagnetik  selanjutnya mengungkapkan perkembangan teori bahwa akan adanya gabungan antara gelombang dengan  model ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????partikel untuk " startpos="183" language="0" st="on"&gt;model&lt;/st1:data&gt; partikel untuk cahaya, lagi–lagi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;st1:data context="Albert yang memiliki keinginan untuk memahami sifat alamiah radiasi elektromagnetik  selanjutnya mengungkapkan perkembangan teori bahwa akan adanya gabungan antara gelombang dengan  model partikel untuk cahaya, lagi –lagi  ide ???????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="224" language="0" st="on"&gt;ide&lt;/st1:data&gt; ini hanya sekelompok kecil fisikawan &lt;st1:data context="Albert yang memiliki keinginan untuk memahami sifat alamiah radiasi elektromagnetik  selanjutnya mengungkapkan perkembangan teori bahwa akan adanya gabungan antara gelombang dengan  model partikel untuk cahaya, lagi –lagi  ide ini hanya sekelompok kecil fisikawan yang ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="265" language="0" st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; ikut memikirkan &lt;st1:data context="Albert yang memiliki keinginan untuk memahami sifat alamiah radiasi elektromagnetik  selanjutnya mengungkapkan perkembangan teori bahwa akan adanya gabungan antara gelombang dengan  model partikel untuk cahaya, lagi –lagi  ide ini hanya sekelompok kecil fisikawan yang ikut memikirkan ide ?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????" startpos="286" language="0" st="on"&gt;ide&lt;/st1:data&gt; ini.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;!--[if gte vml 1]&gt;&lt;v:shape id="_x0000_s1027" type="#_x0000_t75" style="'position:absolute;left:0;text-align:left;" wrapcoords="-72 0 -72 21536 21600 21536 21600 0 -72 0"&gt;  &lt;v:imagedata src="file:///C:\DOCUME~1\Teguh\LOCALS~1\Temp\msohtml1\01\clip_image003.png" title=""&gt;  &lt;w:wrap type="tight"&gt; &lt;/v:shape&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !vml]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;Bersambung….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;Cerita selanjutnya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;st1:data context="Albert " startpos="1" language="0" st="on"&gt;&lt;i style=""&gt;Albert&lt;/i&gt;&lt;/st1:data&gt;&lt;i style=""&gt; &lt;st1:data context="Albert dan " startpos="8" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; teori relatifitas khusus, reaksi terhadap &lt;st1:data context="Albert dan teori relatifitas khusus, reaksi terhadap albert, " startpos="54" language="0" st="on"&gt;albert&lt;/st1:data&gt;, &lt;st1:data context="Albert dan teori relatifitas khusus, reaksi terhadap albert, albert " startpos="62" language="0" st="on"&gt;albert&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Albert dan teori relatifitas khusus, reaksi terhadap albert, albert dan " startpos="69" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; teori relatifas umum, &lt;st1:data context="Albert dan teori relatifitas khusus, reaksi terhadap albert, albert dan teori relatifas umum, albert " startpos="95" language="0" st="on"&gt;albert&lt;/st1:data&gt; serta pengaruhnya pada dunia internasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pada bagian akhir setiap tulisan bersambung ini &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;st1:data context="Pada bagian akhir setiap tulisan bersambung ini  ada quiz" startpos="50" language="0" st="on"&gt;ada&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data context="Pada bagian akhir setiap tulisan bersambung ini  ada quiz " startpos="54" language="0" st="on"&gt;quiz&lt;/st1:data&gt; ringan &lt;st1:data context="Pada bagian akhir setiap tulisan bersambung ini  ada quiz ringan dan " startpos="66" language="0" st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; menarik untuk pencinta foton, jawaban tidak perlu serius &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ol style="margin-top: 0cm;" start="1" type="1"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Pada umur 12 tahun &lt;st1:data language="0" startpos="23" context="1. Pada umur 12 tahun einstein " st="on"&gt;einstein&lt;/st1:data&gt;      telah memikirkan geometri &lt;st2:place st="on"&gt;&lt;st2:city st="on"&gt;&lt;st1:data language="0" startpos="58" context="1. Pada umur 12 tahun einstein telah memikirkan geometri euclid, " st="on"&gt;euclid&lt;/st1:data&gt;&lt;/st2:city&gt;&lt;/st2:place&gt;, kira-kira apa &lt;st1:data language="0" startpos="80" context="1. Pada umur 12 tahun einstein telah memikirkan geometri euclid, kira-kira apa yang " st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; dipikirkannya tentang teori &lt;st1:data language="0" startpos="111" context="Pada umur 12 tahun einstein telah memikirkan geometri euclid, kira-kira apa yang dipikirkan dia tentanh teori itu ?" st="on"&gt;itu&lt;/st1:data&gt; ?&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Andaikan anda menjadi anak &lt;st1:data language="0" startpos="28" context="Andaikan anda menjadi anak Albert, teori apakah yang akan anda kemukakan untuk mengembangkan teori ayah anda ?" st="on"&gt;Albert&lt;/st1:data&gt;, teori apakah &lt;st1:data language="0" startpos="49" context="Andaikan anda menjadi anak albert, teori apakah yang " st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt;      &lt;st1:data language="0" startpos="54" context="Andaikan anda menjadi anak albert, teori apakah yang akan " st="on"&gt;akan&lt;/st1:data&gt; anda kemukakan untuk mengembangkan teori &lt;st1:data language="0" startpos="100" context="Andaikan anda menjadi anak albert, teori apakah yang akan anda kemukakan untuk mengembangkan teori ayah " st="on"&gt;ayah&lt;/st1:data&gt; anda ?&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Ini pertanyaan agak serius, Bagaimana &lt;st1:data language="0" startpos="39" context="Ini pertanyaan agak serius, Bagaimana albert berfikir sehingga bisa mengemukakan prediksi gerakan partikel pada fluida dan photolistrik ( melihat suatu kejadian atau dari persamaan matematika atau dari mistik atau karena ada penampakan atau bagaimana.. )?" st="on"&gt;albert&lt;/st1:data&gt; berpikir sehingga bisa mengemukakan prediksi      gerakan partikel pada fluida &lt;st1:data language="0" startpos="133" context="Ini pertanyaan agak serius, Cara berfikir yang bagaimanakah sehingga albert bisa mengemukakan prediksi gerakan partikel pada fluida dan " st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; fotolistrik ( melihat suatu kejadian atau &lt;st1:data language="0" startpos="167" context="Ini pertanyaan agak serius, Bagaimana albert berfikir sehingga bisa mengemukakan prediksi gerakan partikel pada fluida dan photolistrik ( melihat suatu kejadian atau dari persamaan matematika atau dari mistik atau karena ada penampakan atau bagaimana.. )?" st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; persamaan matematika atau &lt;st1:data language="0" startpos="198" context="Ini pertanyaan agak serius, Bagaimana albert berfikir sehingga bisa mengemukakan prediksi gerakan partikel pada fluida dan photolistrik ( melihat suatu kejadian atau dari persamaan matematika atau dari mistik atau karena ada penampakan atau bagaimana.. )?" st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; mistik atau karena &lt;st1:data language="0" startpos="222" context="Ini pertanyaan agak serius, Bagaimana albert berfikir sehingga bisa mengemukakan prediksi gerakan partikel pada fluida dan photolistrik ( melihat suatu kejadian atau dari persamaan matematika atau dari mistik atau karena ada penampakan atau bagaimana.. )?" st="on"&gt;ada&lt;/st1:data&gt; penampakan atau bagaimana.. )?&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;Jawaban &lt;st1:data language="0" startpos="9" context="Jawaban yang " st="on"&gt;yang&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data language="0" startpos="14" context="Jawaban yang paling " st="on"&gt;paling&lt;/st1:data&gt; menarik &lt;st1:data language="0" startpos="29" context="Jawaban yang paling menarik akan " st="on"&gt;akan&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data language="0" startpos="34" context="Jawaban yang paling menarik akan di " st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; beri bingkisan &lt;st1:data language="0" startpos="52" context="Jawaban yang paling menarik akan di beri bingkisan dari " st="on"&gt;dari&lt;/st1:data&gt; penulis &lt;st1:data language="0" startpos="65" context="Jawaban yang paling menarik akan di beri bingkisan dari penulis dan " st="on"&gt;dan&lt;/st1:data&gt; pendapat &lt;st1:data language="0" startpos="78" context="Jawaban yang paling menarik akan di beri bingkisan dari penulis dan pendapat akan " st="on"&gt;akan&lt;/st1:data&gt; &lt;st1:data language="0" startpos="83" context="Jawaban yang paling menarik akan di beri bingkisan dari penulis dan pendapat akan di " st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; muat pada tulisan penulis berikutnya, jawaban dapat &lt;st1:data language="0" startpos="138" context="Jawaban yang paling menarik akan di beri bingkisan dari penulis dan pendapat akan di muat pada tulisan penulis berikutnya, jawaban dapat di " st="on"&gt;di&lt;/st1:data&gt; kirimkan melalui email : &lt;a href="ilto:teguhyr@yahoo.com"&gt;teguhyr@gmail.com&lt;/a&gt; .&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-size:14;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-7247546848760898421?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/7247546848760898421/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=7247546848760898421' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/7247546848760898421'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/7247546848760898421'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/dongeng-fisika.html' title='Dongeng Fisika'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-8291903081835586430</id><published>2008-01-29T03:39:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T04:26:07.968-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnal - Published'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Published - Jurnal Elsevier'/><title type='text'>Rietveld Analysis of Ferroelectric PbZr0.525Ti0.475O3 Thin Films</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;Teguh Yogaraksa&lt;sup&gt;1&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/sup&gt;Muhammad Hikam&lt;sup&gt;1&lt;/sup&gt;, Irzaman&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;sup&gt;1&lt;/sup&gt;Department of Physics, FMIPA Universitas &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;, Kampus Depok 16424 &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;E-mail : teguhyr@yahoo.com&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;or &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;hikam@ui.edu&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;sup&gt;2&lt;/sup&gt;Department of Physics, FMIPA IPB, Jl. Raya &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Pajajaran   Bogor&lt;/st1:city&gt;, &lt;st1:country-region st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:country-region&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;h1&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Abstract&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h1&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:12;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;A procedure to obtain the all components of crystal structure by simultaneous Rietveld refinement of x-ray diffraction pattern collected is described. The specimens used were lead zircone titanate (PZT) thin films prepared by chemical solution deposition (CSD) and deposited on Si(100) and Si(100)/Pt(200) substrates. The growth condition to obtain high quality epytaxial of thin lead zircone titanate was carried out by spin coating at angular velocities 2500, 3000, 3500 rpm for 30 seconds and they were annealed at 750&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:Symbol;font-size:10;"  &gt;&lt;span style=""&gt;°&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;C for 3 hours. We made single and multi layers films. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;For 21 specimens with different treatments, we have refined 8 parameters include lattice parameters, background, absorption coefficient, atomic positions, two theta zero error, thermal factors, and profile peak functions. Most the samples show that the crystal structure are tetragonal with space group is &lt;i style=""&gt;P&lt;/i&gt;4mm.Thermal effect and profile function refinement make fitted better than other effect in refinement. The plane orientation (100) and (200) sometimes was noticed as an effect of substrate, but it was indeed the growth of PZT thin film was confirmed. .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoBodyText"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Keywords: Rietveld Analysis, PZT, Thin Films&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-8291903081835586430?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/8291903081835586430/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=8291903081835586430' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/8291903081835586430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/8291903081835586430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/rietveld-analysis-of-ferroelectric.html' title='Rietveld Analysis of Ferroelectric PbZr0.525Ti0.475O3 Thin Films'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-5183938021858055566</id><published>2008-01-27T18:05:00.000-08:00</published><updated>2008-01-27T19:10:05.441-08:00</updated><title type='text'>Quality of Leadership : The Welch Way</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;“ &lt;b style=""&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Monotype Corsiva&amp;quot;;"&gt;Yang Kita cari ..adalah para pemimpin di semua lini yang dapat memompa semangat, membangkitkan gairah, dan memberikan inspirasi , bukan yang membuat lesu, menimbulkan rasa tertekan, dan menebar kontrol&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;.”(Welch )&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Dalam sejarah perusahaan sebesar GE (General Electric), Jack Welch adalah CEO kedelapan dan termuda. Sejak pertama kali menjadi pimpinan Welch memiliki visi untuk menjadikan GE sebagai perusahaan yang paling kompetitif. Welch sadar bahwa untuk mengubah mimpi itu menjadi kenyataan diperlukan tidak kurang dari sebuah “ Revolusi “ &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Berikut ini adalah 5 tips dari 24 tips dari Mr. Welch dalam memimpin organisasinya, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Memimpin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ungkapkan suatu visi dan sulut orang lain untuk melaksanakannya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Jangan menangani semua urusan serinci – rincinya &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Libatkan semua orang dan sambut gagasan hebat dari mana saja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Kurangi Formalitas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Adakan sesi sumbang saran dengan rekan kerja dan bos&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Adakan lebih banyak rapat informal &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Pertimbangkan acara kumpul – kumpul informal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Hancurkan birokrasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Singkirkan pekerjaan yang tidak diperlukan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bekerjsamalah dengan rekan kerja untuk merampingkan pengambilan keputusan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Buat tempat kerja anda lebih informal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Hadapi Realitas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Lihatlah situasi dengan mata segar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Jangan jatuh ke dalam jebakan ”Skenario Palsu”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Berikan pilihan kepada diri anda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sederhanakan Keadaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Sederhanakan tempat kerja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Buat rapat lebih sederhana&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 45pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;o&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Hilangkan memo dan surat rumit&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dari 5 tips ini mudah-mudahan kita dapat menerapkan di tempat kerja kita yang tentunya disesuaikan terlebih dahulu dengan nilai – nilai yang dimiliki perusahaan..(&lt;b style=""&gt;TY&lt;/b&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sources : The &lt;st1:street st="on"&gt;&lt;st1:address st="on"&gt;Welch   Way&lt;/st1:address&gt;&lt;/st1:Street&gt; by Jeffrey A Krames&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-5183938021858055566?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/5183938021858055566/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=5183938021858055566' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/5183938021858055566'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/5183938021858055566'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/quality-of-leadership-welch-way.html' title='Quality of Leadership : The Welch Way'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-3224996156607114710</id><published>2008-01-27T17:49:00.000-08:00</published><updated>2008-01-27T17:53:12.296-08:00</updated><title type='text'>Belajar dari  Bill Gates ..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;by Teguh Yoga Raksa (2007)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Mungkin anda pernah mendengar, membaca atau bahkan mempelajari keberhasilan Bill Gates dikancah bisnis dunia. Saat ini Bill Gates masih menduduki urutan pertama pebisnis terkaya nomor 1 versi salah satu majalah di Amerika.Untuk organisasi sebesar Microsoft tentu kita penasaran bagaimana&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bill Gates mengatur perusahaannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Mari kita bersama – sama memahami apa yang dipikirkan Bill Gates..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Teknologi informasi yang terus berkembang, membuat Gates mengubah cara kerja perusahaannya, dengan mengembangkan sistem manajemen baru dimana berfokus pada ” kompetensi inti” dan menyerahkan sisanya ke suplier. Selain itu Gates juga merasa harus mempertahankan karyawan inti dalam jumlah kecil, dalam hal ekspansi dia melakukan secara tepat bahkan secara global dalam basis kecil maupun besar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hal lain yang dilakukan adalah selalu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;fokus pada pelanggan, Gates juga merasa harus mempendek cycle time dan meningkatkan kecepatan semua proses lainya. Beberapa gagasan Gates yang mungkin dapat diterapkan :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Membentuk Tim yang dapat menggunakan data secara bersamaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Mengkombinasikan perangkat keras dan lunak untuk akurasi, kecepatan dan kelengkapan informasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Memenuhi permintaan pelanggan untuk pelayanan yang lebih cepat, hubungan yang lebih kuat dan presentasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Mengkoordinasikan pekerjaan untuk mengurangi secara drastis waktu yang terpakai untuk produksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Merampingkan dan modernisasikan untuk memperoleh keuntungan maksimum dari teknologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Memilih dari sekarang untuk mengikuti tren digital&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dalam hal membangun learning organization microsoft menjadikan &lt;i style=""&gt;sharing &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sebagai bagian integral dalam pekerjaan, beberapa hal lain yang menjadikan Microsoft sebagai organisasi pembelajar adalah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Meminta para pegawai untuk mengembangkan kapasitas pribadi untuk terus maju&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Membangun sumber daya intelektual dalam organisasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Menempatkan dan mengatur para pegawai untuk mencapai hasil dengan efektifitas maksimal &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Menggunakan dan menyediakan Web untuk update pengetahuan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Mempekerjakan orang-orang cerdas dan menjadikan mereka saling terhubung satu sama lain &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Memberlakukan setiap orang sebagai bagian yang cerdas dari keseluruhan bisnis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Mendapatkan segala informasi mengenai pelanggan dan mengaturnya dengan baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dalam kepemimpinan, Gates sebetulnya bukanlah Tokoh bisnis yang dijadikan acuan, akan tetapi metodologi dia dalam medelegasikan dan memimpin mungkin bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk diterapkan , berikut adalah metode Gates dalam menerapkan gaya kepemimpinannya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Mempekerjakan orang – orang yang paling cerdas dan memiliki “ keahlian spesifik” yang terbaik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Mengembangkan informasi menajemen untuk mendapatkan apa yang anda butuhkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;- dengan cepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Memberlakukan setiap orang sebagai teman sejawat dekat bila anda berharap banyak kepadanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="FI"&gt;Memp&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;ertahankan struktur organisasi yang datar dan menggunakan e-mail untuk memperdebatkan isu secara terbuka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Mengawasi perubahan radikal yang mungkin terjadi dan berubahlah secara radikal jika hal itu terjadi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Membentuk tim – tim kerja dengan jumlah anggota yang kecil, mendelegasikan tanggung jawab dan sumber daya untuk membuat tim – tim kecil itu menjadi efektif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Unicode MS&amp;quot;;"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;Saat waktu untuk memimpin tiba, anda harus memimpin dengan tegas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Demikian sekilas sepak terjang Bill Gates dalam mengelola Microsoft , tentunya sebagian besar dari apa yang kita kerjakan bisa mengadopsi apa yang Gates lakukan, yang tentunya disesuaikan dengan tugas dan tanggung jawab yang kita miliki …selamat mencoba …salam pebelajar learn, action and success (TY)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; font-family: &amp;quot;Arial Narrow&amp;quot;;" lang="SV"&gt;@ Disarikan dari seri maestro bisnis by Robert Heller &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-3224996156607114710?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/3224996156607114710/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=3224996156607114710' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3224996156607114710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/3224996156607114710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/belajar-dari-bill-gates.html' title='Belajar dari  Bill Gates ..'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-8016721591738211889</id><published>2008-01-26T22:35:00.000-08:00</published><updated>2008-01-26T22:39:47.265-08:00</updated><title type='text'>Mereka Mencari Rumus Tuhan I</title><content type='html'>Written by Emha Ainun Nadjib            &lt;br /&gt;Sunday, 10 September 2006&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meneruskan tulisan tentang anak-anak muda kita yang atheis, saya ingin mengungkapkan beberapa segi lain supaya ada gambaran lebih jelas. Ada dua hal, sementara apa yang menjadi ancang-ancang penulisan ini. Pertama, pengembaraan tema seperti ini sesungguhnya membutuhkan analisa-analisa yang memperhatikan segi theologis, psikologis, dan faktor-faktor kesejahteraan tertentu yang multi-konteks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, dengan tulisan ini saya membayangkan sedang omong-omong karib saja dengan Bapak-Ibu, saudara dan sahabat-sahabat di rumah-rumah kampung, di daerah-daerah, desa-desa. Kita ngobrol sederhana saja. Kedua, tema ini amat sensitif untuk situasi politik keagamaan di negeri kita, dan (harus kita akui) ia lebih sensitif lagi di kalangan ummat islam, ya kita-kita ini. Trauma G.30.S - lepas dari bagaimana sesungguhnya data - kesejarahannya - telah menumbuhkan dikalangan masyarakat suatu ketidaksenangan dengan kadar amat tinggi terhadap atheisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini merupakan tema tersendiri, tetapi yang terpenting dengan tulisan ini saya berada jauh dari menyarankan suatu kebencian. Anak-anak selalu dilahirkan hanya oleh ibunya, artinya setiap gejala selalu merupakan tahap proses dari gejala sebelumnya. Ibu yang baik akan memperlakukan setiap gejala, seberbahaya apapun, dengan penglihatan yang jernih, hati penuh kesabaran, dan cinta kasih. Kebijaksanaan tak pernah kehabisan alasan untuk tak bersyukur : Maha Suci Allah bahwa mereka sempat membenci-Nya dan lantas tak mempercayai-Nya, bahkan tak percaya bahwa Ia ada. Kebencian, ketidakpercayaan dan negasi, adalah satu bentuk hubungan, suatu model mu'amalah ma'allah juga, meskipun arah prinsipnya bisa seakan-akan menggambarkan keadaan putus, serta meskipun si pelakunya sendiri tak pernah mengakui bahwa itu suatu bentuk perhubungan dengan Allah. Tentu saja, demikian absolutnya Allah, sehingga baik orang yang mengakui-Nya, tak pernah sedetik pun pernah terlepas dari kaitan dengan-Nya, meskipun seseorang bisa tak tahu dan tak mengenal keterkaitan itu. Jadi, demikian Abdurrahman Wahid, pernah berkata, jangan dimaki kalau mereka membenci dan tak mempoercayai Tuhan, siapa tahu itu adalah proses menuju cinta yang mutlak mempercayai-Nya, lebih dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil, kita diuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita lihat petanya. Harus dibedakan antara tak percaya kepada Tuhan dengan tak percaya adanya Tuhan. Yang pertama dalam keadaan di mana seseorang tetap (masih) percaya akan adanya Tuhan, tapi tak mempercayai, misalnya, peranan Tuhan , janji-janji-Nya, juga sifat-sifat-Nya, dalam kenyataan hidup manusia. Ini barangkali merupakan semacam rasa sakit hati kesejarahan, muncullah rasa putus asa bahwa problematika ruwet kehidupan ummat manusia ini akan bisa diatasi. Di kalangan mahasiswa yang ilmu pengetahuannya luwes itu, umpamanya, masih ada pertanyaan yang sangat permukaan tentang keadilan Tuhan : kalau memang Tuhan itu adil, kenapa ada kelompok masyarakat miskin dan ada yang kaya, juga kenapa semua itu dibiarkan terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua mengerti ini adalah pemahaman yang sangat belum memadai tentang hakekat dan nilai keadilan, apalagi nilai ketuhanan itu sendiri . Tetapi yang penting kecendrungan ini bisa mengarah kepada sikap yang kedua yakni tak percaya adanya Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sebelum membicarakan itu, kita sebut dulu kecenderungan lain yakni tak percaya pada Tuhan, ini bisa sekedar ketidak kepercayaan bahwa agama dapat memecahkan problem kehidupan manusia, misalnya soal kemiskinan, tapi juga ketidak percayaan bahwa agama itu datanag dari tuhan, dari golongan ini agama tak lebih dari rekayasa manusia biasa, bikin- bikinan orang yang menyebut dirinya sebagai nabi atau rosul. Tetapi tidak selaludengan nada negati. Bisa saja dikatakan bahwa agama itu dibikin sebagai alat untuk melawan sesuatu  umpamanya melawan perbudakan dan kebodohan di zaman Muhammad, melawan penindasan dizaman Isa, dan melawan diskriminasi rasial dizaman Musa . Namun demikian, golongan ini pada umumnya tidak percaya bahwa agama bisa merupakan  alternatif jalan keluar bagi masalah-masalah yang mendera dalam sejarah. Katakanlah ia bukan sebagai ideologi sosialisme yang tampil mengantiasifasi  kapitalisme, orang-orang ini dengan itikad baik, biasa mengatakan “Agama tak apa-apa ada, asal dia membela kebenaran dan kebaikan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini gambaran globalnya. Alhasil ada orang yang tak percaya kemampuan agama dan peranan Tuhan. Ada orang yang tak percaya kepada keabsyahan keagamaan seperti yang dianut oleh kaum beragama, serta tak percaya kepada adanya Tuhan. Ada orang yang tak percaya kepada peranan agama tapi berharap kepada fungsi Tuhan. Ada juga orang yang tak percaya kepada adanya Tuhan namun tetapi memiliki kepercayaan terhadap nilai-nilai agama. Yang tak ada tentu saja adalah orang yang tak percaya orang yang tak percaya dengan adanya Tuhan, tetapi percaya kepada fungsi Tuhan. Ia tak berharap terhadap sesuatu yang dianggapnya tidak ada. Namun jangan lupa bahwa ada orang yang tak percaya kepada tuhan maupun tentang keabsyahan agam, tetapi ia menaruh kepercayaan terhadap orang -orang beragama. Ia, di dalam dirinya, menilai tatanan nilai tersendiri. Sebutkan saja contoh, ia berpegang kepada nilai demokrasi : bisa saja ia jumpai potensi nilai tersebut didalam diri orang lain yang “kebetulan” menganut suatu agama, maka ia percaya kepada agama itu: dan bahwa nilai yang disebut demokrasi itu sesungguhnya bersumber dari Tuhan dan agama, adalah semata-mata urusan si pemeluk agama itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian, ada seribu sisi mutiara dalam batin manusia. Ada berbagai kemungkinan dan kenyataan, yang tak dapat kita lihat hanya sebagai warna hitam dan putih belaka. (EAN/Progress Publisher)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BERSAMBUNG.... &lt;br /&gt;Last Updated ( Friday, 20 October 2006 )&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-8016721591738211889?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/8016721591738211889/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=8016721591738211889' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/8016721591738211889'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/8016721591738211889'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/mereka-mencari-rumus-tuhan-i.html' title='Mereka Mencari Rumus Tuhan I'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-2986046699197224836</id><published>2008-01-26T22:33:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T04:26:07.969-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnal - Published'/><title type='text'>Analytical Study of Magnetic Properties of Zig-Zag Ladder with XXZ Anisotropy, Case Study NH4CuCl3</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa and Budhy Kurniawan&lt;br /&gt;Department of Physics, FMIPA, University of Indonesia, Depok 16424, Indonesia&lt;br /&gt;e-mail : &lt;a href="mailto:teguhyr@scientist.com"&gt;teguhyr@scientist.com&lt;/a&gt;  and &lt;a href="mailto:bkuru@fisika.ui.ac.id"&gt;bkuru@fisika.ui.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;abstract&lt;br /&gt;Magnetic properties of zig-zag ladder with XXZ anisotropy ,which  is described by the  Hamiltonian :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;are studied. The Hamiltonian have been examined by analytical method when d=h=0. We compare two and three-legs ladder with a numerical investigation. We also discuss magnetic properties NH4CuCl3 in low temperature and propose models for NH4CuCl3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keywords : Zig-zag ladder, XXZ anisotropy , NH4CuCl3&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-2986046699197224836?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/2986046699197224836/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=2986046699197224836' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2986046699197224836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2986046699197224836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/analytical-study-of-magnetic-properties.html' title='Analytical Study of Magnetic Properties of Zig-Zag Ladder with XXZ Anisotropy, Case Study NH4CuCl3'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-8468316648170381525</id><published>2008-01-26T22:29:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T04:26:07.970-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnal - Published'/><title type='text'>Magnetic Properties of The two-leg zig-zag ladder in quantum spin system NH4CuCl3</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa and Budhy Kurniawan&lt;br /&gt;Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Indonesia, Depok 16424, Indonesiae-mail : &lt;a href="mailto:teguhyr@scientist.com"&gt;teguhyr@scientist.com&lt;/a&gt;  and &lt;a href="mailto:bkuru@fisika.ui.ac.id"&gt;bkuru@fisika.ui.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;abstract&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Numerical analysis of the two-leg zig-zag ladder as a single chain with next-nearest neighbour interaction interactions has been formulated by Cabra (1999) with Hamiltonian :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;other formulation for two leg zig-zag ladder with dimmerized chains and coupling between the chains is as follow :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;from these formulations, we study the closing of the gap at zero magnetization by means of the fine –tuning mechanism and disappreance of the ½ plateau (gap) at finite &lt;m&gt;by alternating dimerization of the chains along the rungs. We also described NH4CuCl3 under high magnetic field s in a two-leg system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Key word : two leg zig-zag ladder, NH4CuCl3, Dimerized chain&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-8468316648170381525?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/8468316648170381525/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=8468316648170381525' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/8468316648170381525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/8468316648170381525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/magnetic-properties-of-two-leg-zig-zag.html' title='Magnetic Properties of The two-leg zig-zag ladder in quantum spin system NH4CuCl3'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-4961588046158858492</id><published>2008-01-26T22:28:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T04:26:07.971-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnal - Published'/><title type='text'>Studi Teroritis terhadap Anisotropi Interaksi Spin Elektron</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa dan Budhy Kurniawan&lt;br /&gt;Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia Depok 16424&lt;br /&gt;&lt;a href="mailto:teguhyr@scientist.com"&gt;teguhyr@scientist.com&lt;/a&gt; dan &lt;a href="mailto:bkuru@fisika.ui.ac.id"&gt;bkuru@fisika.ui.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abstract&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motivated by a recent Electron Spin Resonance (ESR) experiment in NH4CuCl3 at room temperature,  we try to propose a model for its interaction and magnetic properties. We compare this result with a recent model in other system for quantum spin-1/2 system. To clarify the ground state nature, we describe the possibility condition using schottky-type specific heat. For spin interaction we described Dzyaloshinki-Moriya interaction in anisotropy spin system NH4CuCl3.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keywords : esr, schotthy-type specific heat, Dzyaloshinki-Moriya interaction&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-4961588046158858492?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/4961588046158858492/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=4961588046158858492' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/4961588046158858492'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/4961588046158858492'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/studi-teroritis-terhadap-anisotropi.html' title='Studi Teroritis terhadap Anisotropi Interaksi Spin Elektron'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-7131471189739760783</id><published>2008-01-26T22:14:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T04:26:07.973-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnal - Published'/><title type='text'>Studi Teoritik Penentuan Ketebalan  Lapisan Tipis Lead Zircone Titane (PZT) Pada Proses Spin Coating</title><content type='html'>Teguh Yoga Raksa1), M. Hikam1), Hanedi S2) dan Irzaman2)&lt;br /&gt;1) Jurusan Fisika FMIPA Universitas Indonesia&lt;br /&gt;2)Jurusan Fisika FMIPA Institut Pertanian Bogor&lt;br /&gt;Jurusan Fisika FMIPA UI, Kampus Baru UI-Depok 16424&lt;br /&gt;E-mail : &lt;a href="mailto:teguhyr@yahoo.com"&gt;teguhyr@yahoo.com&lt;/a&gt; atau &lt;a href="mailto:hikam@fisika.ui.ac.id"&gt;hikam@fisika.ui.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abstrak&lt;br /&gt;Telah dilakukan penentuan secara analitik ketebalan lapisan tipis PZT  pada proses spin coating dengan mengembangkan penurunan yang dilakukan  oleh  Washo. Pemodelan secara analitik dilakukan dengan menganggap aliran radial tunak pada substrat, melihat pengaruh perubahan kecepatan angular terhadap tebal lapisan tipis yang terbentuk dan pengaruh pengukuran waktu sebelum kecepatan konstan pada proses spin coating. Dari pemodelan yang dilakukan diperoleh hasil sistem yang sesuai, besarnya ketebalan lapisan tipis PZT tergantung pada ukuran preparat dan sebanding dengan , w  dan t menunjukan lama waktu pemutaran dan kecepatan angular.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-7131471189739760783?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/7131471189739760783/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=7131471189739760783' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/7131471189739760783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/7131471189739760783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/studi-teoritik-penentuan-ketebalan.html' title='Studi Teoritik Penentuan Ketebalan  Lapisan Tipis Lead Zircone Titane (PZT) Pada Proses Spin Coating'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-824448360346808115</id><published>2008-01-26T21:40:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T04:26:07.974-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jurnal - Published'/><title type='text'>MATHEMATICAL MODELLING OF COMBINED UNCERTAINTY TO MEASUREMENT</title><content type='html'>by Teguh Yoga Raksa and Murni Aryani (2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Abstract&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Determination of combined uncertainty is one of important thing in measurement of some quantities. A lot of factors influencing  measurement cause some difficulties in modelling when uncertainty was formulated.  In this paper, there will be informed about modelling and analytically  solution  for a few measurement of main quantities in determining combined uncertainty of measurement system.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keyword: combined uncertaity, mathematical modelling&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-824448360346808115?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/824448360346808115/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=824448360346808115' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/824448360346808115'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/824448360346808115'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/mathematical-modelling-of-combined.html' title='MATHEMATICAL MODELLING OF COMBINED UNCERTAINTY TO MEASUREMENT'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-809817752525529152</id><published>2008-01-26T21:28:00.000-08:00</published><updated>2008-01-26T21:33:39.308-08:00</updated><title type='text'>Bahan Magnet, Industri Dan Perkembangan Penelitian Bahan Magnet Di Indonesia</title><content type='html'>by Teguh Yoga Raksa (2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggunaan magnet di dunia industri dimulai sekitar abad ke-18, revolusi industri yang terjadi pada saat itu mendorong para ilmuwan mengembangkan penelitian unutuk keperluan industri. Bahan magnet merupakan salah satu bagian dari bahan-bahan industri yang penggunaannya banyak sekali di bidang industri. Penggunaan pada alat-alat elektronika, misalnya  televisi, radio transistor, komputer dan lain sebagainya. Perkembangan penelitan mengenai material-material magnet sudah berkembang sejak di kembangkan bahan magnet berbasis logam tanah jarang (rare earth).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Material bahan magnet yang sangat terkenal pada tahun 70-an adalah bahan magnet berbasis Sm-Co namun setelah terjadi  ‘Cobalt Shock’ pada tahun 1978 pada saat itu terjadi kekurangan bahan baku cobalt, kejadian menyebabkan para penghasil bahan magnet permanen mulai mencari bahan alternatif pengganti Cobalt. Kemudian pada tahun 1983  Sogawa dan kawan-kawan  dari jepang menemukan satu campuran material magnetik yaitu Nd-Fe-B, magnetik permanen jenis baru itu adalah Nd2 Fe14B.  Pada saat itu jepang diyakini akan dapat bertahan dalam industri elektronika dikarenakan jepang memiliki bahan alternatif prngganti bahan magnetik berbasis logam tanah jarang dan Cobalt (Rare-earth-Co).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontribusi bahan magnet berbasis logam tanah jarang pada pasar magnetik dunia sangat besar sekali, bahan magnet permanen NdFeB mencapai 33% sementara berbasis cobalt sekitar 4% dan bahan-bahan lainya sekitar 7%, sementara ferrite masih menduduki peringkat pertama sekitar 56%. Dilihat dari negara industri penghasil bahan magnet permanen terbesar adalah Jepang sekitar 41% kemudian diikuti China 19% , Amerika Serikat 16%, negara-negara Eropa 9% dan negara-negara lainnya sekitar 7%. Indonesia yang dianggap memiliki potensi alam yang cukup besar menurut data sampai tahun 1994 masih menjadi negera pengimpor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluang industri magnetik di indonesia sangat besar, namun menjadi permasalahan klasik adalah kurangnya koordinasi antara para peneliti magnet dengan industri sebagai pengguna. Kurangnya kepercayaan industri pada produk hasil penelitian para peneliti indonesia  menyebabkan lesunya penelitian-penelitian yang dilakukan, sehingga penelitian yang dilakukan hanya sebatas untuk dinikmati peneliti lain di kampus, laboratorium atau menjadi koleksi perpustakaan yang hanya orang-orang tertentu saja yang menggunakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Potensi bahan magnet di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan data BATAN terdapat beberapa daerah-daerah yang potensial yang memiliki kandungan logam tanah jarang terdapat di daerah - daerah sebagai berikut&lt;br /&gt;Jalur Timah(Bangka-Belitung) --&gt;Monosit bersama bijih timah&lt;br /&gt;Rirang – Tanah  Merah (Kalimantan Barat) --&gt;Vein monosit&lt;br /&gt;Ketapang (Kalimantan Barat ) --&gt;Monosit sebagai endapan pasir alluvial&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Endapan monosit di daerah bangka belitung merupakan hasil sampingan dari penambangan bijih besi, pada tahun 1996 jumlah cadangan monosit sebesar 11.234 ton dan stok sekitar 5.891 ton monosit konsentrat, selain itu masih banyak bahan lain seperti konsentrat xenotime, unsur ini memiliki konsentrat lain seperti Yttrium (Y) ,Eropium (Er), Gadolium (Gd), Dysprosium (Dy). Semantara Bahan monosite biasanya terdapat unsur konsentrat lantanium (La), Yttrium (Y), Neodynium (Nd) dan Cerium (Ce). Kadar logam jarang di rirang cukup tinggi sekitar 50-60 % sementara kadar monosit di daerah ketapang  adalah 63.6 %.Bahan-bahan ini potensial untuk dikembangkan menjadi bahan baku industri bahan magnet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Perkembangan penelitian magnet dan aplikasi pada industri di Indonesia&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga yang concern pada penelitian magnet secara umum di bagi dua kelompok besar, universitas dan lembaga penelitian (LIPI dan BATAN). Di berbagai universitas di indonesia yang memiliki research groups yang sudah solid  sedikit sekali misalnya universitas indonesia ( Dr. azwar manaf  dkk dan Dr. Budhy Kurniawan dkk), Univesitas Gajah Mada ( Prof. Muslim Nasution dkk. ) sementara dari institusi (LIPI dan BATAN ) (  misalnya :Dr. Ridwan dkk). Hal ini dapat dilihat dari peserta seminar bahan  magnet I dan II, peserta seminar dominan dari lembaga penelitian BATAN, LIPI dan sedikit dari universitas. Dibentuknya Indonesian Magnetic Club (IMC), merupakan babak baru perkembangan penelitian magnet di Indonesia. Diikutsertakannya dunia industri pada seminar bahan magnet merupakan langkah awal kerjasama antara dunia industri dan penelitian. Ikut sertanya PT PERKASA HEAVYNDO  ENGINEERING  (seminar bahan magnet I ) dan MEGA ANDALAN KALASAN (seminar bahan magnet II), adalah bukti nyata kebutuhan industri pada hasil-hasil penelitian khususnya dalam bidang magnet. PT PERKASA misalnya, menggunakan hampir tujuh komponen dari bahan magnet dan sebagian besar masih impor, misalnya   stater motor, alternator, air blower van , electric horn  dan lain-lain. Penelitian bahan magnet di Universitas telah dikembangkan sejak lama, dengan pulangnya dosen-dosen muda dari tugas belajar di luar negeri menyebabkan penelitian lebih maju, hal ini disebabkan kerjasama antara research groups. Sebagai contoh perkembangan penelitian bahan magnet di Universitas Indonesia, salah satunya pembuatan bahan magnet berbasis NdFeB dengan berbagai komposisi dan karakterisasi dari bahan tersebut (Dr Azwar Manaf dkk), ini sudah berjalan lebih dari  satu  dasa warsa. Penelitian ini dilakukan dengan berbagai kerjasama antara universitas maupun institusi. Selain penelitian dibidang magnet permanen di Universitas indonesia saat ini juga dikembangkan teori magnetik ditinjau secara mikroskopis dengan teori quantum (Dr. Budhy Kurniawan dkk), penelitian ini  mengembangkan penelitian sebelumnya untuk memprediksi bahan-bahan baru magnet. Hal ini mungkin terjadi juga di institusi dan universitas lain, namun hasil-hasil penelitian hanya sebatas seminar dan publikasi tanpa adanya kerjasama yang erat dengan dunia industri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Penutup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya penulis mengharapkan para peneliti lebih aktif untuk mempublikasikan hasil penelitian pada dunia industri. Begitupun dunia industri juga diharapkan melihat peluang bisnis untuk mengembangkan potensi-potensi alam indonesia.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-809817752525529152?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/809817752525529152/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=809817752525529152' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/809817752525529152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/809817752525529152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/bahan-magnet-industri-dan-perkembangan.html' title='Bahan Magnet, Industri Dan Perkembangan Penelitian Bahan Magnet Di Indonesia'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-428155981154851233</id><published>2008-01-26T21:23:00.000-08:00</published><updated>2008-01-26T21:25:00.784-08:00</updated><title type='text'>Mengenal Bahan Magnet</title><content type='html'>by Teguh Yoga Raksa (2005)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa disadari kita menggunakan bahan-bahan yang memiliki sifat magnetik, memiliki daya tarik dan daya tolak menolak jika didekatkan diantara kutub-kutub mereka. Yang menarik adalah bagaimana hal itu bisa terjadi. Tentunya pertanyaan ini kadang-kadang muncul di benak kita. Coba bayangkan jika anak kita, keponakan atau saudara kita bertanya tentang itu?? Tentunya dengan mudah di jawab ‘” ya memang begitulah adanya… itu sudah dari sononya !!, nagapain sih tanya-tanya begitu, dijelasin juga nggak bakalan ngerti!! “. Itu mungkin sebagian jawaban kita sebagai orang yang dianggap lebih mengetahui daripada  si penanya. Tapi ada hal yang menarik dari pertanyaan itu, daya kritis seseorang kadang-kadang muncul akibat dari sesuatu yang terjadi. Kejadian yang susah dimengerti yang kita  pikirkan kadang menjadikan seseorang pemikir sekaliber Newton. Lihat saja sejarah newton, yang katanya diilhami dari jatuhnya sebuah apel, atau Archimides yang diilhami dari ketakutannya pada raja untuk menemukan berat dari mahkotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar atau tidak sadar kita terjun dalam dunia yang penuh dengan fenomena yang belum tersingkap, dan tuhan memberikan kebebasan pada kita untuk menyingkap tabira misteri itu. Penelitian tentang bahan yang menarik ini telah dimulai sejak awal abad ke-20. Usaha dan kerja keras para ilmuwan akhirnya berhasil pada tahun 1982 ilmuwan jepang menemukan material baru bahan magnet yang memiliki daya tarik yang cukup kuat, yaitu bahan berbasis logam tanah jarang. Yang menjadi pertanyaan untuk kita adalah mengapa bahan ini memiliki daya tarik satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaya tarik menarik ini diakibatkan oleh medan magnet, menghasilkan medan magnet ada berbagai cara diantara dihasilkan ketika ada muatan listrik yang bergerak. Hal ini bisa terjadi ketika arus mengalir pada sebuah konduktor,  pertama kali diamati oleh Oersted pada tahun 1819. Medan magnet juga dapat dihasilkan dari  magnet permanen. Pada kasus ini tidak ada arus yang mengalir, akan tetapi gerak orbital dan spin elektron  ( dinamakan “Amperican currents”)  bahan magnet permanen  yang  telah  dilakukan  proses magnetisasi terlebih dahulu dengan menggunakan medan magnet luar.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama yang harus diketahui adalah mengapa campuran ini memiliki sifat magnet. Misalnya kita sebut bahan magnet yang terkenal berbasis NdFeB, variasi kandungan dari setiap unsur mempengaruhi karakteristik dari bahan tersebut, baik dari kekuatan materialnya maupun daya tarik dari bahan magnet tersebut. Daya tarik ini dipengaruhi oleh ukuran-ukuran butiran pada bahan yang terbentuk. Ukuran-ukuran butiran yang terbentuk ini tergantung pada proses pertumbuhan kristal yang terjadi ketika pembuatan material. Penelitian akhir-akhir ini diperoleh bahwa semakin kecil butiran yang terbentuk pada material (nano composite) maka semakin besar kekuatan magnet untuk menarik atau menolak (medan magnet remanen), hal ini terjadi diprediksikan karena adanya interaksi lain antara butiran..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah bahan magnet terbentuk dengan ukuran butiran dan struktur kristal tertentu kemudian dilakukan proses magnetisasi, yaitu memberikan medan magnet luar agar memiliki medan magnet sendiri. Hal ini harus kita ketahui bahwa pada saat bahan magnet terbentuk menjadi kristal itu belum memiliki daya tarik terhadap logam. Setelah diberi medan magnet luar bahan baru akan memilki medan magnet , cara pemberian medan magnet ini dilakukan secara perlahan-lahan sehingga nilai tertentu (saturasi), kemudian diturunkan perlahan sampai suatu nilai saturasi dengan arah medan magnet yang berlawanan, setelah itu diturunkan  pada akhirnya, bahan akan memiliki daya tarik pada logam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanfaatan bahan magnet ini sangat besar sekali dalam dunia industri, hampir semua barang-barang elektronika menggunakan bahan magnet. Negara Indonesia  yang notabene memiliki kekayaan alam yang cukup besar masih mengimpor bahan-bahan magnet permanen dari negara asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bidang industri, misalnya pada sebuah kendaraan lebih dari sepuluh komponennya menggunakan bahan magnet, kita ambil contoh bahan-bahan magnet yang digunakan pada kendaraan misalnya  stater motor, alternator, engineeexhaust brake actuator dan engine shut down alternator, windows wippers, winsscreen wipers, windscreen washers, Air blower fan , Electric Horn&lt;br /&gt;Dan lain sebagainya. Selain itu bahan magnet juga banyak digunakan untuk spindle motor (CD-ROM), steper motor ( VCR, Printer) dan jenis brush motor ( automotive, small appliance). Contoh di atas adalah hanya sebagian kecil dari penggunaan bahan-bahan magnet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbagai bahan magnet telah banyak di buat terutama bahan magnet berbasis  SmCo,NdFeB, bahan Yttrium Iron Garnet (YIG, Y3-2xCa2xFe5-x-yInyVxO12), bahan berbasis (Sm,R)Mn2Ge2 dan bahan-bahan lainya. Selain itu ada jenis bahan yang menunjukan gejala megnetostriksi, ditandai dengan terjadinya perubahan dimensi akibat adanya pengaruh medan magnet luar, bahan-bahan ini disebut bahan magnetostriktif, salah satu bahan yang terkenal untuk kelompok ini adalah Terfenol-D. Bahan-bahan ini adalah bahan-bahan magnet permanen dan memiliki sifat megnet pada suhu ruang. Selain bahan-bahan yang memiliki karekteristik magnet pada suhu ruang ada juga bahan-bahan yang diteliti pada suhu rendah kurang dari 10 K. Salah satunya adalah bahan yang diteliti oleh keluarga ABX3. misalnya yang diteliti di Lab ESR jurusan Fisika FMIPA UI yaitu NH4CuCl3, bahan ini memiliki fenomena-fenomena yang menarik, tidak bisa dijelaskan secara makroskopis, tapi lebih cocok dijelaskan dengan pendekatan interaksi mikroskopis ( Quantum spin system). Penelitian pada bidang ini terus berkembang ditandai dengan penemuan bahan-bahan alternatif pengganti bahan magnet sebelumnya dengan segala keunggulan dan kekurangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Ridwan, Status Litbang Bahan Magnet di BATAN , dipresentasikan pada Seminar Bahan Magnet I, 20 oktober 2000.&lt;br /&gt;2.      Baronani,E.S, Pengaruh Waktu Milling Terhadap Sifat Magnet Yttrium Iron Garnet, dipresentasikan pada Seminar Bahan Magnet I, 20 oktober 2000.&lt;br /&gt;3.      Subki,M.Iyos. R. Potensi Logam Tanah Jarang (Rare Eartth Material) Dalam Mendukung Industri Bahan Magnet di Indonesia, dipresentasikan pada Seminar Bahan Magnet I, 20 oktober 2000.&lt;br /&gt;4.      Jiles, David, Introduction To Magnetism And Magnetic Materials, Chamman and Hall, 2-6 Boundarry Row, London, 1991&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-428155981154851233?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/428155981154851233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=428155981154851233' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/428155981154851233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/428155981154851233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/mengenal-bahan-magnet.html' title='Mengenal Bahan Magnet'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-5220359143025117901</id><published>2008-01-26T21:15:00.000-08:00</published><updated>2008-01-26T21:22:58.674-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Renungan'/><title type='text'>Kapankah Matahari akan padam ?</title><content type='html'>by Teguh Yoga Raksa ( 2004)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari tanpa kita sadari hal yang sangat penting dalam kehidupan kita, kita telah melupakannya. Tanpa matahari kita tidak dapat menikmati lezatnya makanan, hangatnya udara pagi atau mungkin energinya yang digunakan untuk mengendarai kendaraan bermotor. Pada tulisan ini kita akan mengenal lebih jauh tentang matahati, apa yang terjadi dan bagaimana cahayanya sampai ke bumi. Perjalanan cahaya yang sangat cepat sehingga kita hanya perlu menunggu delapan detik cahaya matahari sudah sampai ke bumi. Andaikan kecepatannya sama dengan suara mungkin kita perlu menunggu beberapa minggu untuk sampai ke bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan matahari telah lama dipalajari dan diteliti sejak berkembangnya fisika astronomi sehingga manusia dapat melihat benda-benda angkasa. Pada awalnya hanya mengetahui bentuk dan kejadian-kejadian yang terjadi. Pada perkembangan selanjutnya manusia bisa merumuskan reaksi yang terjadi di matahari dan membuat reaksi buatan di bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan fisika nuklir terus melaju pesat, terakhir dengan dibuatnya bom nuklir, bom hidrogen dan reaktor nuklir untuk digunakan sumber tenaga baik listrik maupun bahan bakar. Reaksi yang terjadi di matahari seperti halnya pada bom hidrogen yaitu reaksi Fusi ( Penggabungan ), lain halnya dengan bom nuklir melalui reaksi Fisi ( Pemecahan ). Para ilmuwan meyakini bahwa matahari dengan reaksi Fusinya dapat menghasilkan energi yang dasyat. Sebagai orang awam anggaplah kita mempercayai bahwa benar dimatahari terjadi reaksi fusi dengan segala perumusannya yang rumit, sesuatu yang dianggap memiliki bukti empiris, tetapi pernahkah anda meragukan perumusan ini?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi Fusi dan Fisi menghasilkan ledakan yang sangat dasyat dan melepaskan energi yang sangat besar. Matahari semenjak terbentuk telah melakukan proses Fusi, menghasilkan energi yang tidak tehitung dan mungkin suatu saat akan padam. Mungkinkah? Apakah kita bisa membayangkan bagaimana ketika matahari padam? Bagaimana dengan tata surya kita jika matahari padam? Sampai berapa lama kita akan bertahan? Apakah mungkin kita mempersiapkan matahari tandingan ketika matahari padam? Bagaimana persiapan untuk itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan –pertanyaan itu mungkin pernah muncul dibenak anda. Untuk itu mari kita mengenal lebih jauh tentang matahari sudah berapa alam dia bersinar dan akankah selamanya dia bersinar? Ataukah  ketika matahari padam, kemudian dunia ini hancur? Apakah itu yang dinamakan kiamat?. Apakah benar perumusan manusia tentang reaksi yang terjadi di matahari? Atau matahati itu seperti  bola lampu yang dapat seketika padam jika yang punya rumah berkeinginan untuk mematikannya? Ataukah seperti cahaya lilin yang lama-kelamaan padam dan hancur dengan dirinya sendiri?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama-tama anggaplah kita sekarang adalah seorang ilmuwan yang benar-benar percaya akan ilmu pengetahuan, dimana akan mempercayai sesuatu yang ilmiah dan dapat dibuktikan secara objektif. Reaksi yang terjadi adalah reaksi fusi dengan proses penggabungan antara atom hidrogen mengasilkan atom helium dengan menghasilkan energi yang sangat besar.&lt;br /&gt;Berikut ini perkiraan ilmuwan tentang matahari, memiliki diameter kira-kira 1,4 juta Km dan memiliki massa sekitar 32.000 massa bumi. Temperatur matahari dipermukaan adalah sekitar 6000 °C dan inti sekitar 20 juta °C (bayangkan pada    100 °C, air sudah menjadi uap), dengan kandungan paling banyak 70% hidrogen dan 27 % Helium. Panas yang kita terima adalah hasil dari reaksi yang terjadi di matahari, matahari seperti tungku yang panas dan memancarkan energi segala penjuru termasuk bumi. Entah dunia manalagi selain kita yang merasakan nikmat tuhan ini ( kalau ada).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari tidak memancarkan energi secara periodik, tetapi terus menerus,mengapa hal ini terjadi? Hal ini terjadi karena reaksi yang terjadi adalah reaksi berantai, artinya tiap energi Fusi yang terjadi menghasilkan energi  dan atom lain yang tidak stabil. Energi yang dihasilkan ini kemudian menghasilkan pengahancuran materi dan menghasilkan energi, sementara atom yang tidak stabil meluruh menjadi unsur yang stabil yang kemudian bereaksi fusi lagi dengan proton sehingga timbul unsur lain yang tidak stabil dan energi , demikian seterusnya tanpa henti-hentinya. Namun demikian reaksi ini menyebabkan hilangnya massa matahari akibat proses penghancuran materi tadi (Deffect massa). Perumusan ini sangat terkenal dengan perumusannya Einstein yaitu E = mc2 dimana , E adalah energi yang timbul, m adalah massa yang hilang  dan c adalah kecepatan cahaya pada ruang hampa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siklus reaksi berantai ini dikemukakan oleh dua orang ahli astrofisika amerika yaitu Dr. Hans Albrecht Bethe dan Dr. Carl Friedrich Von Weizshacher. Reaksi ini sering disebut “ hidrogen helium sintesis” , proses ini pada intinya adalah pembakaran empat inti Hidrogen  menjadi inti Helium, pada proses ini terjadi kurang lebih 0.75% pengurangan massa Hidrogen yang diubah menjadi energi. Pada ilmuwan menghitung bahwa daya pancar matahari kira-kira 3.78 x 1033 erg / det, dengan menggunakan perumusan Einstein kita dapat menentukan massa yang hilang dari matahari setiap detik adalah sekitar 4 juta ton setiap detik (bayangkan!! Pasir sebanyak ini dapat membangun kurang lebih 2 stadion sepak bola yang megah, hanya dihasilkan dalam satu detik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita anggap umur matahari sekarang kurang lebih 5.5 milyar tahun maka kita dapat menghitung jumlah massa matahari yang telah hilang  dibanding dengan massa seluruhnya ( 32 000 massa bumi), maka massa matahari telah kehilangan sekitar 0.03575%, sehingga untuk menghabiskan massanya kurang lebih memerlukan waktu sekitar 15384,6153846153846153846153846154 milyar tahun lagi. Sehingga masih jauh sekali lamanya sampai matahari padam. Jika kehancuran bumi diasumsikan akibat padamnya matahari maka masih lama sekali bumi akan hancur. Akan tetapi pendekatan ideal ini dapat dipengaruhi oleh berbagai hal termasuk ulah manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekuatan energi matahari dapat kita bandingkan dengan kekuatan bom nuklir yang terjadi di Nagasaki dan Hiroshima. Kekuatannya menghancurkan hampir semua kota dalam radius berpuluh-puluh kilometer.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-5220359143025117901?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/5220359143025117901/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=5220359143025117901' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/5220359143025117901'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/5220359143025117901'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2008/01/kapankah-matahari-akan-padam.html' title='Kapankah Matahari akan padam ?'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-442490446960072855.post-2722182924313892495</id><published>2007-11-21T22:56:00.000-08:00</published><updated>2008-01-29T04:30:15.328-08:00</updated><title type='text'>Belajar dari  Bill Gates ..</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Mungkin anda pernah mendengar, membaca atau bahkan mempelajari keberhasilan Bill Gates dikancah bisnis dunia. Saat ini Bill Gates masih menduduki urutan pertama pebisnis terkaya nomor 1 versi salah satu majalah di Amerika.Untuk organisasi sebesar Microsoft tentu kita penasaran bagaimana&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bill Gates mengatur perusahaannya. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mari kita bersama – sama memahami apa yang dipikirkan Bill Gates..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Teknologi informasi yang terus berkembang, membuat Gates mengubah cara kerja perusahaannya, dengan mengembangkan sistem manajemen baru dimana berfokus pada ” kompetensi inti” dan menyerahkan sisanya ke suplier. Selain itu Gates juga merasa harus mempertahankan karyawan inti dalam jumlah kecil, dalam hal ekspansi dia melakukan secara tepat bahkan secara global dalam basis kecil maupun besar.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Hal lain yang dilakukan adalah selalu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;fokus pada pelanggan, Gates juga merasa harus mempendek cycle time dan meningkatkan kecepatan semua proses lainya. Beberapa gagasan Gates yang mungkin dapat diterapkan :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Membentuk Tim yang dapat menggunakan data secara bersamaan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mengkombinasikan perangkat keras dan lunak untuk akurasi, kecepatan dan kelengkapan informasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Memenuhi permintaan pelanggan untuk pelayanan yang lebih cepat, hubungan yang lebih kuat dan presentasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mengkoordinasikan pekerjaan untuk mengurangi secara drastis waktu yang terpakai untuk produksi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Merampingkan dan modernisasikan untuk memperoleh keuntungan maksimum dari teknologi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Memilih dari sekarang untuk mengikuti tren digital&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dalam hal membangun learning organization microsoft menjadikan &lt;i style=""&gt;sharing &lt;/i&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;sebagai bagian integral dalam pekerjaan, beberapa hal lain yang menjadikan Microsoft sebagai organisasi pembelajar adalah &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Meminta para pegawai untuk mengembangkan kapasitas pribadi untuk terus maju&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Membangun sumber daya intelektual dalam organisasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Menempatkan dan mengatur para pegawai untuk mencapai hasil dengan efektifitas maksimal &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Menggunakan dan menyediakan Web untuk update pengetahuan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mempekerjakan orang-orang cerdas dan menjadikan mereka saling terhubung satu sama lain &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Memberlakukan setiap orang sebagai bagian yang cerdas dari keseluruhan bisnis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mendapatkan segala informasi mengenai pelanggan dan mengaturnya dengan baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dalam kepemimpinan, Gates sebetulnya bukanlah Tokoh bisnis yang dijadikan acuan, akan tetapi metodologi dia dalam medelegasikan dan memimpin mungkin bisa dijadikan bahan pertimbangan untuk diterapkan , berikut adalah metode Gates dalam menerapkan gaya kepemimpinannya :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mempekerjakan orang – orang yang paling cerdas dan memiliki “ keahlian spesifik” yang terbaik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mengembangkan informasi menajemen untuk mendapatkan apa yang anda butuhkan&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;- dengan cepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Memberlakukan setiap orang sebagai teman sejawat dekat bila anda berharap banyak kepadanya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Memp&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;ertahankan struktur organisasi yang datar dan menggunakan e-mail untuk memperdebatkan isu secara terbuka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Mengawasi perubahan radikal yang mungkin terjadi dan berubahlah secara radikal jika hal itu terjadi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Membentuk tim – tim kerja dengan jumlah anggota yang kecil, mendelegasikan tanggung jawab dan sumber daya untuk membuat tim – tim kecil itu menjadi efektif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;❒&lt;span style=""&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style=""&gt;Saat waktu untuk memimpin tiba, anda harus memimpin dengan tegas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Demikian sekilas sepak terjang Bill Gates dalam mengelola Microsoft , tentunya sebagian besar dari apa yang kita kerjakan bisa mengadopsi apa yang Gates lakukan, yang tentunya disesuaikan dengan tugas dan tanggung jawab yang kita miliki …selamat mencoba …salam pebelajar learn, action and success (TY)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;@ Disarikan dari seri maestro bisnis by Robert Heller &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/442490446960072855-2722182924313892495?l=teguhinside.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://teguhinside.blogspot.com/feeds/2722182924313892495/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=442490446960072855&amp;postID=2722182924313892495' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2722182924313892495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/442490446960072855/posts/default/2722182924313892495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://teguhinside.blogspot.com/2007/11/belajar-dari-bill-gates.html' title='Belajar dari  Bill Gates ..'/><author><name>Teguh Yoga Raksa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01858155857923847066</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='22' src='http://1.bp.blogspot.com/_SsdkWXt3isA/SOzHSmaQIiI/AAAAAAAAABY/SaTALXgM2cs/S220/Action+teguh.jpeg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
